
Sriiinggg
Ali menatap sekelilingnya.
Dimana Aku?
Ia merasa asing dengan tempat yang saat ini didatanginya dari perjalanan waktu yang tak bisa Ali kontrol sendiri.
Sebuah kamar yang hanya berukuran empat kali empat meter persegi. Dengan dinding berwarna putih abu-abu tanpa apapun tertempel kecuali jam dinding berbentuk bulat kecil yang nyaris tak terlihat karena warnanya yang senada.
Ali menatap kasur busa yang tergeletak dilantai tanpa ranjang.
Tapi cukup rapi dengan sprei dan sarung bantal dan guling yang ditata.
"Kamar siapa ini?" gumam Ali pada dirinya sendiri.
Ali mencoba mencari-cari clue agar bisa menebak kamar siapa yang kini ia kunjungi.
Kamar kecil yang tidak ada apapun di dalamnya selain kasur busa saja.
Bahkan tidak ada meja atau rak atau apapun kecuali,
Mata Ali terkesiap.
"Buku seri ketiga Sistem Galaksi Kehidupan!" ujarnya seraya menutup mulut dan bergegas mengambil buku besar yang terselip di ujung kasur.
"Sepertinya ini kamar si Yadi!" bisik Ali dengan penuh hati-hati.
Ali membuka halamannya dengan cepat. Berharap ada jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan yang selama ini mengganjal di hati dan selalu Ia cari.
Seperti biasa, lembaran pertama dan kedua selalu kosong tak ada tulisan. Tapi Ali sudah tahu, kalau sebenarnya ada tulisan sandi di situ setelah Eyangnya memercikkan air ke lembar kosong itu dan melihat isinya di bawah cahaya lilin.
Lembar ketiga. Ali fokus pada kalimat yang tertera di sana.
Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi untuk mencapai suatu tujuan.
Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang terdiri atas bintang, gas dan debu medium antarbintang, dan materi gelap–komponen yang penting namun belum begitu dimengerti.
Kehidupan adalah ciri yang membedakan objek fisik yang memiliki proses biologis (yaitu organisme hidup) dengan objek fisik yang tidak memilikinya, baik karena fungsi-fungsi tersebut telah berhenti (karena telah mati) atau karena mereka tidak pernah memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati.
Ali mencoba menelaah bahasa yang tinggi pada kalimat-kalimat tersebut yang tidak bisa Ia mengerti.
Ali membuka lembaran berikutnya.
Pengertian Galaksi
__ADS_1
Galaksi adalah sistem bintang berukuran sangat besar. Tersusun dari bintang yang tak terhitung jumlahnya. Bintang tersebut dapat berupa bintang tunggal maupun gugus bintang. Selain bintang, galaksi juga memiliki planet, cluster, nebula, asteroid, komet, gas, hingga debu kosmik.
Ali membuka lembaran berikutnya lagi. Tertulis dengan jelas penjabarannya dan Ali berusaha membaca kata demi kata dengan perlahan agar bisa memahami isi kalimat intelektual yang tertera.
Black hole (lubang hitam) adalah merupakan singularitas, karena memiliki sifat-sifat yang bertentangan, waktu tidak ada lagi dan hukum alam tidak berlaku lagi, hal ini karena tidak terdapat gerakan atau perubahan. Lubang hitam merupakan salah satu factor penting dalam proses evaluasi jagat raya dan lubang hitam sampai saat ini masih misterius dan membawa banyak pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan.
Teori yang mungkin logis mengenai lubang hitam adalah lubang hitam terdiri dari kumpulan bintang massif yang meledak sebagai supernova, sehingga menyisakan ini yang massanya lebih kurang tiga kali lipat dengan massa Matahari. Hal ini terjadi ketika bintang yang sekarat kehilangan energinya, bintang tersebut akan mengerut secara dramatis, kemudian menyebabkan tarikan gravitasi yang luar biasa terhadap permukaan, sehingga akan menyebabkan apapun yang berada didekatnya akan dihisapnya.
Farhad Yusuf Zaheh astronom di Universitas North Western, Amerika Serikat. Beliau mengatakan bahwa besar lubang hitam 2.6 juta kali ukuran Matahari. Kemudian menurutnya, lubang hitam adalah jangkar gravitasi yang membuat seluruh benda di alam semesta ini, termasuk Matahari, berputar pada porosnya.
Black Hole dalam Al-Qur`an
Banyak fenomena jagat raya dan benda-benda luar angkasa, seperti matahari, galaksi, planer dan sebagainya disebutkan dalam Alquran. Sebelum mengklaim adanya fenomena black hole dalam Al-Quran, mari kita perhatikan ayat yang paling dekat untuk dikaji. Yaitu firman Allah Swt, yang artinya: “Aku bersumpah demi bintang tersembunyi. Yang bergerak cepat yang menyapu.” (QS. At-Takwir: 15-16).
Dalam ayat di atas Allah bersumpah dengan salah satu makhluk-Nya yakni bintang. Kemudian dalam ayat di atas disebutkan pula bahwa bintang tersebut memiliki tiga karakter, yaitu:
Pertama. Khunnas, yaitu yang tersembunyi dan tidak terlihat. Karenanya, setan disebut juga khannaas karena ia tidak terlihat oleh manusia. Ini persis yang disebutkan ilmuawan tentang karakter black hole yaitu; invisible.
Kedua. Al-jawaar yaitu yang bergerak cepat dan sangat cepat. Menurut para ilmuan black hole (lubang hitam) juga memiliki karakter yaitu bergerak dengan cepat.
Ketiga, Al-kunnas yaitu, yang menyapu dan menelan setiap yang ditemuinya. Karakter ini juga mirip dengan karakter black hole (lubang hitam) yang menghisap atau menelan benda-bneda yang ada disekitarnya.
Makna khunnas al jawaril kunnas menurut para ulama tafsir klasik dijelaskan adalah bintang yang cahayanya tidak muncul di siang hari dan muncul di malam hari. Akan tetapi hal tersebut hanyalah suatu penafsiran dan bukan makna yang sebenarnya. Penafsiran paling sesuai dengan realitas alam raya menurut sebagain ahli adalah black holes.
Ali ternganga membaca halaman ini. Sungguh Allah Maha Besar. Maha Memiliki dan Menguasai Seluruh Isi Alam ciptaan-Nya.
Berarti lingkaran besar yang mirip pintu labirin itu adalah black hole! Walaupun menurut pandanganku lubang itu berwarna seperti galaksi yang berputar, bukan hitam seperti namanya, tapi sepertinya aku memang beberapa kali masuk dengan gaya gravitasi karena rasanya tubuh ini seperti tersedot dan terhisap masuk!
Ali menelan salivanya.
Betapa Ia semakin kagum pada Sang Pencipta.
Dan betapa manusia ciptaan-Nya yang luar biasa sadisnya. Sampai terus menerus menggali apa-apa yang Allah justru rahasiakan saking keponya dengan Kehebatan Sang Pencipta tanpa rasa malu bahkan kufur nikmat karena merasa memiliki otak yang hebat. Hingga sebagian manusia merasa dirinya lebih hebat dari Allah Ta'ala.
Ali merasakan bulu tengkuknya merinding.
Krieeet...
Spontan tubuh Ali melonjak kaget.
Netranya membulat mendengar suara pintu dibuka seseorang.
Waduh!!! Mampus gue!!! Yang punya kamar datang!
Sepasang mata menatapnya dengan tatapan kaget luar biasa. Keduanya bungkam dengan mata saling berpandangan.
__ADS_1
"Kau..."
Tentu saja Yadi terkejut setengah mati melihat Ali tiba-tiba berada di dalam kamarnya.
"Kapan kau menyelinap masuk ke dalam kamar tidurku??!" hardiknya setelah tersadar dan matanya melotot tajam.
Ali berdiri. Ia mulai waspada karena Yadi seketika berubah seperti macan.
"Kau?!?..."
Yadi mengambil buku besar bersampul warna biru dongker polos itu dari tangan Ali.
"Kau mau mencuri ini? Ternyata... kalian memang benar keturunan pencuri! Sangat miris sekali. Kukira cuma penyakit kedokteran saja yang bisa diturunkan dari nenek moyang. Ternyata penyakit jiwa seperti kleptomania juga."
"Aku tidak ada keinginan mencuri."
"Lalu ini? Mau menyangkal bukti yang jelas-jelas di depan mata?"
Yadi menarik tangan Ali dengan keras, membawanya ke luar kamar yang ternyata begitu banyak orang di luar rumah seperti sedang berjaga.
"Lihat! Siapa yang ada dalam kamarku!" teriak Yadi membuat semua orang menoleh menatap Ali yang tertangkap basah bak pencuri.
Ali tidak bisa berkutik.
Bibirnya bungkam, lidahnya kelu.
Ia mulai keringat dingin.
Membela diri pun rasanya tidak mungkin. Karena Ia memang sedang berada di dalam kamar Yadi dengan memegang buku Sistem Galaksi Kehidupan yang ada dipegangannya.
"Apa hukumannya bagi seorang pencuri?" pekik Yadi seolah sengaja menyerahkan nasib Ali pada orang-orang yang pro pada Embahnya.
'Gantung hidup-hidup!'
'Bakar saja, bakar!'
'Kuliti, jadikan bedug arak keliling kampung!'
Semua berteriak memberikan komentar mengerikan.
Ali terkesiap dengan tubuh gemetar.
"Tunggu!!!"
Semua orang terkejut mendengar suara lantang dari dalam rumah.
__ADS_1
Termasuk Ali dan juga Yadi, yang terbelalak melihat sosok yang berdiri tegak dengan suara parau.
BERSAMBUNG