MISTERI CERMIN AJAIB

MISTERI CERMIN AJAIB
EPISODE KELIMA PULUH TUJUH


__ADS_3

"Huaaaaa!!!"


Ali berteriak keras sambil mengacak-acak rambutnya setelah sampai di rumah kontrakannya.


Laila Purnama membuat dirinya jadi benar-benar pusing tujuh keliling.


Ali masuk kamarnya. Rebahkan tubuh di atas kasur tipis berukuran 120 sentimeter kali 200 sentimeter yang tanpa sprei itu.


Agak bau apek. Tapi masih lebih baik bagi Ali yang sudah melewati kehidupan berganti-ganti.


Ali langsung bangun dari rebahnya ketika teringat pada cermin ajaib.


Ia melangkah ke luar kamar, karena lemari rapuhnya terletak di ruang tengah.


Krieeet...


Ada helaan nafas lega, melihat cermin itu masih ada di balik pintu lemarinya.


Ali mengusap pelan pantulan dirinya di cermin itu.


Dia tak menyangka, kalau dirinya bisa sekeren itu sekarang.


Badannya tinggi tegap dengan postur proposional serta raut wajah yang lumayan menawan.


Ia... merasa dirinya lebih ganteng dari yang lalu-lalu.


"Inikah Aku sekarang, ya Allah? Benarkah?" gumamnya pada diri sendiri.


Tring.


Ponselnya berbunyi tanda adanya pesan masuk di aplikasi WA nya.


Ali kembali ke kasur. Mengambil tas ransel lusuhnya dan meraih handphone jadulnya di sana.

__ADS_1


Nomor baru.


...P...


...P...


...P...


Ali tertegun.


...Kak, ini nomorku, Katrina. Maf ganggu...


Gadis imut pacarnya Anwar, teman SDnya itu mengirimi Ia chat.


...Awas, pacarmu nanti marah coz U chat cowok lain!...


Seperti seorang teman yang sudah akrab, Ali langsung membalas chattan Keti.


...Ga, KA. Dia bukan pacar, cuma sepupu. Bang Anwar cuma sandiwara waktu di acara reuni. Biar terkesan udah laku....


...Saya juga udah dpt izin dia buat japri Kakak....


Ali kembali tersenyum lebar.


Entah mengapa, pikirannya tentang Laila tiba-tiba menguap terlupakan.


Yang ada hanyalah wajah imut Katrina alias Keti yang imut dan agak kebarat-baratan dengan hidung bangir, bola mata abu-abu dan rambut pirang kecoklatan.


Laila sebenarnya juga cantik jelita. Wajah pribumi khas dengan tubuh sintal menggoda. Laila Purnama mirip artis Ariel Tatum. Sementara Keti mirip artis Amanda Rawles. Tinggi semampai, imut. Sama-sama cantik, bukan?


Bagaimana bisa Ali kini seperti kejatuhan duren Montong matang di pohon. Dikejar-kejar dua cewek manis cantik di satu kehidupan.


Bahkan Laila menunggu persetujuan dirinya untuk dinikahi tanpa banyak syarat bahkan tak perlu memikirkan modal pernikahan berpuluh-puluh juta.

__ADS_1


Sementara Keti, gadis yang masih duduk di kelas dua SMA itu juga terlihat kagum dan menyukai Ali sejak setahun lalu.


...Ka. Video call boleh?...


Jangan


Terang saja Ali belingsatan.


Bagaimana mungkin video call dengan gadis cantik namun kondisi rumah berantakan seperti kapal pecah.


Tentu saja Ali langsung panik dan menolak.


...Kenapa?...


Rumahku butut. Sampah dimana-mana.


Ali tidak mau berbohong. Jujur lebih baik meskipun menyakitkan. Apalagi Keti juga terlihat tulus mengajak pertemanan lebih dahulu dengan diri dan cerita apa adanya tentang Anwar.


...Rumahku jg butut, Ka...


Ini rumah kontrakan. Aku g punya rumah. Aku ini orang miskin, Ket.


Ali menunggu balasan Keti.


...Kenapa harus 'Ket'? Kenapa g ketik lengkap Katrina, atau Keti gitu? Orang kan bacanya jadi bingung. Disangka nama lengkapku 'Ketek' gmn!?...


Ali terkekeh. Keti memang selalu lucu dan bisa menghibur hatinya di setiap saat. Baik Keti yang di kampung Kandut, maupun Keti yang sekarang Ali kenal.


Beda orang, beda kisah. Namun tetap sama karakternya. Gadis yang manis, humble dan selalu welcome pada Ali.


Bagaimana Laila?


Ali kembali teringat Laila lagi. Mumet lagi ndasnya. Hhh...

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2