
Acara pernikahan aisah pun berjalan dengan lancar dan hikmat,seluruh sanak saudara turut berbahagia bersama dengan pasangan suami istri baru itu.
Kini aisah pun telah resmi menyandang status seorang istri dari seorang adam mahendra wijaya dan akan bersiap mengikuti sang suami yang tinggal dijakarta
"abah titip aisah ya nak adam,kini abah serahkan tanggung jawab abah terhadap aisah padamu nak,tolong jaga dia dan jangan pernah menyakiti nya jika kelak nak adam sudah tidak berkenan dengan aisah tolong kembalikan aisah pada kami secara baik baik maka kami akan menerimanya dengan lapang"ucap abah amar saat akan melepas sang putri bungsu nya untuk mengikuti sang suami.
"in shaa allah saya akan menjaga amanah abah dengan baik dan doakan agar kami bisa menjalankan rumah tangga ini dengan baik abah"jawab adam aisah sendiri masih belum lepas dari pelukan sang ummi tercinta
untuk pertama kalinya aisah akan pergi meninggalakan rumah dan juga keluarganya,namun kewajiban nya sebagai seorang istri mau tidak mau membuat aisah harus berpisah dengan abah dan ummi yang selalu ada untuknya dalam suka maupun duka.
"baik baik disana ya dek,jangan lupa sering sering berkabar sama ummi dan juga abah kami pasti akan selalu merindukan adek"ucap ummi halimah yang masih memeluk aisah dan mengusap punggung sang anak yang masih belum berhenti menangis
"aisah juga pasti akan sangat merindukan ummi dan juga abah,maaf karena adek harus berhenti bantu ummi dan juga berhenti jagain abah dan juga ummi"ucap aish masih dalam isak tangisnya
"tidak sayang jangan minta maaf,adek sudah melakukan kewajiban adek sebagai anak yang berbakti kepada ummi dan juga abah,sekarang adek harus berbakti sama suami dan jadilah istri yang nurut pada suami"
__ADS_1
"iya ummi,doakan adek semoga adek bisa jadi istri dan ibu seperti ummi yang baik,bijak dan juga patuh pada suami"
"iya sayang ummi akan selalu berdoa untuk kabaikan semua anak anak ummi"
"ayo dek kita sudah harus berangkat"ajakan adam pada aisah membuah pelukan antara ibu dan anak itu harus terlepas
aisah pun beralih kearah hasbi dan juga aluna yang berdiri berdampingan untuk pamit pada kedua kakak nya itu
"adek pamit dulu ya bang,kak lun"
"tentu lun,kamu sudah tahu kan alamat rumah aku datang saja sesuka kamu pintu rumah ku selalu terbuka untuk kamu"jawab adam yang membuat aisah berbinar
"ya sudah kami pamit ya abah,ummi,abang,dan lun sampai ketemu dijakarta nanti ya"ujar adam merangkul bahu aisah dan membawa nya ke arah mobil yang akan membawa mereka kejakarta.
abah amar,ummi halimah,hasbi dan juga aluna menatap mobil adam yang perlahan menjauh dan menghilang diujung jalan
__ADS_1
"ayo ummi kita masuk"abah amar pun merangkul bahu sang istri yang kini mulai menangis karena keergian putri semata wayangnya itu
walaupun berat namun itu sudah menajdi kewajiban nya,membesarkan nya dengan penuh cinta dan kini setelah dewasa maka harus rela saat sang anak dibawa pergi oleh pasangan halal nya
ummi dan abah amar pun masuk terlebih dahulu kedalam rumah meninggalkan hasbi dan juga aluna yang masih terpaku dihalaman menatap jalanan yang baru saja dilewati mobil yang membawa adik kesayang nya pergi meninggalkan rumah dan juga keluarga nya.
"apa bisa kita bicara sebentar lun?tanya hasbi pada aluna yang sudah melangkah kan kakinya m,engikuti abah amar dan juga ummi halimah masuk kedalam rumah
"bisa,abang mau bicara apa?"
"kita kehalaman belakang ya biar lebih nyaman ngobrolnya"
"iya bang"
.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸