
"wah lagi pada kumpul ternyata?"tanya aisah yang baru datang dari arah ruang tamu dan bergabung dengan abah amar,hasbi dan juga aluna yang masih duduk diruang keluarga
tak lupa juga aisah menyalami abah amar,hasbi dan juga aluna dengan takzim
"suami kamu mana dek?kok cuma sendiri?"tanya hasbi saat melihat hanya aisah yang ikuy bergabung disana
"ada dihalaman,alzam rewel ga mau masuk maunya main sepeda diluar makanya belum bisa gabung disini"jawab aisah sembari mendudukan diri disamping aluna
"memang ada masalah apa kok pagi pagi sudah kumpul saja?"tanya aisah sembari melirik ke arah hasbi dan juga aluna secara bergantian
"hanya berbincang saja dek,memang tidak boleh?"jawab aisah yang masih merasa gugup dengan pembahasan tentang kelanjutan hubungan nya dengan hasbi
"berbincang tentang?kok ai tidak di ajak?"tanya aisah kembali yang kini sudah berenggut karena merasa disisihkan karena tidak di ikut sertakan dalam perbincangan pagi ini
"abang mau nikah lagi dek dan ini kita lagi rembukan baiknya bagaimana"jawab hasbi santai karena melihat sang adik yang merasa kecewa karena dilewatkan
"serius bang?sama siapa?alhamdulillah akhirnya lepas masa duda juga pak,setelah sekian purnama akhirnya mau juga,terus siapa nih bidadari yang sudah bisa meluluhkan gunung es ini?"tanya aisah sembari sedikit menggoda sang kakak.
"tuh disamping kamu"jawab hasbi menunjuk ke araha aluna dengan dagunya
__ADS_1
aisah pun sontak melirik kearah aluna dan menyatukan alisnya
"isstt disini kan cuma ada aku dan kak luna bang"jawab aisah tambah cemberut
"ya pikir aja dek kalau sama kamu jelas tidak mungkin haram hukum nya berarti orang yang selain kamu"jawab hasbi gemas dengan adiknya yang medadak lemot di usian kehamilan nya yang sudah membesar
seketika aisah pun menutup mulutnya denga kedua tangan nya saat menyadari kalau hasbi akan menikah dengan aluna karena hanya aluna lah yang ada didekatnya saat ini
"jadi abang mau halalin kak luna?iya bang,kak luna kan yang abang maksud?"
"hhhmmm"hasbi hanya menjawab dengan sebuah deheman saking gemesnya dengan sang adik
"insha allah ya dek,doakan saja semoga diberi kelancaran dalam segala urusan nya,aamiin"jawab aluna malu malu
"aamiin kak aamiin,ya allah bahagia nya akhirnya kita jadi keluarga sesungguhnya ya kak"
"iya dek insha allah semoga terlaksana ya dek"
semua pun ikut berbahagia denga keputusan hasbi untuk menikahi aluna walaupun masih belum ditentukan waktu nya kapan secara aluna masih mempunya satu pr yang harus dia selesai kan terlebih dahulu sebelum menerima lamaran hasbi.
__ADS_1
Ayana Azahrania Maulana putri,iya kini aluna punya satu tugas yang lebih penting lagi yaitu meminta restu dari anak semata wayang calon suami nya itu
berhubung baru sekali aluna bertemu denga yana dan kemarin sempat ikut dengan aisah dan mebginap dipanti jadi aluna belum sempat mengenal anak gadis dari seorang Muhamad Hasbi Maulana itu.
"ayo semua kita sarapan bersama,makanan nya telah siap"seru ummi halimah mengintrupsi seluruh keluarga nya untuk berpindah keruang makan agar bisa sarapan bersama
"dek ajak masuk nak adam biar kita bisa sarapan bersama sama,jarang sekali kan kita bisa menghabiskan waktu bersama seperti sekarang ini"
"iya baik ummi,alzam pasti semangat banget makan nya kalau sudah dimasakin sama eyang uti nya"
aisah pun beranjak menuju kehalaman rumah untuk mengajak suami anak dan keponakan nya untuk bergabung diruang makan untuk sarapan bersama.
"assalamualaikum"ucap adam saat masuk keruang makan dan menghampiri ummi dan juga abah tak lupa menyalami punggung tangan kedua mertuanya dengan takzim
"maaf baru bisa masuk dan menyapa ummi dan juga abah alzam masih dalam mode rewel jadi agak repot ummi abah,sekali lagi maaf ya"lanjut adam yang memang baru bisa masuk setelah aisah membujuk alzam dengan masakan yang dibuat oleh sang nenek.
*
*
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸