Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.21)


__ADS_3

Akhirnya setelah hampir tiga minggu hasbi dirawat dirumah sakit hasbi pun diperbolehkan untuk pulang namun tetap harus rutin melakukan kontrol kerumah sakit.


Dengan ditemani sang istri Hasbi berjalan menelusuri lorong rumah sakit untuk meninggalkan tempat yang selama hampir tiga minggu dia tinggali.


Namun langkah Hasbi terhenti saat ingatan kembali mengingat Rania yang bersama dengan nya saat kecelakaan itu terjadi.


"Ada apa Mas?kok berhenti?"tanya Aluna yang tiba tiba melihat langkah kaki sang suami yang terhenti.


"Rania.apa Rania baik baik saja?kenapa kamu tidak pernah menjawab pertanyaanku tentang nya Dek?"tanya Hasbi yang semenjak siuman dari tiduir panjang nya kehilangan kata sayang untuk Aluna.


Aluna tercengang saat melihat sorot mata yang tidak bersahabat dari sang suami.Tidak biasanya Hasbi bersikap seperti itu pada Aluna namun kembali Aluna harus menekan rasa keterkejutan nya menyadaroi kalau Hasbi baru saja tersadar dari tidur panjang nya dan mungkin saja itu efek samping dari koma nya selama hampir 10 harti kemarin.


"Maaf Mas bukan nya aku tidak mau menjawab,hanya saja Mas belum pulih benar dan aku takut kalau berita tentang Mbak Rania akan mengganggu kesehatan Mas yang masih dalam - proses pemulihan"jelas Aluna yang begitu kecewa saat melihat kilatan amarah dimata suaminya saat Aluna selalu menghindar saat Hasbi menanyakan Rania.


"Rania meninggal dalam kecelakaan itu Bang"seketika tubuh Hasbi membeku saat mendapati kabar kalau Rania telah berpulang.

__ADS_1


"Bang Randy"lirih Aluna yang kembali menggelengkan kepalanya mencegah agar Randy tidak memberi tahu Hasbi tentang Rania.


Bukan nggak boleh hanya mengulur waktu hingga Hasbi benar benar pulih dari kondisinya saat ini.Namun Randy sudah tidak tahan melihat Aluna yang selalu di abaikan oleh Hasbi setelah Hasbi tersadar dari koma nya.


Jika sikap Rania yang menjadi pemicu perubahan sikap Hasbi pada Aluna maka Randy pun tidak akan lagi diam.Randy tahu betapa terluka nya Aluna saat melihat pria yang begitu dia cintai dan dia rawat dengan segenap jiwa dan raga malah memikirkan wanita lain.


Entah apa yang dirasakan Hasbi saat ini namun sikapnya terhadap Aluna menjadi dingin semenjak tersadar dari tidur panjangnya.


"Nggak Lun Bang Hasbi sudah harus tahu kalau Rania tewas dalam kecelakaan itu dan juga Bang Adam"jelas Randy yang kini sudah tidak mau mendengarkan permintaan Aluna karena melihat betapa terlukanya wanita itu saat.


"A_Adam?apa maksudmu dengan Adam?ada apa dengan Adam?"tanya Hasbi lagi.


Dimana adik iparnya juga menjadi korban dari kecelakaan yang dia alami malam itu saat menghindari Rania.


"Bang Adam adalah korban lain dalam kecelakaan yang Abang alami.Rania dan Bang Adam meninggal karena kecelakaan itu"jawab Randy lagi.

__ADS_1


Jleeddeerr...


Bagaikan disambar petir disiang bolong,tubuh Hasbi sampai limpung saat mendengar dua kabar buruk yang menimpa dua orang terdekatnya.


Hasbi tidak menyangka kalau apa yang dia alami malam itu menewaskan dua orang sekaligus.Randy dengan sigap menahan agar tubuh Hasbi tidak jatuh kelantai.


"Lebih baik kita pulang sekarang Bang,biar Mas Hasbu bisa istirahat dirumah"titah Aluna pada Randy dan membantu memapah Hasbi hingga masuk kedalam mobilnya.


*


*


Selama dalam perjalanan pulang semua memilih diam dengan pikirannya masing masing.Aluna yang kebingungan menghadapi sikap Hasbi yang tiba tiba saja berubah dingin padanya bahkan tidak sekalipun menanyakan keadaan Alif anak kedua mereka yang baru saja dilahirkan oleh Aluna.


Namun Aluna berusaha bersabar dengan apa yang menimpanya saat ini dengan terus berharap dan berdoa kalau Hasbi akan pulih seperti sedia kala dan kembali mencintainya seperti sebelum kecelakaan itu terjadi.

__ADS_1


"Asslamualaikum"ucap Aluna mengucap salam sesampainya mereka dirumah.


"Wa'alaikumsalam,kalian sudah sampai?"jawab Ummi Halimah menghampiri tiga orang dewasa yang baru saja tiba dirumah itu dengan membawa Alif dalam gendongan nya.


__ADS_2