
"Bagaimana kondisi Bang Hasbi Lun?"tanya Randy yang baru saja masuk kedalam ruangan rawat tempat Hasbi masih terbaring lemah.
"Belum ada perubahan Bang,semoga saja bisa secepatnya siuman.Oh iya bagaimana dengan keluarga Mbak Rania dan juga pemakaman nya?"tanya Aluna pada Randy yang memang baru pulang dari kampung halaman Hasbi untuk membantu pemakaman Rania disana.
"Semua sudah di urus sama Abah Amar dan semua akan baik baik saja"
"Lalu bagaimana dengan kedua anak Mbak Rania?"
"Setelah berembuk dan disepakati bersama kedua anaknya akan dititipkan di panti sampai kedua anaknya besar dan mampu hidup mandiri,tenanglah mereka akan baik baik saja"ujar Randy mencoba menenangkan Aluna yang nampak cemas dan juga khawatir akan nasib kedua anak dari Rania yang kini sudah menjadi yatim piatu.
"Eeuugghhtt"
Suara lenguhan Hasbi memecah keheningan antara Aluna dan juga Randy yang sedari tadi terus membahas nasib anak anak dari Rania.
Keduanya pun beranjak dari sofa dan sama sama berhambur menghampiri Hasbi yang nampaknya sudah mulai siuman.
"Mas,Mas sudah bangun?"tanya Aluna dengan suara yang bergetar menahan tangis bahagianya.
Akhirnya setelah menunggu seminggu lebih Hasbi pun mulai membuka matanya.
__ADS_1
"Di_dimana ini?"tanya Hasbi balik dengan suara lemahnya.
"Biar aku panggilkan Dokter Lun"ucap Randy bergegas meninggalkan Aluna dan juga Hasbi untuk memangggil seorang Dokter untuk memeriksakan kondisi Hasbi yang baru saja tersadar dari koma nya.
"Mas tenang saja,Mas ada dirumah sakit sekarang dan Dokter akan memeriksa kondisi Mas saat ini"ucap Aluna saat melihat Hasbi sudah bisa membuka mata bahkan berbicara walaupun masih cukup lemah.
"Ra_Rania,ba_bagaimana Rania?"tanya Hasbi masih dengan nada lirihnya.
Deg.....
Jantung Aluna seakan terhenti saat sang suami menanyakan wanita lain setelah terbangun dari tidur panjangnya.
Hasbi pun hanya mengangguk lemah dan kembali memejamkan matanya.
*
*
"Bagaimana kondisi suami saya Dokter?"tanya Aluna begitu Dokter selesai memeriksa kondisi Hasbi saat ini.
__ADS_1
"Pasien sudah jauh lebih baik hanya tinggal pemulihan saja jadi Ibu dan Bapak tidak perlu khawatir karena semua sudah baik baik saja"jawab Dokter yang juga menangani pasien yang bernama Silvia.
"Oh iya pasien yang datang bersama dengan atas nama Silvia juga baru saja siuman namun tidak ada pihak keluarga yang bisa kami hubungi,jika anda mengenal keluarga pasien mohon bantuan nya karena kami membutuhkan penanggung jawab atas pasien"ujar Dokter lagi pada Randy dan juga Aluna.
"Silvia?siapa Silvia?"tanya Aluna yang memang kurang ngeuh dengan pasien lain selain Rania yang datang bersamaan dengan Hasbi dan juga Rania.
"Nanti Abang jelaskan"jawab Randy.
"Baik Dok nanti biar saya yang urus semua tentang pasien karena memang dia tidak memiliki keluarga jadi biar nanti Dokter komunikasikan saja pada saya apapun yang dibutuhkan oleh pasien saya yang akan bertanggung jawab"lanjut Randy pada Dokter tadi.
"Baiklah nanti setelah jam makan siang tolong datang keruang kerja saya ya,ada yang harus saya bahas dengan penanggung jawab pasien"
"Baik Dok"
"Kalau begitu saya pamit"
Dokter pun pergi meninggalkan ruangan rawat Hasbi dan meninggalkan Aluna dan juga Randy disana.
"Lalu siapa Silvia itu Bang?"tanya Aluna setelah Dokter itu meninggalkan ruangan Hasbi.
__ADS_1
"Silvia adalah wanita yang ada dalam mobil bersama dengan Bang Adam saat kecelakaan itu terjadi Lun dan menjadi salah satu korban kecelakaan itu"jelas Randy yang membuat kedua alis Aluna menyatu.