Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.25)


__ADS_3

"Sebenarnya apa yang terjadi Nak?kenapa kamu terus mengabaikan Aluna dan juga Alif?apa salah mereka sehingga kamu melakukan itu pada mereka?"cecar Ummi Halimah pada Hasbi.


Saat ini keduanya tengah duduk berdua tanpa Abah Amar yang memang tidak ikut serta mengantar menatunya kembali pada keluarganya karena tengah mengurus pembangunan memperluas panti Al Azhar milikya yang tahun ini memang dalam proses perluasan dengan menambah bangunan baru untuk asrama dan fasilitas lain nya.


"Aluna tidak salah apa apa Ummi.Hasbi,Hasbilah yang sudah berdosa kepada Aluna.Hasbi sudah mengkhianati Aluna Ummi"lirih Hasbi menundukan kepalanya.


Sungguh tidak ada niat sama sekali ngecuhkan istri tercintanya namun setia kali menatap wajah cantik Aluna rasa bersalah terus menyerangnya tanpa ampun.


"Maksud kamu apa Nak?kamu mengkhianati Aluna?tolong jelaskan Nak biar Ummi mengerti kenapa masalah ini terjadi"bujuk Ummi Halimah yang kini tengah berpindah duduk kesamping Hasbi yang terus menundukan kepalanya.


"Malam itu Hasbi tanpa sadar sudah menyentuh tubuh Rania yang tanpa busana Ummi"lirih Hasbi yang membuat Umi Halimah kaget setengah mati hingga menutup mulutnya dengan kedua tangan nya.

__ADS_1


"Astaghfirullah Hasbi.Sekarang bisa tolong jelaskan dengan lebih detail Nak agar Ummi mengerti dan mungkin dengan mendengar semua yang terjadi Umi bisa mencarikan solusi untuk kelangsungan rumah tanggamu dengan Aluna"


Dengan berat hati Hasbi pun mulai menceritakan bagaimana dirinya yang mendapatkan wasiat aneh dari Gusti sahabatnya yang menitipkan Rania dan juga anak anakny.


Hasbi juga menceritakan bagaimana seorang Rania yang terkenal kalem dan alim mendadak berubah menjadi wanita modern yang memperlihatkan auratnya dan terang terang mendekatinya bahkan hingga masuk kedalam perusahaan Hasbi demi mendekati Hasbi.


Puncaknya ya dimalam dimana kedua nya mengalami kecelakaan yang menewaskan Rania dan juga Adam adik ipar yang dikenal begitu baik dan bertanggung jawab.


"Apa kamu masih mencintai Aluna?atau memang sudah tidak menginginkan nya untuk jadi pendamping hidumu Nak?"tanya Ummi Halimah setelah mendengar cerita sang anak tentang apa yang sebenarnya terjadi.


"Tentu saja Hasbi masih mencintai Aluna dan Hasbi tidak tahu apa Hasbi bisa hidup tanpa Aluna.Tapi rasa bersalah ini terus menghantui Hasbi Ummi"jawab Hasbi sendu.

__ADS_1


Jatuh sudah air mata yang sekuat tenaga dia tahan sedari tadi.Tak sanggup rasanya jika harus berpisah selamanya dengan Aluna.Baginya perpisaan dulu saja sudah membuat dunianya bagaikan dineraka apalagi sekarang setelah ada Alif diantara keduanya.


"Kalau begitu pergilah,susul Aluna kesana.Bicarakan baik baik dan jujurlah padanya,jikalau pun itu akan menyakiti hatinya tak mengapa yang terpenting kamu sudah berkata jujur dan Ummi yakin kalau Aluna akan memaafkan dan menerima kamu kembali.Apalagi kamu juga melakukan nya tanpa niat sedikit pun kan?jadi kenapa meski takut?jika kamu melakukan itu atas dasar niatan hati dan hawa nafsu maka kamu harus takut tapi jika itu hanyalah ulah seseorang yang berniat jahat pada kamu dan keluarga kamu maka berkata jujurlah.Insya Allah Aluna akan berlapang dada memaafkan kesalahanmu"


Sejenak Hasbi merenungi semua yang dikatakan oleh sang Ibu.Memang ada benarnya,kenapa dia takuit jika apa yang terjadi bukanlah niatnya dan bukan lah ingin nya.


Semua terjadi karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab yang membuat hidupnay dan juga hidup Aisah menderita.


Dan pelakunya adalah Rania yang bahkan pergi tanpa memperbaiki apa yang sudah dia rusak.Hidup Hasbi dan juga Aisah dibuat berantakan oleh ulahnya yang memalukan.


Namun untuk marah pun percuma toh pelakunya mungkin sudah dihukum dialam lain yang menjadi tempatnya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2