
Selepas berjamaah subuh hasbi tak langsung beranjak dari duduknya,dia menunggu sang ayah yang masih berzikir tepat didepan nya
dan setelah menunggu hampir 30 menit abah amar pun menutup zikirnya dengan doa doa kebaikan yang ia tujukan untuk seluruh keluarganya dan juga sanak saudara
"abah ada yang ingin hasbi bicarakan,bisakah kita berbincang disini sebentar sebelum pulang?"tanya hasbi saat abah amar akan beranjak dari duduknya
"apa yang ingin kamu bincangkan dengan abah?hal pentingkah?"tanya balik abah amar pada hasbi sembari kembali duduk namun kini telah menghadap kebelakang agar bisa berhadapan dengan sang anak yang ingin membahas sesuatu dengan nya.
"abi ingin mendengar pendapat abah tentang aluna"
"aluna?kenapa dengan aluna?"
"bagaimana pendapat abah tentang aluna?"
"baik,dia gadis yang baik dan juga sopan,bisa menempatkan diri dengan keadaan dan abah cukup menyukai dia,kenapa memangnya?kenapa tiba tiba bertanya tentang aluna?"
"mmmm,begini bah,mmmm,bagaimana pendapat abah kalau hasbi mengkhitbah nya?"
Deg...
dada abah amar seakan beryhenti berdetak saat sang anak mengutarakan niatjya mengkhitbah seorang gadis yang berbeda keyakinan dengan keluarga nya
__ADS_1
"abah bukan nya tidak menyukai aluna namun apa sebaiknya kalau kamu menikah dengan yang satu keyakinan nak,lagi pula agama kita sangat tidak mengijinkan pernikahan dua agama bi"jelas abah amar
abah amar memang tidak membenci aluna malah abah amar menyayangi aluna layaknya seperti dia menyayangi aisah
namun balik lagi untuk menikahkan aluna dengan hasbi yang berbeda keyakinan sangatlah sulit untuknya memberikan restu nya
apalagi hasbi yang merupakan anak sulung dan kelak akan dituakan didalam keluarga nya jadi abah amar akan sangat selektif memilih calon menantu nya
"bicarakan baik baik dengan nya,jika dia bersedia ikut dengan keyakinan kita tanpa paksaan in shaa allah abah akan merestui kalian berdua"ucap abah manutup perbincangan nya dengan sang anak sulung
dan kedua nya pun beranjak secara bersamaan keluar dari mesjid dan pulang kerumah bersama
*
*
suaranya yang merdu sangat indah terdengar saat membaca ayat ayat suci al qur'an membuat siapa pun yang meengarnya akan merasa terhipnotis oleh kemerduan suaranya
namun yang membuat hasbi dan juga abah amar heran siapa pemilik suara merdu itu??sepengetahuan hasbi dan juga abah amar selain ummi halimah tidak ada lagi wanita dirumah itu yang biasa mengaji setelah shalat subuh berjamaah.
namun ummi halimah sedang tidak ada dirumah,setelah shalat tadi ummi sempat pamit ijin pada suami nya akan berangkat kepasar bersama ibu ibu lain nya,lalu siapa yang tengah mengaji itu??pikir hasbi dan juga abah amar.
__ADS_1
hasbi dan juga abah amar mematung didepan mushola kecil yang terdapat didalam rumah itu,sesosok wanita menggunakan mukena berwarna pink muda tengah duduk meggahadap kiblat didepan nya terdapan sebuah al qur'an yang tengah dia baca dengan sangat apik dan baik
'siapa itu??'batin hasbi dan juga abah amar
"saudakhallahuladzim"ucapnya menutup bacaan nya saat ini dan betapa terkejutnya hasbi dan juga abah amar saat mendapati kalau yang tengah mengaji itu adalah aluna
"assalamualaikum abah,abang sudah pulang ya?"tanya aluna saat mendapati dua pria yang memiliki wajah serupa namun beda generasi itu
"wa'alaikumsalam nak,iya kami baru pulang.Kamu yang mengaji nak?"tanya abah amar masih tidak percaya akan apa yang dia lihat dan juga yang dia dengar
"masih belajar abah,mohon bimbingan ya biar bisa lebih baik dan lebih sempurna lagi dalam pembacaan nya dan jiga dalam pemahaman nya"jawab aluna malu malu
"kamu sudah bagus kok lun,sungguh mas sampai terhipnotis tadi saking merdu nya"tambah hasbi
"mas??"tanya abah amar pada hasbi dan juga aluna saat hasbi menyebut dirinya mas saat berbicara dengan hasbi.
*
*
🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1