Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.35)


__ADS_3

"Aisah hanya merasa tidak pantas untuk menjadi pendamping Abang.Abang terlalu baik untuk Aisah yang masih butuh bimbingan dalam segala hal,bahkan Abang masih lajang apa tidak sebaiknya Abang mencari pendamping yang setidaknya sama sama lajang bukan seorang janda dengan dua orang anak seperti Aisah"


Randy hanya tersenyum menanggapi keresahan wanita yang telah dia pilih untuk menjadi pendamping dalam hidupnya.


"Bukan nya itu bagus ya,selain Mas dapat istri Mas juga langsung dapat anak yang sholeh dan shalihah.Alahamdulillah nikmat mana lagi yang kau dustakan"ucapnya santai tanpa menoleh ke arah Aisah yang nampak terkejut dengan panggilan baru yang Randy sematkan untuknya.


"Bang Randy,becanda terus Ais serius"lanjut Aisah berenggut.


"Mas juga serius Aisah.Manusia itu hanya bisa berkeinginan sedangkan jalan takdir itu tetap ditangannya(Allah).Mas juga awlanya mau seperti yang kamu bilang barusan namun apa daya kala sang maha pencipta memberikan jalan nya menuju ke arahmu bukan ke arah wanita lajang diluar sana lalu kalau sudah begitu Mas yang hanya manusia biasa ini bisa apa Dek?"


"Tapi Bang___"


"Ssttt sudah ah,kita pulang yuuk.Anak anak pasti sudah nunggu kita"Randy pun segera membenahi barang bawaan nya lalu beranjak dari duduknya.

__ADS_1


"Apa?kita?"tanya Aisah yang bingung dengan ucapan Randy barusan.


"Iya kita,Mas sudah janji akan mengantar kalian pulang kerumah Abah Amar dan Ummi Halimah hari ini"


"Hah,kok mendadak?Ais malah belum siapin apa apa buat kesana"Aisah yang panik dan bingung langsung bangkit dari duduknya.


"Nggak mendadak Dek,Mas sudah suruh Bibi Inah untuk bantu siapkan keperluan kamu dan anak anak selama disana dan satu lagi,mulai sekarang jangan panggil Abang lagi panggil Mas san tidak ada bantahan,mengerti"Randy pun langsung berlalu meninggalkan Aisah yang masih terpaku ditempatnya.


Menatap tak percaya pada pria yang kini sudah mulai berani memberinya perintah padahal Aisah sendiri belum mengutarakan jawaban nya untuk menerima atau pu menolak lamaran dari pria itu.


"Ah iya maaf"Aisah pun segera berlari menuju mobil yang Randy bawa dengan menduduki jok bagian belakang mobil itu.


Sementara Randy sendiri duduk didepan kemudi karena dialah yang akan membawa mobil itu sendiri tanpa jasa seorang supir yang biasa menemaninya kala bepergian jauh.

__ADS_1


Keduanya pun mulai meninggalkan tempat itu dengan persaan yang bercampur aduk.Randy yang merasa lega karena sepertinya Aisah mulai memberikan sedikit lampu hijau sedangkan Aisah sendiri meski masih dilanda rasa resah namun benar kata Randy tidak ada salah nya mencobanya toh selama ini Randy juga begitu menyayangi kedua anaknya jadi kenapa meski meragu.


*


*


"A*tas ijin Allah dan juga restu dari Abah dan Ummi i***jinkanlah saya untuk mempersunting Aisah untuk jadi pendamping dan ibu dari anak anak saya"


Begitulah ucapan Randy yang membuat seluruh tubuh Aisah merasa panas dingin dibuat nya pada malam itu.


Dimana Randy tengah menghadap Abah Amar dan juga Ummi Halimah untuk mengkhitbah Aisah.Seluruh keluarga pun nampak tengah berkumpul disana.


Si sulung Hasbi dan juga keluarga nya pun ikut hadir di acara spesial sang adik untuk yang kedua kali dalam hidupnya.

__ADS_1


Setelah berdiskusi panjang lebar dengan Abah Amar dan juga Ummi Halimah dengan berbagai pertanyaan yang Abah Amar tanyakan kepada Randy akhirnya keputusan pun di ambil dengan menerima pinangan Randy untuk Aisah namun dengan satu syarat yaitu.


Aisah juga menerima pinangan itu tanpa paksaan dan tekanan dari siapapun.Dan kini disinilah semuanya berkumpul untuk mendengar jawaban dari si mpunya acara,yaitu Aisah.


__ADS_2