
"Assalamualaikum sayang"ucap Hasbi seraya mencium pipi Aluna yang tengah sibuk menyiapkan makan siang untuk keluarga kecilnya dan hal itu sudah menjadi pemandangan sehari hari Hasbi dan cukup membuat hatinya terasa damai dan tentram.
"Wa'alaikumsalam Mas.Ayo cuci tangan lalu kita makan"jawab Aluna yang segera berbalik lalu mencium tangan suaminya dengan takzim.
"Baiklah sayangku perintah akan segera hamba laksanakan"jawab Hasbi berlalu menuju wastafel yang terdapat didingding dapur.
"Loh Ayana kemana sayang,kok nggak ikut makan?"tanya Hasbi saat tidak melihat anak sulungnya.
"Ayana tadi ijin mau ikutan eskul tari disekolahnya dan dia membawa makan siang nya sebagai bekal Mas dan akan makan siang bersama teman teman yang lain nya disana"jawab Alun sembari menyiapkan makan siang untuk suami nya kedalam piring.
"Oh begitu.Baguslah setidaknya anak itu akan memiliki banyak teman kalau ikut berbagai kegiatan,selama kegiatan itu positif Mas tidak akan keberatan tapi Mas mohon tolong tetap awasi setiap kegiatan nya ya sayang Mas takut dia akan terbawa ke hal hal yang negatif jika dibiarkan saja"
"Tentu saja Mas.Ayana itu anakku juga,mana mungkin aku membiarkan anakku terjerumus ke hal hal yang negatif"
"Iya sayang,terima kasih ya karena sudah menerima dan menyayangi Ayana"
__ADS_1
"Iya Mas,Ayana itu sudah seperti anakku sendiri Mas dan bukan kah karena Ayana kita bisa bersama?seharusnya aku yang berterima kasih dengan nya karena sudah menyatukan kita"
"Iya sayang kamu benar seharusnya kita berterima kasih padanya karena dia kita ada"
Keduanya pun saling menguapi menu makan siang yang dimasak langsung oleh Aluna dan karena itulah Hasbi tidak pernah Absen dari makan siang dirumah karena masakan sang istri selalu membuatnya bersemangat sebanyak apapun pekrjaan yang dia hadapi.
"Oh iya sayang ada yang mau Mas sampaikan padamu tentang Rania"ucap Hasbi disela makan siang nya.
"Mbak Rania?memang kenapa dengan Mbak Rania Mas?"jawab Rania yang masih anteng menyuapi sang suami.
"Benarkah?ya sudah tidak apa apa.Bukan! nya₩ itu bagus ya,sengganya dia punya kegiatan dan punya penghasilan untuk membesarkan kedua anaknya"
"Kamu nggak marah?"
"Kenapa harus marah Mas?lagi pula aku percaya kok kalau ayahnya anak anakku ini pasti akan menjaga dengan baik kepercayaan dan cinta dari aku dan juga anak anak kita"jawab Aluna yang membuat hati Hasbi menghangat.
__ADS_1
Keduanya pun kembali melanjutkan makan siang romantis mereka karena selama ini keduanya terbilang jarang menghabiskan waktu berdua.
Selalu ada si cantik Ayana di antara mereka namun hal itu tidak membuat hubungan keduanya merenggang malah kehadiran Ayana bagaikan kunci penguat hubungan antara Hasbi dan juga Aluna.
*
*
"Mas berangkat lagi ya.Hati hati dirumah kalau ada apa apa segera kabari Mas"ujar Hasbi saat berpamitan dengan istrinya untuk kembali kekantor.
"Iya Mas.Mas juga hati hati dijalan,jangan terlalu banyak pikiran ingat aku akan selalu percaya dengan Mas"
"Iya sayang,Mas pergi ya.Assalamualaikum"Hasbi pun mulai memasuki mobilnya setelah mencium kening sang istri dengan sayang.
Aluna pun kembali masuk untuk melakukan pekerjaan nya didalam rumah yang sudah menjadi aktifitasnya selama menikah dengan Hasbi karena Hasbi tidak pernah mengijinkan nya untuk bekerja.
__ADS_1
Namun hal itu tidak Aluna permasalahkan sama sekali.Aluna justru merasa bahagia kala hidupnya lebih fokus dengan keluarganya.