Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.2)


__ADS_3

"Ayana mana Bi?kok sepi?"tanya Aluna yang berjalan agak pelan karena kondisi perutnya yang sudah membesar menuju kamarnya dan juga Hasbi.


"Non Ayana sudah tidur Bu.Katanya besok masuk sekolah agak pagi jadi sudah tertidur"


"Oh baiklah kalau begitu.Bibi istirahat saja kalau sudah pekerjaan lagi ya"


"Baiklah Bu.Tapi jika membutuhkan bantuan mohon jangan sungkan untuk memanggil saya ya Bu"


"Iya Bi.Terima kasih ya,sok Bibi istirahat saja"


Aluna pun memasuki kamarnya dan bersiap siap masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.Namun langkahnya terhenti saat Hasbi tiba tiba memeluknya dari arah belakang.


"Ada apa Mas?aku masih keringetan loh ini,belum wangi"tanya Aluna sembari mengusak lembut rambut Hasbi yang bertengker dibahu Aluna.


"Nggak apa apa,Mas suka kamu wangi ataupun bau keringat seperti sekarang"jawab Hasbi seraya menciumi ceruk leher Aluna yang tertutup khimar yang dia pakai.

__ADS_1


"Maaf kalau masalah tadi buat kamu kaget.Jujur Mas pun tidak menyangka Gusti akan membuat wasiat seperti itu"ucap Hasbi semakin mengeratkan pelukan nya.


Sungguh Hasbi tidak sanggup lagi jika harus kembali kehilangan Aluna.Cukup 7 tahun lalu Hasbi merasakan betapa sulit nya bertahan tanpa wanita yang kini sudah resmi menjadi istrinya itu.


Dan kejadian beberapa saat lalu cukup mengganggu pikirannya.Tidak habis pikir olehnya mengapa Gusti membuat sebuah wasiat yang konyol menurutnya.


"Kenapa minta maaf?ya jujur itu membuat aku kaget hingga tidak bisa berkata kata.Lalu apa yang akan Mas lakukan?"tanya Aluna sembari memutar tubuhnya menjadi berhadapan dengan Hasbi walaupun Hasbi tidak melepas pelukan nya hanya sedikit memberi ruang agar Alun bisa berbalik tanpa kesulitan.


"Lebih baik Mas jadi manusia berdosa dengan mengingkari surat wasiat itu.Mas tidak pernah berpikir untuk membagi cinta yang sudah susah payah Mas raih.Perjuangan Mas terlalu berat untuk ditukar dengan hal sepele seperti surat wasiat yang konyol itu"jelas Hasbi yakin dengan keputusan nya untuk mengabaikan surat wasiat dari Gusti yang tidak masuk akal itu.


"Lalu bagaimana dengan nasib anak anaknya Mbak Rania Mas?mereka masih kecil kecil"tanya Aluna lagi yang memang merasa iba dengan nasib kedua anak Rania yang masih terbilang kecil.


"Aku akan usahakn membantu mereka sebisaku tanpa harus berhubungan dengannya.Aku akan mengutus Rendi untuk datang menjenguk mereka minimal satu bulan sekali untuk memberika bantuan dan memastikan kalau mereka baik baik saja"jawab Hasbi mantap dengan keputusan nya untuk tidak terlibat dalam bentuk apapun dengan Rania dan akan mengutus Rendi sebagai perwakilan nya.


"Ya sudah aku mau mandi dulu ya nanti setelah selesai kita lanjutkan lagi pembicaraan nya"ujar Aluna melepas pelukan Hasbi dan Hasbi pun mengiyakan.

__ADS_1


Karena ini sudah waktunya untuk istirahat dan Hasbi tidak ingin membuat istri tercintanya itu kelelahan dalam kondisi hamil besdar seperti sekarang.


*


*


"Mengenai sekertaris yang tempo hari aku minta apa sudah ada Ran?jujur aku sedikit kerepotan jika melakukan pekerjaan tanpa bantuan seorang sekertaris"tanya Hasbi pada asisten pribadinya itu.


"Sudah siap Pak,mungkin besok sudah mulai kerja dan untuk hari ini biar saya yang handel bagian yang harusnya dia kerjakan"jawab Randy yang selalu siap sedia membantu dan menemani sang atasan bahkan sebelum perusahaan milik Hasbi ini berkembang menjadi besar seperti sekarang ini.


"Baiklah tolong selesaikan berkas itu nanti setelah selesai bawa kemari akan aku tinjau ulang"titah Hasbi seraya menunjuk tumpukan berkas yang terletak diatas meja kerjanya.


Kedua nya pun sibuk dengan pekerjaan masing msing.Sesekali Hasbi akan menelpon sang istri untuk menanyakan keadaannya.


Seminggu sudah telah mereka lalui tanpa menghiraukan ataupun menjalakankan wasiat dari Gusti.

__ADS_1


Bahkan Hasbi sudah yidak lagi bertandang kerumah Rania walaupun hanya untuk menjenguk anak anaknya.Dulu sebelum adanya wasiat itu Hasbi kerap menyambangi kediaman Gusti untuk melihat dan mamastikan Rania dan anak anaknya baik baik saja.


Namun setelah ada nya wasiat itu Hasbi berhenti mengunjungi rumah itu dan hanya akan nengutus Randy untuk mengirimkan bantuan nya.


__ADS_2