Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.14)


__ADS_3

Hasbi membelalakan matanya saat melihat tindakan Rania yang terbilang nekad dan tidak tahu malu.Dengan percaya dirinya Rania mulai melepas blezer dan kemeja yang dia pakai.


"Astaghfirullahaladzim Rania apa yang kamu lakukan?"bentak Hasbi yang benar benar dibuat marah oleh tindakan Rania.


"Aku akan membantu kamu lepas dari efek obat itu Bi"jawab Rania yang kini sudah setelah telanjang dan mencoba meraih tengkuk Hasbi kembali untuk menyatukan bibir mereka.


Namun Hasbi yang dibuat kaget oleh aksi nekat Rania menginjak pedal gas lebih dalam yang membuat mobil Hasbi melaju diatas rata rata dan tepat saat Hasbi menoleh dan melepaskan cengkraman tangan Rania dilehernya Hasbi menyadari kalau didepan mereka ada sebuah mobil yang melaju berlawanan arah dan....


"Rania awas...aaaaa"


Braaakkkk....


Mobil Hasbi pun terangkat dan terguling saat menabrak sebuah mobil dihadapan nya.Dua mobil itu kini sudah dalam kondisi yang mengenaskan.


Bagian depan mobil keduanya telah hancur dan ringsek bahkan mobil Hasbi terjungkir balik kearah tengah jalan membuat kemacetan karena mobil Hasbi yang menghalangi kendaraan lain.


"A_Alu_na______"lirih Hasbi sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dengan luka dan darah disekujur tubuhnya.


Dan orang orang yang menjadi saksi kecelakaan itu pun mulai mengerumuni dua buah mobil itu untuk melakukan pertolongan.

__ADS_1


*


*


Sementara dihotel Randy menatap bingung pintu kamar Hasbi yang terbuka dengan sebuah tas wanita tergeletak begitu saja disana.


Randy menatap kesekeliling kamar Hasbi yang nampaknya telah ditinggalkan oleh penghuninya namun yang membuat Randy kebingungan adalah keberadaan koper Habsi yang masih ada disana dan juga barang barang lain nya.


"Bang Hasbi kemana?dan apa yang sebenarnya terjadi disini?"gumam nya saat melihat kamarr Hasbi yang sedikit berantakan tidak seperti biasanya yang selalu nampak rapih dan bersih.


Randy pun segera meraih ponselnya dan menghubungi atasan yang sekaligus abang untuknya itu.Berdering namun tidak ada jawaban hingga berulang kali Randy melakukan nya dengan hasil yang sama.


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya manager itu pun tiba dan menghampiri Randy yang sudah menunggunya.


"Selamat malam Pak,apa ada yang bisa saya bantu?"ujarnya sembari mengulurkan tangan nya pada Randy.


"Selamat malam Pak.Maaf jika saya sudah mengganggu waktunya.Bagini____"


Randy pun mulai menceritakan tentang apa yang dia alami saat ini dimana sang atasan menghilang dari kamarnya.

__ADS_1


Karena takut terjadi sesuatu maka Randy pun meminta untuk bisa dan diperbolehkan melihat rekaman cctv yang ada dihotel untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


Dan setelah pertimbangan yang sangat matang dan juga takut pelanggannya mengalami hal buruk saat menginap dihotelnya sang manager pun mengijinkan Randy untuk masuk keruang keamanan dihotel itu dan melihat rekaman cctv dilorong kamar tempat Hasbi menginap.


Randy membolakan matanya saat melihat Hasbi yang dikejar oleh Rania keluar kamar dan memasuki sebuah lift.


"Kenapa Rania ada disini?"tanya pada dirinya sendiri.


"Maaf Pak apa wanita itu menginap disini?"tanya Randy menunjuk ke arah Rania yang berusaha mengejar dan menghalangi Hasbi.


"Iya Pak,dia menginap disini sudah dari 3 hari yang lalu"jawab sang manager saat melihat wajah Rania.


"Sial,aku kecolongan"gumama Randy menahan amarahnya yang baru mengetahui kalau Rania mengikuti mereka padahal kepergian mereka benar benar dirahasiakan dari orang kantor,hanya Hasbi dan Randy yang tahu akan hal itu.


"Baik Pak,maaf apa boleh saya simpan rekaman ini?ini akan menjadi bukti kuat jika sesuatu yang buruk terjadi pada atasan saya"ujar Randy pada manager hotel itu.


"Baik Pak nanti biar saya kirim copyan nya ke Bapak"jawab manager hotel itu.


Randy pun kini yakin dengan firasatnya kalau sesuatu yang buruk telah terjadi pada Hasbi dan juga Rania.

__ADS_1


__ADS_2