Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.20)


__ADS_3

Tok tok tok....


Sebuah ketukan pintu membangunkan Silvia dari lamunan nya tentang kejadian beberapa waktu yang lalu.Dimana dia meminta sahabatnya Adam menemaninya menemui sang suami yang dikabarkan tengah bersama selingkuhan nya.


Karena merasa kasihan dengan kondisi sahabatnya yang tengah hamil muda akan bepergian keluar kota sendirian,Adam pun menyetujui permintaan Silvia sehari setelah kepulangan nya dari luar negri(jadi Adam disini nggak bohong sama Aisah ya readerku sayang 😁).Dengan ditemani sang supir yang ditugaskan menjemputnya diBandara.


Namun kepulangan Adam tak langsung menuju rumah nya dan Aisah melainkan kerumah Silvia dan menemani nya keluar kota untuk mencari keberadaan suaminya.


"Masuk"ucap Silvia masih dengan suara lemah nya.

__ADS_1


Nampak pria dan wanita berhijab syar'i memasuki kamat rawatnya.Silvia pun mengerutkan dahinya karena merasa asing dengan keduanya.


"Bagaimana keadaan mu?apa sudah lebih baik?"tanya Randy membuka suara setelah dirinya dan juga Aisah berada didalam kamar rawat Silvia.


"Alhamdulillah sudah lebih baik.Maaf tapi kalian siapa ya?"tanya nya dengan nada yang masih lemah.


"Perkenalkan saya Randy asisten Pak Hasbi,orang yang mobilnya bertabrakan dengan mobil kamu dan juga Bang Adam dan ini perkenalkan dia Aisah,istri dari Almarhum Bang Adam"jelas Randy yanh seketika membuat mata Silvia membola saat mendengar kata 'Almarhum Adam'.


"Maaf jika saya kurang sopan tapi apa saya bisa bertanya?ada hubungan apa antara Mbak dan Mas Adam?dan siapa ayah dari janin yang Mbak kandung sebelum mengalami kecelakaan itu"tanya Aisah mencoba memberanikan diri mengutarakan niatnya menemui wanita asing itu.

__ADS_1


"Sebelumnya saya minta maaf,karena saya sudah membuat Adam pergi.Saya tidak bermaksud membuatnya celaka,sungguh"ucap Silvia sendu menyadari kesalahan nya dengan mengajak Adam pergi bersama dengan untuk mencari sang suami.


"Sebenarnya Adam adalah sahabat saya sedari masa sekolah dulu dan saat Adam menikah kami sempat putus komunikasi karena kami fokus dengan keluarga kami masing masing.Hingga suatu hari saya baru tahu kalau suami saya adalah rekan kerja daei Adam.Saya meminta Adam menemani saya ketempat dinas suami saya diluar kota karena hanya Adam yang tahu lokasi dimana suami saya berada.Dan naas kami malah mengalami kecelakaan saat Adam berusaha mengejar suami saya yang lari dengan wanita lain.Maaf Mbak,maafkan saya,karena saya Adam meninggal dan untuk janin saya yang juga pergi meninggalkan saya itu adalah anak saya dan suami saya.Adam pria yang baik,dia bahkan meminta seseorang untuk menemani kami pergi hanya saja saat kejadian kecelakaan itu Adam terpaksa mengendarai mobil sendiri karena supirnya sudah kelelahan.Sekali lagi tolong maafkan saya"jelas Silvia yang membuat hati Aisah dan juga Randy merasa lega karena prasangka buruk mereka terhadap Adam tidak lah benar.


Walaupun Aisah sedikit kecewa saat tahu Adam pergi dengan wanita lain setelah kembali dari dinas luar namun Aisah cukup lega dan dapat mengikhlaskan kepergian suaminya tanpa rasa benci karena Adam ternyata suami yang baik dan juga setia pada istrinya.


"Terima kasih atas penjelasan nya.Maaf jika saya sempat berprasangka buruk pada Mbak dan juga Mas Adam"ucap Aisah yang merasa bersalah pada mendiang suaminya karena sempat berpikir negatif terhadapnya.


"Semoga Adam husnul khotimah dan sekali lagi maafkan saya Mbak"

__ADS_1


"Semua sudah takdir Mbak kita hanya bisa pasrah menerima jalannya takdir yang allah tuliskan untuk kita.Tolong bantu doakan Mas Adam agar Mas Adam tenang dan ditempatkan disisi allah S.W.T,aamiin"


"Aamiin".


__ADS_2