Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
Tatapan tajam


__ADS_3

"maafkan aluna ummi,aluna butuh waktu untuk menenagkan diri dan menyiapkan diri kembali,sekalin lagi maafkan aluna"jawab aluna masih dalam posisi memeluk ummi halimah


"menenangkan diri?menenangkan diri dari apa?lalu untuk apa menyiapkan diri"tanya ummi halimah yang tidak mengerti dengan ucapan aluna karena memang toidak ada yang tahu apa yang menyebabkan aluna pergi begitu lama bahkan tanpa kabar sedikitpun.


"nanti aluna cerita tapi tidak sekarang ya ummi"


"huufft baiklah,kalau begitu ayo kita masuk,ayo kalian juga masuk kita ngobrolnya didalama aja"ajak ummi halimah pada aisah dan juga hasbi


semua anak dan cucu nya itu pun mengikuti langkah ummi halimah memasuki rumah dan langsung menuju ruang keluarga dimana abah ammar tengah duduk santai sembari membaca koran dan minum kopi kesukaan nya


"assalamualaikum abah,apa kabar?"ucap aluna begitu melihat abah ammar duduk disofa


aluna menghampiri abah ammar dan menyalimi dengan takzim sang ayah angkat itu


"aluna?ma syaa allah nak kamu kamana saja?kenapa tidak ada kabar?"tanya abah ammar pada aluna


"aluna melanjutkan sekolah di kairo abah,ummi maaf kalau tidak sempat memberi kabar pada abah dan juga ummi"jawab aluna setelah duduk di sofa disebrang sofa yang ditempati oleh abah ammar,ummi halimah dan juga hasbi

__ADS_1


sedangkan aluna duduk bersama dengan aisah,namun aluna merasa kurang nyaman dengan duduknya kala mata elang seseorang tak henti hentinya menatap tajam ke arahnya


seolah meminta penjelasan lewat tatapan mata yang dia layangkan pada aluna,bahkan aluna sengaja memiringkan tubuhnya menjadi sedikit miring ke arah aisah yang kebetulan sedang berbincang dengan nya namun tetap saja tidak menutup atau mengalihkan tatapan tajam hasbi padanya


"ya sudah lebih baik kalian istirahat terlebih dahulu ummi sama abah akan ke panti sebentar disana akan kedatangan tamu yang dibawa adam dari kota"ucap ummi mengakhiri perbincangan siang itu


"aku ikut ummi alzam sudah merengek terus minta ketemu sama abi nya,dari kemarin rewel pengen ketemu"ucap aisah sambil bangkit dari duduknya


"alzam apa kamu yang kangen?"goda ummi halimah pada anak gadisnya yang sudah tidak gadis itu


"ya sekalian kan ummi,hehehe"jawab aisah malu malu


"ya sudah kami pergi dulu,lun kamu dirumah saja istirahat nanti kalau sempat tolong bantu mbok darmi didapur ya siapin makan malam soalnya untuk makan siang kaya nya kita makan dipanti bareng tamu"ucap ummi halimah pamitan beserta memberi titah pada aluna yang memang terlihat cape


"iya baik ummi,in syaa allah nanti aluna yang siapin makan malam nya"


"eyang aku juga ikut ya,aku mau ketemu om adam dan meminta hadiah yang kemarin om adam janjikan"ucap ayana pada ummi halimah yang tengah berjalan menuju pintu di ikutinoleh anak dan cucu nya

__ADS_1


"boleh tapi ijin dulu sama ayah"


"ayah nana boleh ikut eyang kan,om adam kemarin janji mau beliin yana mainan boneka hafiz"


"boleh tapi jangan rewel dan jangan repotin eyang ya,ayah tidak bisa ikut ayah cape pengen istirahat dirumah nanti sore ayah jemput ke panti ya"jawab hasbi yang membuat anak gadisnya berjingkrak senang


aluna dan hasbi pun melihat kepergian mobil yang keluarga nya pakai untuk kepanti dari teras rumah dengan sdikit berjarak


aluna masuk terlebih dahulu kedalam rumah saat mobil yang digunakan keluarga abah ammar sudah tidak terlihat lagi dari pandangan


aluna berjalan gontai menuju kamar aisah yang selalu dia gunakan saat dia tinggal disana namun tiba tiba


Grep...


"aww...astaghfirullah"pekik aluna saat seseorang menarik tangan nya dan menyeret nya masuk kedalam kamar lain.


*

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2