Muara Cinta Hasbi

Muara Cinta Hasbi
MCH.seasion 2(Bab.8)


__ADS_3

"Mas..."lirih Aluna pada Hasbi yang setia menemaninya dengan duduk disampingnya dan terus menggengam tangan Aluna begitu erat.


"Iya sayang,yang sbara ya.Kamu pasti kuat dan juga bisa melewati masa masa ini"ucap Hasbi memberikan semangat pada sang istri yang tengah berjuang melawan rasa sakit saat kontraksi datang menyerang perut buncitnya.


Hasbi begitu telaten merawat sang istri yang masih merasakan kesakitan yang teramat akibat kontraksi dari proses melahirkan normal yang Aluna jalani saat ini.


Dengan untaian doa doa kebaikan yang selalu terucap dari mulutnya untuk keselamatan dan kesehatan sang istri dan anaknya.


*


*


Dan akhirnya suara tangisan bayi mungil berjenis kelamin laki laki itu pun mengema diseluruh ruangan persalinan tempat dimana Aluna melahirkan.


Hasbi tak henti hentinya menciumi wajah Aluna yang masih dipenuhi oleh peluh sisa sisa perjuangan melahirkan bayi laki lakinya.

__ADS_1


"Mari Pak ikut saya untuk mengAdzani putra Bapak"ucap salah satu suster yang membantu membawakan bayi mungil itu untuk dibawa keruang perawatan bayi untuk menjalani masa observasi pasca dilahirkan.


"Baik sus"jawab Hasbi segera beranjak dari duduknya.


"Sayang aku keluar dulu ya,aku mau adzani dulu anak kita"lanjut Hasbi yang kini beralih berbicara dengan Aluna.


Aluna pun hanya mampu menjawab dengan sebuah anggukan karena kondisinya memang masih lemas dan belum pulih pasca lahiran.


Setelah mendapat jawaban dari Aluna walaupun hanya anggukan kepala namun Hasbi cukup mengerti Hasbi pun bergegas menyusul suster yang membawa putranya menuju keruang perawatan bayi.


"Ini Pak bayinya.Tolong di adzani dulu sebelum kami membawanya masuk untuk dilakukan perawatan pasca dilahirkan"ucap suster yang membawa bayi Hasbi seraya menyerahkan bayi mungil itu untuk digendong sang ayah lalu diadzani oleh ayahnya.


Lalu setelahnya Hasbi pun segera memberi kabar kepada kedua orang tuanya dan juga adiknya kalau Aluna sudah melahirkan seorang bayi laki laki.


kabar bahagia itu pun begitu disambut antusias oleh seluruh keluarga.Bahkan saking bahagianya kedua orang tua Hasbi yaitu Ummi Halimah dan Abah Amar langsung bertolak kejakarta untuk melihat cucu baru mereka berdua.

__ADS_1


*


*


Aluna pun kini sudah dipindahkan keruangan rawat inap VIP yang sengaja Hasbi pesan agar sang anak dan juga istri tercintanya merasa nyaman pasca melahirkan.


"Assalamualaikum,"sebuah salam menggema diruangan VIP tempat Aluna dirawat


"Wa'alaikimsalam,Ummi Abah"jawab Hasbi dan juga Aluna secara bersamaan saat melihat si pemilik suara yang menyerukan ucapan salam itu adalah kedua orang tua Hasbi san mertua dari Aluna.


"Bagaimana kabarmu Nak?dan mana cucu Eyang Utie?"tanya Ummi Halimah seraya menyapu seluruh ruangan untuk mencari sosok mungil yang begitu ingin dia lihat dan dia peluk.


"Itu Ummi,baru saja selesai minum susu lalu tidur deh"jawab Hasbi seraya mencubit pelan hidung mancung milik bayi Aluna.


"Masya allah Bi,wajahnya mirip kamu banget itu"seru Ummi Halimah saat melihat bayi mungil itu.

__ADS_1


"Iya Ummi mirip banget sama Mas Hasbi.Jadi iri deh,masa yang ngidam sama rasain sakitnya aku eh pas keluar malah muka Ayahnya"jawab Aluna pura pura berenggut


"Bagus dong sayang dengan begitu kamu masih bisa melihat wajahku lewat wajah anak kita disaat kamu rindu kalau Mas sedang pergi bekerja"jawab Hasbi yang membuat Ummi Halimah mendelik menanggapi kenarsisan anaknya.


__ADS_2