
Hasbi berbaring terlentang dan menatap lekat langit langit kamar yang menjadi saksi penyatuan tubuhnya dengan sang istri
entah mengapa ada perasaan menyesal dengan apa yang dilakukan nya menyelimuti hatinya,walaupun halal bagi nya tapi entah kenapa hasbi merasa itu adalah sebuah kesalahan baginya dan tidak seharusnya dia lakukan mengingat sampai detik ini tidak ada perasaan cinta yang dia rasakan untuk kania istrinya.
hasbi terbangun dari lamunan nya saat sepasang tangan halus melingkar diperutnya yang masih polos dan hanya tertutupi selimut tebal miliknya
"terima kasih mas,terima kasih karena mas sudah mau menerima aku dalam hidup mas"ucap kania saat memeluk tubuh polos hasbi dan membenamkan wajahnya didada bidang hasbi
"tidak perlu berterima kasih nia,itu sudah kewajiban ku maaf karena aku baru bisa memberikan nafkah batin ini setelah satu tahun pernikahan kita dan terima kasih karena kamu masih sabar menungguku"jawab hasbi membalas pelukan istrinya itu
hasbi pikir mungkin ini waktunya dia ikhlas dengan takdirnya dan harus belajar menerima keberadaan kania dan melupakan aluna.
*
__ADS_1
Sementara dibelahan dunia lain nampak seorang wanita cantik tengah duduk ditengah tengah sebuah mesjid agung yang terdapat dinegara itu
dengan menggunakan pakaian syar'i dan ditemani sang bibi si wanita tengah dengan sabar menunggu seorang kiyai yang akan membantunya menjadi seorang muslim
"apa kamu yakin dengan keputusan mu ini sayang?"tanya bibi amora pada aluna
"in syaa allah siap bi,aku ingin belajar lebih baik lagi dan menjalankan semua kewajiban tanpa ragu dan tanpa takut lagi,ini adalah pilihan hatiku bi"jawab aluna yakin dengan keputusan nya untuk menjadi seorang muslimah
"baiklah sayang,bibi akan selalu mendukung setiap keputusan mu nak semoga istikhomah ya sayang"bibi amora pun memeluk keponakan yang telah dia anggap sebagai putrinya sendiri itu karena bibi amora hanya memiliki dua anak lelaki yang kini telah sama sama dewasa dan telah sama sama bekerja mengikuti jejak sang ayah merintis sebuah perusahaan kecil yang mereka kembangkan adalah sebuah perusahaan makanan instan namun sehat dan juga halal
"aamiin bibi,terimaksih dukungan nya"
*
__ADS_1
Dua kalimat syahadat terucap lantang dan menggema dari mulut aluna didalam mesjid yang menjadi saksi bisu akan kepindahan keyakinan seorang aluna menjadi seorang muslim
setelah satu tahun mempelajari segala sesuatu tentang agama muslim aluna memantapkan hatinya untuk memeluk sebuah keyakinan yang membuatnya merasa tenang dan juga damai
dan itu juga yang membuatnya sedikit melupakan sosok hasbi yang selalu hadir menyapa mimpi mimpinya tiap malam kala dia tertidur
iya apa kabar dengan pria sholeh itu sekarang?apa sudah memiliki seorang anak?ya tentu saja secara dia sudah menikah tentu akan memiliki anak secara pernikahan nya telah berjalan selama satu tahun.
begitulah dalam benak aluna kala pikiran nya tertuju pada pria yang telah beristri itu,entah mengapa begitu sulit melupakan sosok berwajah tampan,berkarisma dan juga sholeh baik hati itu
apalagi setelah pengakuannya yang menginginkan nya menjadi pasangan halal nya namun urung dilakukan karena sang ayah telah lebih dulu menjodohkan nya dengan wanita yang bahkan tidak hasbi kenal sebelum nya.
aluna menarik nafas lega saat sang kiyai membacakan doa kebaikan untuknya dan memberi sedikit petuah untuknya yang baru saja mengubah jalan keyakinan nya.
__ADS_1
*
🌸🌸🌸🌸🌸