
Aluna berjalan cepat menelusuri koridor rumah sakit menuju ruangan dimana Hasbi kini berada.Setelah pertimbangan yang matang dan persetujuan Dokter akhirnya Hasbi pun dipindahkan kerumah sakit Jakarta.
Dan bertepatan dengan Aluna tiba disana Aisah pun tiba dengan wajah yang tak kalah cemasnya dengan Aluna.
"Ai..."
"Kak Lun..."ucap keduanya tanpa kata lagi langsung beranjak menuju ketempat tujuan mereka yaitu Randy.
"Bang Randy"seru Aisah begitu melihat sesosok pria yang berdiri didepan ruangan yang mungkin saja tempat Hasbi dirawat saat ini.
"Dek kamu sudah sampai?"tanya Randy pada Aisah dengan sorot mata yang tidak bisa di artikan.
"Ba_bagaimana kabar Bang Hasbi dan juga Mas Adam Kak?"tanya Aisah yang tak lagi bisa menahan air matanya saat mendapati kabar buruk yang menimpa Kakak dan suaminya.
Randy tak langsung menjawab melain kan melihat ke arah Aluna dan juga Aisah secara bersamaan lalu menarik nafas dalam sebelum menjawab pertanyaan Aisah.
__ADS_1
"Bang Hasbi masih belum siuman dan untuk Bang Adam"Randy menjeda ucapan nya demi menetralkan dahulu perasaan nya.
"Ba_bagaimana dengan Mas Adam Kak?apa yang terjadi?"tanya Aisah dengan wajah yang cemas.
"Maaf Dek,kamu yang tabah ya.Bang Adam sudah berpulang ke Rahmatullah,kamu harus kuat Dek"ucap Randy menundukkan kepalanya.
Setelah menelusuri pasien lain korban kecelakaan itu Randy dibuat tercengang saat mendapati informasi kalau pasien itu bernama Adam Mahendra Wijaya yang meninggal sesaat setelah dibawa kerumah sakit dan juga rekannya yang bernama silvia yang kini kondisinya masih sama sama kritis dengan Rania.
Sungguh kenyataan yang begitu menyesakkan dada bagi Aluna dan juga Aisah yang mendapati suami mereka masing masing mengalami kecelakaan bersama seorang wanita membersamai keduanya.
"Astaghfirullah Dek"pekik Aluna dan juga Randy saat melihat tubuh Aisah ambruk karena begitu syok mendapati sang suami telah meninggalkan nya untuk selama lamanya.
Dengan sigap Randy pun menangkap tubuh lemah Aisah dan membawa ke ruangan Hasbi dan membaringkan tubuh Aisah disofa yang ada diruang rawat tempat Hasbi terbaring tidak berdaya dengan tubuh yang penuh dengan bekas luka akibat kecelakaan yang dia alami.
"Dek bangun Dek,jangan begini kamu harus kuat"lirih Aluna yang mencoba membangunkan Aisah yang kini terbaring tak sadarkan diri disofa rumah sakit tempat Hasbi dirawat.
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan Mbak Rania dan juga Mbak silvia Bang?bagaimana kondisinya saat ini?"tanya Aluna yang kini duduk disamping Aisah dan mencoba membangunkan Aisah dari pingsan nya.
"Keduanya masih kritis dan namun keduanya juga sudah berada dirumah sakit ini karena menurut kartu tanda pengenal yang dimiliki rekan Bang Adam,dia adalah warga Jakarta jadi akan lebih baik dan lebih mudah jika dibawa kesini"jelas Randy yang di angguki lemah oleh Aluna.
*
*
Setelah Aisah bangun Aisah pun mulai histeris mendapati kenyataan bahwa kini suaminya telah berpulang dan meninggalkan nya untuk selama lamanya.
Namun kedatangan Ummi Halimah dan juga Abah Amar mampu membuatnya tenang dan mengikhlaskan kepergian sang suami.
Acara pemakaman Adam pun berjalan dengan lancar.Isak tangis pun masih mengiringi kepergian Adam hingga ketempat peristirahatan nya yang terakhir.
Walaupun begitu banyak pertanyaan yang begitu ingin Aisah tanyakan akan prihal keberadaan wanita yang bernama Silvia yang ikut dalam kecelakaan yang Hasbi dan juga Adam alami malam itu namun Aisah menahan nya karena masih berusaha mengikhlaskan kepergian Adam.
__ADS_1