
Sementara Hasbi dan juga Aluna tengah menunggu jadwal keberangkatan mereka yang tinggal menunggu 30 menit lagi.
Sedangkan si kecil Alif masih saja anteng terlelap dalam kereta bayi yang sengaja Aluna bawa supaya Alif nyaman dalam perjalanan mereka kali ini yang sering menghabiskan waktunya dengan tidur.(maklum masih bayikan jadi masih suka banyak tidur).
*
*
sementara di Jakarta...
Seorang wanita berhijab syar'i nampak begitu kerepotan dengan begitu banyaknya belanjaan yang dia bawa saat ini.
Belum lagi kedua anaknya yang masih kecil yang ikut serta bersama dengan nya yang sudah nampak begitu kelelahan mengikuti langkah sang ibu yang masih terus saja memilih barang belanjaan untuk memenuhi stok bahan makanan didalam rumah nya.
Namun karena terlalu fokus menatap rak yang dipenuhi dengan berbagai merek bahan makan wanita itu pun jadi tidak fokus dengan apa yang ada didepan nya hingga tanpa sengaja menabrak tubuh seseorang yang sedang duduk berjongkok tengah mengambil barang yang dia butuhkan untuk keperluan rumahnya.
"Awas Ummi"seru kedua anak Aisah yang melihat kereta belanjaan sang ibu akan menabrak seseorang yang tengah duduk berjongkok didepan sebuah rak yang berisi berbagai sabun cuci.
__ADS_1
Braaakkkkk.....
Namun nampaknya sudah terlambat karena sudah terdengar suara rintihan seseorang yang ada didepan kereta belanjaan milik Aisah.
"Aawww ssttt"rintihnya saat tabrakan itu terjadi.
"Astaghfirullahaladzim"seru Aisah segera menghentikan laju kereta belanjaan nya dan berlari ke arah depan melihat siapa yang sudah terkena kereta belanjaan miliknya.
"A_anda tidak apa apa tuan?"tanya Aisah ingin membantu membangunkan namun urung karena dia menyadari kalau mereka bukanlah mahramnya.
"Saya tidak apa apa tapi lain kali tolong lebih hati hati ya"jawab pria itu dengan nada dingin dan ketus yang tengah berusah bangkit dari duduknya akibat tertabrak kereta belanjaan milik Aisah.
"Aisah?"
"Bang Randy?"
Aisah dan Randy pun saling menatap selama beberapa saat sebelum akhirnya Aisah memutus pandangan nya dengan mengalihkan pandangannya kesembarang arah.
__ADS_1
"Om Randy?Om baik baik saja kan?maafkan Ummi ya Om dan itu pasti sakit"ujar sisulung Alzam yang menghampiri kedua orang dewasa yang nampak terlihat kikuk dan canggung itu.
"Iya tidak apa apa kok Zam,Om baik baik saja.Ini juga bukan apa apa cuma luka kecil aja"jawab Randy yang langsung bangun dibantu oleh Alzam menunjuk goresan kecil ditangan nya akibat tersangkut ujung rak yang sedikit tajam saat terjatuh tadi.
"Maafkan Aisah yang Bang,Aisah tidak sengaja"ucap Aisah lagi menundukan kepalanya.
"Sudah tidak apa apa,lain kali hati hati ya.Kamu lagi belanja bulanan ya?"tanya Randy saat melihat dua uah kereta belanjaan yang sudah penuh dengan berbagai barang keperluan rumah berada dibelakang Aisah dan kedua anaknya.
"Iya Bang,kebetulan stok bahan makanan dirumah sudah pada habis makanya Aisah belanja dengan mengajak anak anak sekalian jalan jalan juga bersama dengan mereka"jawab Aisah yang berusaha tersenyum untuk menutupi rasa malunya.
"Baiklah kalau begitu ayo Abang temani sekalian Abang juga mau belanja keperluan rumah"ujar Randy menawarkan diri untuk membantu janda dua anak itu akrena sepertinya wanita itu tengah kesusahan membawa dua kereta belanjaan miliknya.
"Tidak usah Bang Aisah bisa kok"tolak Aisah karena merasa sungkan dan takut merepotkan pria yang sudah banyak membantunya selama ini.
Sepeninggalan Adam suaminya Randylah yang selama ini selalu membantunya.Mulai dari mengantar jemput anak anaknya kesekolah dan juga mengisi stok makanan untuk rumahnya.
Namun sudah satu bulan Randy menghentikan aktifitasnya membantu Aisah atas permintaan Aisah yang tidak mau banyak merepotkan Randy lagi dengan segala urusan nya.
__ADS_1
Bukan tanpa alasan Aisah melakukan itu.Disuatu malam Aisah sempat melihat Randy yang nampak tertidur lelap disofa rumahnya.Aisah begitu merasa bersalah pada Randy saat melihat wajah pria itu yang nampak begitu kelelahan.
Hingga tertidur disembarang tempat walaupun sofa itu nampak kurang nyaman untuk digunakan tidur tapi Randy begitu lelap menikmati tidurnya.