
"Sayang apa semua nya sudah siap?kita pulang sekarang"tanya Hasbi pada Aluna yang masih duduk diranjang nya sembari menggendong si kecil Alif.
"Sudah Mas,itu tinggal dibawa saja kopernya"jawab Aluna yang langsung bangkit dari duduknya dan berjalan keluar kamar terlebih dahulu dan di ikuti oleh Hasbi yang menyeret koper milik sang istri.
Hasbi dan juga Alun berjalan berdampingan menuju parkiran dan tepat disaat Keduanya akan memasuki mobil disaat itu juga sebuah mobil berhenti didekat mobil Hasbi dan ternyata Rania lah yang baru saja turun dari mobil itu.
Binar bahagia nampak diwajah cantik Rania yang kini selalu dihiasi oleh makeup yang cukup tebal dari biasanya yang selalu Rania pakai.
"Kalian sudah mau pulang ya?"tanya Rania begitu mendekati Aluna dan juga Hasbi.
"Iya Mbak,Alif nya sudah sehat dan juga sudah siap dibawa pulang jadi kami putuskan pulang sekarang"jawab Aluna mencoba bersikap ramah walaupun kadang merasa kurang nyaman saat bersama dengan janda cantik itu.
Apalagi setelah Rania merubah penampilan nya menjadi lebih terbuka dan lebih berani.Aluna bukan tidak nyaman dengan penampilan Rania saat ini yanh menjadi terbuka namun yang membuat Aluna tidak nyaman adalah gelagat Rania yang selalu berusaha dekat dengan suaminya.
Bahkan Rania tidak segan segan menanyakan keberadaan Hasbi saat wanita itu tidake dapati Hasbi ditempat yang dia tuju.Aneh,namun Aluna tidak mau berburuk sangka apalagi soudzon,maka dari itu Aluna selalu berusaha tetap ramah menyambut kehadiaran nya.
__ADS_1
"Kamu mau apa kesini?"tanya Hasbi dingin.
"Eemmm,ini aku mau bawakan makanan khusus untuk Ibu menyusui Bi"jawab Rania mendadak gugup saat Hasbi bersikap dingin padanya.
"Oh,terima kasih.Kalau begitu kami duluan ya kasihan Alif butuh tempat yang nyaman untuk istirahat"ucap Hasbi berlalu begitu saja setelah meraih paperbag yang Rania bawa untuk diberikan pada Aluna.
"Sayang ayo masuk"lanjut Hasbi saat Aluna masih berdiam diri disamping mobilnya.
"Iya Mas.Mbak Rania kami duluan ya"ucap Aluna berpamitan dengan Rania.
Aluna pun memasuki mobilnya setelah sebelum nya telah dibukakan pintunya oleh Hasbi.Aluna melirik sejenak ke araha luar jendela dimana Rania masih berdiri menatap kepergian mobil Hasbi.
*
*
__ADS_1
Sebenarnya Aluna begitu penasaran dengan prubahan Rania namun melihat Hasbi yang begitu enggan membahas apapun tentang nya membuat Aluna mengurungkan niatnya.
Selang 40 menit kemudian mobil Hasbi pun mulai memasuki halaman rumahnya.Diteras rumah sudah nampak Aisah beserta anak anaknya dan juga Ayana tengah menunggu kepulangan baby Alif.
Ayana berlari ke arah Aluna saat melihat Bundanya turun dari mobil dengan membawa Alif dalam gendongan nya.
"Bunda..."Seru Ayana menyambut kepulangan sang Bunda.
"Assalamualaikum Kakak"ucap Aluna saat Ayana berada didepan nya.
"Wa'alaikumsalam Bunda.Bunda boleh Kakak gendong Adek Alif lagi?"tanya gadis kecil itu.
"Boleh dong sayang.Tapi nanti didalam rumah ya sayang"jawab Aluna sembari menuntun tangan Ayana untuk masuk kedalam rumah.
Ayana pun mengikuti langkah sang Bunda dengan begitu antusias karena akan di ijinkan menggendong adik bayinya lagi.
__ADS_1
"Assalamualaikum Ai,maaf ya merepotkan kamu Dek"ucap Aluna mengucap salam pada adik iparnya yang berdiri didepan teras dengan membawa Naima didalam gendongan nya.
"Wa'alaikumsalam Kak.Tidak apa apa Kak lagi pula Alzam sama Naima suka tinggal disini"jawab Aisah yang memang sudah dua hari ini menginap dirumah Hasbi untuk membantu menjaga Ayana.