
Marco bahagia saat Vio menerima ajakan makan malam bersama dengannya. Dia pun mengajak Vio makan malam di restoran hotel berbintang. Dia ingin membuat senang wanita yang di sukainya.
Sesampainya di sana, mereka langsung di arahkan pelayan untuk duduk. Vio memilih tempat duduk yang viewnya langsung menghadap Menara Eiffel. Dan itu terlihat sangat Romantis. Dan lahi perlakuan Marco pada Vio membuat Vio nyaman.
Marco ingin membuat Vio senang. Mereka memesan makanan spaggheti saja untuk makan malamnya.
"Marco? Kau makan malam di sini juga? Vio?" tanya Adrian yang sudah berada di nelakang mereka.
Adrian memang akan mengajak Monica makan malam. Tapi setelah melihat Vio dan Marco pergi bersama, dia memgikuti mobil Marco dan kebetulan sekali mereka menuju hotel untuk makan malam.
Sehingga dia dengan tak tau malunya juga mengajak Monica makan di sana dan berpura-pura tak tau jika ada Vio dan Marco yang juga makan di sana. Heh, licik sekali Adrian ini.
"Adrian? Monica? Kalian makan malam di sini juga? Iya aku mengajak Vio makan." ucap Marco dan Vio hanya tersenyum canggung melihat kedua orang di hadapannya itu.
"Iya kami juga makan malam di sini. Boleh kami bergabung?" tanya Adrian dan itu membuat Monica tak suka. Begitu juga dengan Vio.
Tapi Marco mengiyakan saja ajakan makan bersama, dengan Adrian dan Monica. Selama makan malam tak ada pembicaraan. Kedua lelaki itu hanya terus mencuri-curi pandang pada Vio. Dan Vio hanya bisa menunduk saja.
Vio sangat tak suka dalam kondisi seperti ini. Apalagi ada Monica. Dia jadi merasa semakin tak nyaman. Sedang Monica yang terus melihat Adrian merasa semakin kesal.
__ADS_1
Selesai makan, Marco lebih dulu pamit dan pergi bersama dengan Vio. Dan Adrian pun mengajak Monica pulang.
"Adrian, apa aku tak bisa memiliki cintamu?" tanya Monica yang lagi-lagi membuat Adrian pusing dengan pertanyaannya. Mereka baru saja masuk ke dalam mobil.
"Maaf Monica. Aku kan su.." belum selesai Adrian mengucapkan perkataannya, Monica sudah mencium Adrian lebih dulu. Dia menekan bibirnya dalam pada bibir Adrian.
Dan Adrian reflek mendorong paksa tubuh Monica. Hingga membuat Monica terdorong di sandaran kursi mobil Adrian.
"Apa yang kau lakukan ini Monica?" bentak Adrian yang tak suka dengan sikap lancang Monica.
"Aku mencintaimu Adrian. Aku tak suka jika kita sedang bersama tapi matamu hanya melihat Vio. Aku yang menyukaimu. AKU." teriak Monica yang sudah meneteskan air matanya.
Karena dia tak ingin menyakiti hati Monica. Dia sudah menganggap Monica sebagai temannya. Dia tak ingin merusak hal itu.
"Apa susah bagimu untuk menyukaiku Adrian? Kita sudah 3 tahun berteman. Aku bahkan sudah selama itu menyukaimu. Apa sama sekali tak ada rasa suka padamu terhadapku?" tanya Monica.
Dia sudah sangat kesal. Sehingga semua pikirannya dia keluarkan pada Adrian saat ini.
"Maafkan aku Monica. Aku tak bisa menyukaimu." jawab Adrian dengan mengelus rambut Monica. Dia tak ingin membuat Monica semakin marah.
__ADS_1
"Apa karena Vio? Apa kau selama ini tak dapat menyukaiku karena kau sudah menyukai Vio? Apa benar begitu Adrian? Katakan padaku. Aku ingin mendengarnya dari mulutmu. Apa kau menyukai Vio?"
Adrian
Violetta
Monica
Marco
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
__ADS_1