My Bride Violetta

My Bride Violetta
Bukti foto


__ADS_3

Hingga malam harinya Adrian juga belum menemukan keberadaan Vio. Padahal dia sudah mengerahkan semua anak buahnya. Tapi semua jejak Vio seolah-olah menghilang begitu saja. Sampai akhirnya ada seseorang yang mengaku melihat Vio di bawa oleh dua pria bertubuh besar.


"Apa kau yakin pernah melihatnya?" tanya Adrian yang juga ikut menanyakan pada pria itu dengan memperlihatkan foto Vio yang ada di ponselnya.


"Bagaimana kejadiaannya?" tanya Adrian yang sudah tak sabaran. Masalahnya besok adalah hari pernihakan mereka. Dan kedua keluarga belum mengetahui jika Vio menghilang.


"Saya melihat nona ini turun dari lift dengan sedikit berlari. Namun saat akan mencegat taxi ada dua pria bertubuh besar lewat dan nona itu tiba-tiba saja pingsan. Saya juga tak paham mereka melakukan apa pada nona itu. Setelah itu mereka membawa nona ini naik ke dalam mobil bak." jelasnya dan Adrian yang sudah semakin panik.


"Ini memang penculikan Morgan." ucap Adrian sambil menyugar rambutnya dan menoleh pada Morgan. "Lalu apa kau melihat plat mobilnya atau apapun yang bisa membawa kami untuk mengetahui di mana mereka membawanya?" tanya Adrian sambil menggulung lengan kemejanya hingga sikutnya.


Seharian ini dia dengan Morgan beserta anak buahnya terus mencari keberadaan Vio. Sedang Maria menghandle semua pekerjaan dan menyembunyikan masalah hilangnya Vio.


"Oh ini, saya diam-diam memfoto plat mobil mereka dan saat kejadian juga sempat saya foto. Takutnya memang itu adalah penculikan. Ternyata saya benar. Dan ini foto yang berhasil saya ambil." pria itu memperlihatkan foto yang dia potret saat kejadian.


"Kirimkan ke ponsel saya. Ini no ponsel saya."

__ADS_1


"Terima kasih tuan sudah membantu saya. Saya akan memberikan harga yang pantas untuk anda. Morgan," ucap Adrian dan memerintahkan Morgan untuk mengurus orang yang sudah membantu mereka ini dengan memberikan bayaran yang pantas.


"Terima kasih tuan."


Mereka pun segera mencari plat no. yang ada di foto dengan menggunakan kekuasaan Adrian yang di bantu pihak kepolisian.


Setelah di telusuri ternyata mereka membawa Vio ke sebuah tempat yang cukup jauh jaraknya dari sana. Mereka pun tak ingin buang-buang waktu dan mereka segera berangkat ke sana.


Flashback on...


"No.nya tak tersimpan di ponselku. Siapa ya? Apa Maria?" tanya Vio saat melihat nomer telepon yang tak tersimpan di ponselnya. Tak lama setelah itu ada panggilan masuk dari nomer outline perusahaan.


"Iya, dengan siapa?"


"Maaf dengan nona Vio? Ada masalah di kantor. Dan tuan Adrian sedang membutuhkan anda sekarang. Apa bisa nona berangkat ke kantor sekarang?"

__ADS_1


"Eh, iya saya akan ke kantor sekarang. Tapi ada apa dengan tuan Adrian?" tiba-tiba teleponnya terputus. Tapi krena Vio bingung dan khawatir karena wanita yang di telepon tadi mengatakan tentang Adrian, sehingga Vio tanpa berpikir lagi langsung bersiap berangkat ke kantor.


"Ada apa dengan Adrian? Aduh kenapa ponselku lupa di bawa? Akh sial!. Biar saja yang penting aku harus sampai kantor dulu saja."


Ting...


Saat lift terbuka Vio sedikit berlari menuju taxi yang sudah dia pesan. Namun saat akan menuju taxi ada dua orang pria yang lewat di belakang Vio dan menyentuhkan listrik kejut pada Vio sehingga Vio langsung pingsan dan mereka membawa Vio ke dalam mobil bak.


"Kami sudah membanya boss. Apa kami langsung membawa wanita ini ke sana boss?" tanya pria bertubuh besar itu yang sedang menghubungi boss mereka.


"Bawa saja ke sini cepat. Aku sudah menunggu kalian. Ingat, jangan sampai ada jejak yang kalian tinggalkan."


"Baik boss."


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2