My Bride Violetta

My Bride Violetta
Panggilan sayang Adrian


__ADS_3

Sudah sebulan sejak Adrian mengatakan perasaannya pada Vio, sejak saat itu juga hubungan mereka menjadi semakin dekat. Adrian juga masih suka mencuri ciuman bibir Vio saat dia tidur, karena dia sungguh belum ingin melakukan sentuhan seperti itu dengan lelaki.


Jaman sekarang, mana ada yang bersih saat menjadi sepasang kekasih? Yang ada mereka justru saling bergelut di atas ranjang.


Sedang kedua orang ini masih bisa bertahan. Karena Adrian memang sudah terlanjur memilih Vio untuk mengisi hatinya. Bahkan Adrian sekarang sangat posesif sekali dengan Vio. Untuk sekedar berjabat tangan dengan Marco saja Adrian harus menemaninya. Dia cemburu sekali jika Vio sudah berdekatan dengan Marco.


Dan Monica sejak kepergiannya malam itu ke club yang di temani Morgan sudah tak pernah lagi muncul di depan Adrian maupun datang walau sekedar meeting di kantor. Setiap di tanya paman Alfonso selalu tersenyum dan lebih memilih menghindari dari pertanyaan itu.


"Sweety, nanti malam kita makan malam di luar mau?" tanya Adrian. Itulah panggilan sayang Adrian pada Vio. Dia sudah banyak belajar dari internet mengenai cinta. Semua tentang cinta dia pelajari.


"Boleh, terserah kau saja Adrian." jawab Vio yang masih sibuk dengan pekerjaannya di sofa ruang kerja Adrian. Sedang Adrian sibuk memandangi kekasih hatinya ini.

__ADS_1


Sekarang ini mereka sedang bekerja di ruangan Adrian. Karena Vio memang butuh untuk membahas masalah pekerjaan dengan Adrian. Dia juga butuh tanda tangan dan persetujuan Adrian.


"Sweety kenapa kamu semakin hari semakin cantik saja?" tanya adrian. Vio hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tingkah Adrian.


"Sweety, kenapa kau selalu tak ingin memanggilku dengan panggilan sayang? Kita sudah satu bulan lebih melewatinya bersama." mulai lagi Adrian memprotes panggilan Vio.


Bukannya Vio tak ingin memanggil Adrian dengan panggilan sayangnya. Posisi mereka adalah boss dan asisten. Dia hanya ingin menghormati Adrian dengan tidak bertindak lancang.


Sedang Vio adalah tipe pekerja profesional. Meski menjadi sepasang kekasih dia tak ingin melebihi batasannya kecuali dia adalah seorang istri. Itu akan sangat berbeda.


"Kau sudah tau alasanku Adrian. Pekerjaanku sudah selesai. Aku akan kembali ke ruanganku. Ada yang lain yang kau perlukan Adrian?" tanya Vio sebelum dia pergi dari ruangan Adrian.

__ADS_1


"Aku masih merindukanmu sweety. Bekerjalah di sini. Agar aku lebih mudah untuk memelukmu seperti ini." Vio hanya mencibir saja kelakuan Adrian yang manja seperti ini. Dia hanya mau di peluk seperti ini olehnya.


Tok.. tok..


Vio segera melepas pelukannya dan kembali bersikap profesional. Sedang Adrian sudah berdecak kesal dengan orang yang mengetuk pintu ruangannya. Meski Morgan dan Maria sudah mengetahui hubungan mereka, tapi Vio masih sangat profesional.


"Maaf tuan mengganggu anda. Ini ada proposal yang di ajukan oleh perusahaan Dominic untuk kerja sama dengan anda." ucap Morgan. Dan Vio memilih pergi dari ruangan Adrian.


Vio masih bertahan dengan Adrian karena Adrian selalu menerima penolakannya itu. Itu artinya Adrian memang benar-benar cinta dengannya. Dan itu yang Vio selalu ingat dalam dirinya. Karena tak ada lelaki yang mau berhubungan lurus-lurusan seperti apa. yang mereka lakukan ini.


Bahkan jika itu orang lain sudah pasti mereka setiap hari melakukan hubungan suami istri. Tapi mereka tidak. Padahal Vio jelas sangat tau kebutuhan Adrian. Terkadang saat adrian mulai ingin meminta kecupan darinya saja burung yang di bawah bangun. Sial!

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


__ADS_2