My Bride Violetta

My Bride Violetta
Itu bukan aku sweety


__ADS_3

Sekarang Vio dan Adrian sudah resmi menjadi sepasang suami istri. Adrian terus saja tersenyum bahagia. Tak bosan-bosannya dia memandangi wajah istrinya yang cantik sekali. Sampai membuat Vio malu.


Saat ini keduanya sedang berdansa dengan tamu yang lain juga. Menikmati alunan lagi yang begitu enak di dengar.


Vio yang menyandarkan kepalanya di dada suaminya, juga terus mengulas senyum. Tapi ada yang sedang Vio pikirkan. Entah apa itu, tapi Adrian melihat itu. Nanti setelah acara selesai mungkin dia akan bertanya kepada istrinya.


Sekarang para tamu masih menikmati santap makan mereka yang sudah di sajikan oleh keluarga Adrian. Banyak sekali makanan yang tersaji dan semua itu adalah masakan para koki terkenal yang Ella panggil.


"Sayang, akhirnya Adrian menikah. Sebentar lagi kita akan memiliki seorang cucu sayang." ucap Ella yang masih berada di pelukan Victor dan matanya terus melihat anak dan menantunya yang berdansa. "Sayang, apa nanti malam Adrian akan langsung melakukan malam pertamanya ya?" tanya Ella dengan tawanya.


Bisa-bisanya yang di tanyakan hal seperti itu. Ya jelas saja, sepasang kekasih yang di tunggu jika selesai menikah ya malam pertama. Ada-ada saja istrinya ini. Atau mungkin dia hanya ingin memancing suaminya? Mungkin kode pikirnya.


"Kenapa yang di tanyakan hal itu honey? Kita juga masih bisa, kita masih muda. Kau dan aku bahkan tak terlihat tua sama sekali. Keriput saja tidak ada di wajah kita."


"Maksud aku Adrian sayang, bukan kita. Apa Vio akan malu-malu sepertiku dulu?" ucap Ella yang semakin tertawa dengan kerasnya dengan menutup mulutnya.


"Iya tapi kita juga bisa kalau mau honeymoon lagi. Setiap hari saja kita masih melakukannya. Atau kita butuh liburan honey?" ucap Victor dengan bangganya. Benar juga kata suaminya. Mereka sedikit pun tak pernah absen, absen hanya saat Ella periode saja. Ella jadi terkekeh dengan tingkahnya sendiri.


"Mom, dad, apa yang sedang kalian tertawakan? Aku kenapa kalian lupakan?" ucap Naura yang tiba-tiba sudah berada di antara keduanya yang sedang asyik berdansa. "Aku juga mau berdansa dengan kalian." lanjutnya dengan mulut yang sudah maju.


"Maaf wanita cantikku, kami sedang membahas kakakmu. Kemarilah. Mau berdansa dengan daddy?" ucap Victor yang memberikan tangannya untuk mengajak anak bungsunya berdansa.


Ella pun memilih untuk menikmati makanannya bersama kedua sahabatnya Steven dan Jenny.

__ADS_1


Karena waktu semakin malam, para tamu satu-persatu sudah mulai banyak yang pulang. Pasangan pengantin juga sudah masuk ke dalam kamarnya. Malam ini Adrian dan Vio akan tidur di mansion untuk sementara. Tapi besok mereka akan tinggal di apartemen selama mansion baru yang di beli Adrian dalam proses renovasi.


Vio membuka jepitan dan hiasan rambutnya di dalam kamar mandi kamar Adrian.


Klek...


"Mau aku bantu sweety," tanya Adrian yang ikut masuk ke dalam dan langsung membantu Vio melepaskan hiasan rambut istrinya. Vio hanya mengangguk dan melempar senyumnya pada Adrian.


"Adrian terima kasih." ucap Vio dan Adrian mencium puncak kepala Vio begitu lembut.


"Tak perlu ada kata terima kasih di antara pasangan suami istri sweety. Kau adalah aku, dan aku adalah kau." ucap Adrian masih sambil membantu Vio melepas hiasan rambutnya.


"Kau gantilah pakaianmu, aku akan menyiapkan air hangat untukmu dan pakaian ganti untukmu." ucap Vio tanpa mau melirik ke arah Adrian dan sedikit berlari. Dia berdiri dan keluar dari kamar mandi. Adrian tersenyum, dengan tingkah canggung Vio yang menurutnya lucu.


Adrian langsung mendekat dan memeluk Vio dari belakang. Dia juga mengecup rambut dan ceruk leher Vio yang wangi sekali.


"Adrian kenapa belum memakai pakaianmu? Aku sudah menyiapkannya di atas tempat tidur." Vio merasakan dada Adrian yang kotak-kotak dari punggungnya. Pakaian tidur yang ia kenakan sangat tipis sehingga terasa sekali tubuh Adrian tercetak di punggungnya.


"Untuk apa pakai pakaian kalau nanti juga di buka sweety?" bisik Adrian di telinga Vio. Dan itu membuat Vio merasa geli. Dan bulu-bulu di lengannya serasa merinding.


"Sayang pakai pakaianmu dulu sana." ucap Vio yang semakin malu dengan perlakuan suaminya padanya.


"Eh.. sayang? Kau memanggilku sayang sweety? Coba katakan lagi padaku." Adrian membalik tubuh Vio untuk melihat wajah cantiknya yang segar sekali selepas keramas.

__ADS_1


"Sayang." ucap Vio ragu-ragu dengan menggigit bibir bawahnya. "Sayang, aku mencintaimu." lanjut Vio yang semakin dalam menggigit bibirnya. Adrian memandang dalam mata Vio dan dia juga menggigit bibirnya.


Cup...


Adrian langsung menyerang bibir Vio dengan tak sabaran. Bahkan handuknya sudah jatuh di lantai dan poloslah tubuh Adrian sekarang. Dia juga mulai mendorong tubuh Vio dan sampai jatuh di ranjang.


"Sayang..." Vio melepas tautan bibirnya dan tak sengaja melihat milik adrian yang begitu besar dan panjang. Dia hanya bisa menelan salivanya dan menggigit bibirnya semakin dalam.


"Apa kurang segini sweety?" tanya Adrian yang melihat miliknya juga sebentar dan tersenyum nakal pada Vio.


"Sayang, boleh aku bertanya padamu?" ucap Vio yang ingat sesuatu yang ingin dia tanyakan pada Adrian. Adrian pun duduk di samping Vio masih dengan miliknya yang menjulang tinggi. Astaga apa tak bisa bagian itu di tutup dulu. Sengaja sekali.


"Apa yang ingin kau tanyakan sweety?"


"Saat aku di culik. Monica memberikan foto dirimu... sedang melakukan.. sesuatu dengan..." Vio tak sanggup harus bertanya seperti apa. Ucapannya tercekat di tenggorokan. Tapi Adrian yang mengerti berdiri dan mengambil sesuatu di dalan tasnya.


"Aku tau apa yang kau ingin tanyakan sweety. Ini bukan maksudmu? Aku sudah mencari tau soal ini sweety." Adrian memberika amplop yang di dalamnya ada foto yang pernah Vio lihat dan yang satu lagi dengan foto yang sama tapi sangat berbeda karena itu bukan orang yang sama.


"Ini.. maksudnya..?"


"Benar sweety, mereka sudah merekayasa wajahku. Yang sedang melakukan hubungan ranjang dengan Monica itu bukan aku. Tapi pria yang menyukai Monica sejak dulu. Itu bukan aku sweety."


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤

__ADS_1


Jangan lupa follow IG Shakila blue


__ADS_2