My Crazy and Possesive Mafia

My Crazy and Possesive Mafia
BAB 24 (Pertemuan Dua Keluarga Elit)


__ADS_3

Di mansion Mateo


Tampak gadis cantik itu baru saja bangun dari tidurnya.Ia begitu lelah.Sekujur tubuhnya sakit dan bagian bawahnya terasa sangat perih.Ia berdesis kesakitan.Gadis itu duduk lalu bersandar di headboard.


"Hei,kau sudah bangun?.Mari aku bantu kau harus membersihkan dirimu" tanya Luzio.Luzio baru saja keluar dari Walk-in closet,ia sudah berpakaian rapih.


Namun bukannya menanggapi ucapan Luzio,gadis itu justru malah menangis.


"Hiks,hiks.Kau jahat padaku!"gadis itu tampak masih marah pada Luzio.


Luzio memeluk gadis manisnya itu.


"Maaf,aku akan bertanggung jawab,aku akan menikahi mu secepatnya.Aku dan kakek ku akan ke mansion mu sekarang juga.Aku akan menanggung segala konsekuensinya.Maaf kan aku,aku begitu marah saat melihatmu bermesraan dengan lelaki lain" ucap Luzio yang berusaha menenangkan sang gadis,Ia mengelus rambut sang gadis sang terdiam di pelukannya itu.


"Tapi bagaimana jika papi dan kakakku membunuh ku?Lagi pula aku masih kuliah"ucap gadis itu sambil menangis.


"Tidak akan, percayalah padaku.Mereka sangat menyayangi mu,masalah kuliahmu,kau masih tetap bisa berkuliah walaupun kita sudah menikah bukan?.Jadi apa yang kau takutkan"


Gadis itu diam,ia masih menangis di pelukan Luzio.Setelah Nicolette tenang,Luzio menyuruhmu untuk mandi dan bersiap-siap karena mereka akan ke mansion keluar Nicole.


Setelah semua siap,merekapun berangkat menuju kediaman keluarga Nicole.


Sepanjang jalan Nicolette hanya diam.Ada banyak hal yang ia pikirkan sekarang.Ia bahkan belum lulus kuliah dan,apa?menikah? Nicolette sama sekali tidak pernah memikirkan hal seperti itu sebelumnya.Bahkan menjalin hubungan yang seperti teman-temannya pun ia belum pernah.Akankah rumah tangganya nanti baik-baik saja?.


Sebenarnya jauh di dalam lubuk hati Nicolette sudah ada perasaan yang tumbuh untuk Luzio.Tapi,ia tidak yakin apakah perasan itu bisa bertahan lama.Dia sangat merasa kacau sekarang.Pikirannya melanglang buana ke angkasa.Ia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nantinya jika keluarganya tahu yang sebenarnya.Tapi mau bagaimana lagi.Nicolette tidak mungkin mengatakan bahwa dirinya di paksa meskipun memang kenyataannya begitu.Karena munafik sekali jika ia mengatakan di paksa padahal ia juga ikut menikmatinya.Ah ingin sekali rasanya Nicolette menghilang dari bumi sekarang juga.


......................


Mansion keluarga Nicole.


Tampak ada empat mobil memasuki mansion keluarga Nicole.Satu mobil yang membawa Luzio dan Nicolette,satu mobil lagi membawa sang kakek,yaitu tuan Mateo dan sisanya adalah mobil bodyguard mereka.


Pintu gerbang terbuka setelah penjaga gerbang tahu bahwa ada Nona mereka di dalamnya.Semua penjaga mansion itu tampak terkejut melihat Nona mereka membawa rombongan.


Pintu utama mansion terbuka menampakkan tuan dan nyonya Nicole sedang duduk di ruang tamu.Mereka terkejut dan langsung berdiri.

__ADS_1


"Nicolette,ada apa ini?kau tidak membuat masalah kan?tanya Tuan Lucas yang terkejut.Nicolette tidak menjawab,ia hanya diam dan raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sedang kacau sekali sekarang.


"Em, sebelumnya silahkan duduk dulu,Tuan"ucap Nyonya Laurenzio kepada kedua tamunya itu.


Setelah mereka semua duduk,Tuan Mateo mulai membuka pembicaraan.


"Begini Tuan dan Nyonya,sebelumnya perkenalkan saya Mateo Constanzo.Saya adalah kakek dari Luzio Mateo.Saya selaku sang kakek meminta maaf atas perbuatan cucu saya dan saya juga meminta maaf karena gagal mendidik cucu saya.Cucu saya bersedia untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas perbuatannya kepada putri anda"Tuan Mateo berhenti sejenak.Ia mengumpulkan kekuatan untuk mengatakan hal tadi.


"Memang apa yang sudah cucu anda perbuat kepada putri saya?" tanya Tuan Lucas lagi.Ia bingung mendengar penuturan dari tuan Mateo barusan.


"Kakek tidak usah bicara lagi biar saya saja"Sergah Luzio.Ia memantapkan diri untuk mengatakannya sendiri.


"Saya telah meniduri Nicolette!"


Tuan Lucas langsung berdiri dan bugh!


Satu bogeman mentah mendarat di wajah tampan lelaki itu.Luzio tersungkur,kemudian kerah bajunya di tarik oleh Tuan Lucas.Rahang tuan Lucas mengeras dan sorot matanya berubah menjadi merah.Ia begitu marah saat ini.


"Breng-sek kau baji-ngan,bia-dap!"


Ia terus menghajar Luzio membabi buta.Sang kakek hanya diam saja,ia tahu cucunya memang salah dan ia tidak akan membela cucunya itu.Sementara Nicolette menangis di pelukan nyonya Laurenzio.


Kini Lzio sudah babak belur di tangan Tuan Lucas.Nicolette melihat menjadi tidak tega.Ia bersimpuh di hadapan papinya.


"Pi,tolong jangan pukul dia lagi.Aku tau dia salah tapi ini tidak sepenuhnya kesalahannya Pi.Aku juga salah.Sudah Pi aku mohon"ucap gadis itu sambil menangis.


"Kenapa kau malah melindunginya?Papi dan mami sudah payah menjagamu dan dia dengan seenaknya merusak mu.Mau di taruh mana muka papi jika orang-orangnya tau hal ini Nicolette?!Papi kecewa padamu"Ucap tuan Lucas penuh rasa kecewa dan amarah


"Sa,saya akan bertanggung jawab sepenuhnya atas perbuatannya saya.Saya akan menikahi Nicolette,tuan"ucap Luzio terbata-bata.


Kini suana di ruang tamu itu menjadi hening beberapa saat.Tampak Tuan Lucas sendang memijat pelipisnya.


"Aku tidak tau harus ku apakan cucumu ini tuan Mateo.Tapi semua sudah terjadi"


"Sayang,duduk dulu ya?"Pinta nyonya Laurenzio sambil mengarahkan suaminya tersebut untuk duduk.

__ADS_1


Setelah keadaan agak sedikit tenang,Tuan Lucas mulai berbicara kembali.


"Baiklah,jadi apa yang akan kau lakukan Luzio?!" tanya tuan Lucas.


"Aku akan menikahi putri anda secepatnya Tuan,bahkan besok atau lusa juga bisa"jawab Luzio tanpa ragu sedikitpun.


"Aku akan menjaganya,aku tidak akan pernah menyakitinya sedikitpun.Akan ku jamin kebahagiaannya lahir dan batin"tuturnya lagi.


"Baiklah, buktikan semua omongan mu.Pernikahan kalian akan di langsungkan tiga hari lagi"Jawab tuan Lucas.


"Princess,kau obati luka laki-laki kurang ajar ini"Titah tuan Lucas kepada putrinya.Nicolette pun mengangguk.Ia membawa Luzio ke kamarnya untuk mengobati lukanya.Sementara Tuan Lucas dan istrinya masih di ruang tamu untuk membahas pernikahan mereka dengan Tuan Mateo.


Sebenarnya Tuan Mateo sangat malu dengan tingkah laku cucunya itu.Ia tidak habis pikir kenapa seorang CEO dan ketua mafia seperti Luzio menjadi sangat bodoh begitu mengenal cinta.


......................


Di kamar Nicholette.


"Tahan ya,jika sakit bilang saja"ucap Nicolette sambil mengobati luka di wajah Luzio.Luzio hanya diam.Sebenarnya luka dan lebam di wajahnya tidak terlalu menyakitkan.Ia malah fokus memandangi wajah gadis manisnya itu yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.


"Kau kenapa selalu secantik ini Hem?"


Mendengar pertanyaan Luzio, Nicolette lalu menekan memar di pipi Luzio yang membuat empunya meringis kesakitan.


"Hei, om-om me-sum gila!.Di saat-saat seperti ini kau masih sempat-sempatnya mengeluarkan kata-kata gombal mu itu.Bagaimana rasanya di hajar papiku?enak bukan?itu belum seberapa, tunggu saja ketika kakakku nanti sudah tahu".Gadis itu tampak kesal dengan Luzio.


Marcello memang sedang tidak di rumah sekarang.Tapi nanti ketika ia pulang dan tahu apa yang terjadi,jangan harap Luzio bisa selamat dari amarahnya.Meskipun Marcello bukan kakak kandungnya,tapi Marcello teramat sangat menyayangi adiknya itu.Bahkan nyawa pun akan ia berikan jika sudah menyangkut sang adik.


Luzio hanya tersenyum mendengar perkataan gadisnya itu.Dalam hatinya berkata bahkan ia rela mati demi gadis itu apa lagi jika hanya pukulan kecil seperti ini.


Tiba-tiba,brak!


Suara pintu kamar Nicolette yang di buka kasar oleh seseorang.Nicolette terkejut.Laki-laki dengan aura seperti ingin membunuh datang dan menghampiri Luzio lalu menghajarnya lagi.


...****************...

__ADS_1


Halo guys, terimakasih untuk yang sudah mampir.Jangan lupa vote dan berikan author dukungan ya🤗


BORAHAE SELAUT 💜


__ADS_2