My Crazy and Possesive Mafia

My Crazy and Possesive Mafia
BAB 52 (Masih Tentang Benvolio Zico)


__ADS_3

Baru saja tadi pagi ia merasa bersyukur atas kehidupannya,dan sekarang ingin sekali rasanya ia mengumpat kasar dan memaki-maki semuanya.Ia sangat stres berurusan dengan pekerjaannya sedangkan sahabatnya itu mungkin sedang sibuk bercinta dengan istrinya.Jika sudah seperti ini ingin sekali rasanya ia juga menikah agar bisa beralasan tidak masuk kerja.Namun apalah daya,ia seorang lelaki single..


Ia menatap makanan di depannya,kini semua terasa hambar.Ia kemudian berjalan menuju ruangan tempat klien tuannya yang sudah menunggunya tadi.


Sesampainya di sana ia langsung menyapa klien tuannya itu.


"Selamat sore Tuan Marcus.Maaf telah membuat anda menunggu.


"Oh,tuan Ben, selamat sore.Tidak apa-apa,aku tau anda pasti sangat sibuk mengingat Tuan Luzio cuti hari ini." Klien bosnya itu tersenyum ramah.


Mereka lalu membicarakan masalah kerja sama mereka.Tuan Marcus adalah seorang pengusaha yang perusahaannya bergerak di bidang properti.Bekerja sama dengannya tidak akan rugi sama sekali.Tapi jika perusahaan lain merasa bangga dan sangat beruntung saat bekerja sama dengan tuan Marcus,kali ini tidak.Justru Tuan Marcus lah yang bangga dan merasa sangat beruntung bisa bekerja sama dengan perusahaan milik Luzio.Mengingat Mateo Group adalah perusahaan terbesar nomor satu di beberapa benua.


Setelah pertemuan selesai,ia kembali mengerjakan berkas-berkasnya lalu memeriksa jadwal yang harus ia gantikan.


Di tablet itu tertulis bahwa semua kegiatan hari ini telah selesai.Benvolio pun tersenyum senang.Ia merapikan barangnya lalu bergegas pulang.


Ia sudah menghubungi Luzio,ia berencana ingin ke club malam ini.Kebetulan Dewi Fortuna memihaknya malam ini.Ia di beri izin.


......................


Malam hari di sebuah club.


Benvolio baru saja memasuki area penuh maksiat tersebut.Ia melihat ke kanan dan kiri.Isi ruangan itu di penuhi oleh dentuman musik,beberapa orang yang menari ria di alam bawah sadarnya,dan ada yang sedang berusaha menggoda satu sama lain.Bahkan di sofa pojok saja ada yang sedang bertaut lidah.


Benvolio lalu duduk di kursi dekat bartender.


"Selamat malam tuan,ingin pesan apa?." Tanya bartender itu ramah.


"Seperti yang biasa." jawab Benvolio singkat.


Kemudian dengan cekatan bartender tersebut menyiapkan sebotol Vodka dengan kadar alkohol tinggi dan tak lupa beserta gelasnya.

__ADS_1


Saat ia sedang menikmati minumannya,pemilik club tersebut datang menyapanya.


"Tuan Benvolio,apakah anda tidak ingin memesan menu spesial?." Tanya Roberto yang merupakan pemilik club tersebut.


Benvolio tersenyum mendengar penawaran Roberto.Menu special yang di maksud adalah ruangan VIP lengkap dengan seorang ja-lang yang baru.Ya,Luzio memang tidak pernah memesan ja-lang yang sudah berkali-kali di jamah pelanggan.Ia hanya akan mau memesan yang masih bersegel atau paling tidak baru satu kali memuaskan pelanggannya.Ia takut tertular penyakit ke-lamin.


Melihatnya yang tersenyum, Roberto segera menyerahkan kartu akses.


"Ambillah tuan,di sana sudah ada yang menunggu anda." Ucap Roberto tersenyum.


Benvoliopun segera masuk ke ruangan yang di tunjukkan oleh pemilik club tersebut.


Benvolio segera masuk dan menutup kembali pintu tersebut.Ia langsung tergoda begitu melihat seorang wanita bertubuh sexy berparas cantik yang hanya mengenakan pakaian minim sedang duduk di pinggir ranjang tersebut.


"Hai baby,yang kau tunggu sudah datang." Benvolio segera berjalan mendekati wanita tersebut.Ia membuka semua kancing kemejanya.


"Kemarilah tuan,aku akan memuaskan anda malam ini."


"Ahsssss,damn!.It's so nice baby." Rancaunya sambil memegang kepala gadis tersebut yang tengah sibuk melahap miliknya.Beberapa menit kemudian, Benvolio yang sudah tidak sabar langsung mengukung wanita tersebut.


Ia juga tidak kalah ganas.Ia menarik tali pakaian wanita tersebut hingga terpampang dengan jelas dua buah gundukan kenyal.


"Kau pandai merawatnya." Pujinya saat menyentuh benda kenyal tersebut.Ia merasa itu masih kenyal berbeda dengan milik ja-lang lainnya yang sudah agak turun karena terlalu sering di sentuh.


Benvolio melahap gundukan tersebut bahkan sesekali mengigitnya.Wanita tersebut melenguh merasakan kenikmatan.


Benvoliopun tidak lupa memberi banyak tanda di area leher dan di belahan dada wanita tersebut.


"Ahhhh Mr. more please." Wanita itu tengah memohon.


Benvolio sangat merasa terangsang saat melihat ekspresi wanita di bawahnya tersebut.Namun ia ingin bermain-main sebentar dengan memasukan satu jarinya di milik wanita tersebut.

__ADS_1


Setelah puas, Benvolio membalik posisi mereka sehingga wanita tersebut berada di atasnya.


"Kau bilang ingin memuaskan ku bukan?,maka lakukanlah." Ucapnya dan wanita itu tersenyum nakal lalu segera melakukan tugasnya.


Benvolio berteriak nikmat saat wanita itu memaksa miliknya masuk kedalam milik wanita itu.Bagi wanita itu rasanya sangat menyakitkan,ini yang pertama kali baginya.Wanita itu memegangi dan menekan milik Benvolio agar bisa masuk dengan sempurna.


Hingga "Akh!" teriak wanita itu saat milik Benvolio sudah masuk sempurna.


Wanita itu diam sejenak sambil menahan rasa sakitnya.Benvolio tau dan mengerti.


"Kau boleh memacunya saat rasa sakitnya agak mereda." Ucap Benvolio di bawah sana sambil memegang dua buah gundukan kenyal.


Beberapa saat kemudian wanita itu mulai "mengendarai" nya dengan lihai dan brutal.Bagaimana bisa pemula bisa begitu liar?.Tapi itulah kenyataannya.Wanita itu pandai memuaskan Benvolio.


Suara decapan dan de-sahan menggema di ruangan tersebut.Kasur yang tadinya rapih kini kusut berantakan dengan bercak darah.


Wanita itu terus mengendarainya hingga beberapa pelepasan bahkan kadang ia melakukan pelepasan di mulut wanita tersebut.


Ya begitulah kehidupan seorang Benvolio Zico.Di balik kesibukannya ia menyempatkan diri untuk bercinta dengan wanita yang berbeda-beda.Namun kadang ia juga merasa jenuh karena selalu sendirian.Ia terkadang merasa ingin hidup normal memiliki kekasih lalu menikah seperti sahabatnya itu.Hanya saja sifatnya yang dingin dan kaku itu membuatnya masih terus menyendiri.


......................


Waktu menunjukkan pukul tiga dini hari.Benvolio baru saja menyelesaikan percintaan panasnya dan sang ja-lang tersebut sedang tertidur pulas karena kelelahan.


Benvolio segera mandi.Setelah mandi ia kemudian memakai kembali pakaiannya.Ia menulis nominal di sebuah cek.Angka tersebut mencapai dua digit di ikuti beberapa angka nol.Benvolio ingin memberi sedikit hadiah karena wanita itu sudah memuaskannya lebih dari pada para ja-lang sebelumnya.Lalu ia meletakkan cek tersebut di nakas dan pergi meninggalkannya wanita tersebut.Ia berencana akan tidur ke markas karena jarak club ke mansion agak jauh dan besok juga ia harus bekerja.


......................


Kalo Ben di kasih pasangan juga cocoknya sama wanita tipe gimana ya? apa yang pendiem,lemah lembut atau yang galak pemberontak kayak Nicolette?


Readers,aku butuh saran mu🙏🤗

__ADS_1


ILY SEMUA READERSKU 💜


__ADS_2