My Crazy and Possesive Mafia

My Crazy and Possesive Mafia
BAB 63 (Hanya Boneka)


__ADS_3

Ia begitu marah saat tau siapa yang menghubungi istrinya.......


"Bastard Dante is Calling" begitulah tulisan yang tertera di layar smartphone milik istrinya,setelah itu ia menaruh kembali smartphone tersebut.


Ia memandang wajah teduh Nicolette yang tengah tertidur dengan damai.Kemudian mendaratkan sebuah kecupan singkat.


"Kau ini mengesalkan sekali sayang,caramu ini harus membuat ku mati-matian menahan cemburu.Apa lagi si sialan itu semakin dekat dengan mu." Monolognya lalu bangun dan bergegas mandi.


...****************...


Nicolette yang tengah tertidur perlahan terbangun karena sebuah kecupan di bibirnya,sementara pelakunya hanya tersenyum.


"Ish kau ini!.Aku masih mengantuk dan badanku rasanya remuk." Keluhnya sambil cemberut.


Suaminya terkekeh,"Apa aku terlalu kasar?.Bisa kita ulangi lagi?."


"Apa kau mau ku bunuh sekarang?." Balasnya lagi.


"Kasar sekali istri ku ini,bangun lah lalu mandi,aku menunggumu di bawah.Ingat, perjalanan misi mu masih panjang." Ujar suaminya lagi.


Ia tersenyum,lalu bergegas menuju kamar mandi.


...****************...


Siang ini Nicolette sudah mengatur pertemuannya dengan Dante.Ya,dia sudah membuat janji untuk hangout.


"Hei,Nic.Sudah lama?." Tanya Dante yang tiba-tiba muncul.


"Tidak juga,ayo." Merekapun pergi ke sebuah tempat.


Gudang tua yang ia masuki ternyata ada pintu rahasianya dan menuju ke ruang bawah tanah yang ternyata adalah pabrik pembuatan senjata dan berbagai jenis narkotika.


Nicolette memperhatikan sekelilingnya.Pekerja di sana memberi hormat kepada mereka berdua.


Terlihat beberapa orang sibuk membuat senjata seperti revolver dan sniper.Di seberang sana tampak mesin-mesin sedang mencetak ribuan butir tablet narkotika.


Dante terus berjalan melewati mereka,hingga sampailah di sebuah ruangan mewah dengan fasilitas setara dengan apartemen milyaran rupiah.


"Duduk lah,aku akan menyiapkan minum untuk mu.Kau suka susu stroberi,bukan?." Tanya Dante kepadanya,ia mengangguk lalu duduk di sofa mewah ruangan tersebut.


Di temani susu stroberi dan wiski meraka mengobrol cukup lama hingga Dante tampak sudah mabuk.Nicolette mengaktifkan alat perekam yang ia selipkan di jam tangannya diam-diam.


"Jadi,Dante sudah berapa lama kau menggeluti dunia seperti ini?." Ia mencoba memancing lawannya itu.

__ADS_1


"Hahahaha,aku?.Ini bukan milikku Nicolette." Jawab Dante setengah sadar.


"Lalu,milik siapa?."


"Ini milik kakak ku,aku di sini hanya Boneka.Aku terlihat seolah-olah yang melakukan dan yang memiliki padahal aku di kendalikan.Miris sekali bukan?."


"Lalu siapa kakak yang mau maksud itu?."


Dante mulai menceritakan semuanya hingga membuat Nicolette tercengang.Sungguh semua di luar dugaan.


Dante yang setengah sadar tersebut menelpon seseorang untuk mengantarkan Nicolette pulang karena ia tidak mungkin bisa mengantarkan pulang.


"Maaf Nic,aku tidak bisa mengantarkan mu pulang." Ujar Dante dengan cengirannya.


Nicolette lalu keluar dari tempat itu dan dia antar oleh orang suruhan Dante.


...****************...


Nicolette tidak langsung pulang mansion,namun ia pergi ke sebuah tempat.Ia mematikan alat pelacak yang telah suaminya siapkan dan menonaktifkan handphonenya.


Di dalam sebuah ruangan,ia sibuk mengotak-atik komputernya dan mencari beberapa data.Matanya fokus memindai.


Ia terkejut begitu mengetahui apa yang baru saja ia dapatkan.Ia menyalin semuanya kedalam sebuah flashdisk.


"Oke,tampaknya ada banyak sekali hal-hal gila yang akan mengejutkanku.Setelah ini,siapa lagi yang akan membuatku terkejut?.Tapi ku rasa aku tidak perlu takut.Bukankah aku juga bisa menjadi monster?." Monolognya lalu terkekeh.Ia segera mematikan komputernya lalu keluar dari ruangan itu.


...****************...


Nicolette baru saja memasuki pintu utama,ia langsung di sambut suaminya dengan tatapan yang campur aduk.


"Kau dari mana saja?kenapa alat pelacak ku kau matikan?.Kau tau betapa gilanya aku?."Tanya suaminya beruntun.


Nicolette tersenyum lalu menjawab,"Hei,Zi.Berhentilah bersikap menggelikan.Aku habis menemukan sesuatu dan kau akan kaget jika ku beri tahu."


"Kaget? kenapa?.Cepat beritahu aku apa yang temukan sayang."


"Oke,mari kita ke ruang kerjamu." Ajak Nicolette lalu di sambut rengkuhan oleh suaminya.


Setelah sampai di ruang kerja, Nicolette memutar isi alat perekam suara dan benar saja, suaminya terkejut.


"Sayang,bagaimana bisa kau sejenius ini hem?.Kita tidak hanya mendapatkan apa yang kita cari tapi bonus lawan main yang tidak tertebak sama sekali."


"Kau lupa siapa aku?.Aku Nicolette Alessandra Charlota,jika kau lupa." Ucapnya bangga.

__ADS_1


"Tunggu,aku masih punya lagi " Ujarnya lagi lalu memasang Flashdisk ke laptop suaminya.


"Kau akan sangat menyukai ini sekaligus memerlukannya,Zi."


Setelah flashdisk tersebut terpasang,layar laptop menampilkan beberapa data-data penting.Lalu kemudian ia memutar perekam suara yang tadi.


Wajah sang suami tampak terkejut sekaligus memerah.


"Sialan,bedebah itu berani sekali menipu kita!".Ujar sang suami geram.


"Tenang,Zi.Setidaknya kita tau siapa dalangnya dan aku jamin kali ini kita tidak akan di tipu lagi.Dan perihal Dante entah mengapa aku beranggapan bahwa sebenarnya ia orang baik,hanya saja ia terpaksa harus melakukan semuanya."


Dante menarik dagu istrinya dengan lembut namun di iringi dengan tatap tajam,"Apa kau mulai menyukainya,b-a-b-e?."Tanya sang suami dengan penuh penekanan.


"Oh ayolah,Zi.Tidak lucu sekali jika kau beranggapan bahwa aku menyukainya hanya karena aku bilang dia baik."Jawabnya sambil memutar bola matanya malas.


Luzio menyeringai lalu berkata,"Baguslah jika kau tidak menyukainya,karena jika itu sampai terjadi akan ku cabik-cabik tubuhnya dan akan ku cincang lalu ku ***** dengan mesin penggiling daging."


"Hentikan Zi,aku mual mendengarnya."


Suaminya lalu menariknya wajahnya hingga wajah mereka saling menempel.


"Dengar,aku begitu mencintaimu dan menyayangi mu.Bahkan aku mati sekalipun,arwah ku tidak akan membiarkan siapapun mendekati mu.Kau mutlak milikku."


Dan chup...


Kecupan,lalu ******* halus mendarat di bibir merekah miliknya.Ia pun tebawa suasana,menikmati apa yang sedang suaminya lakukan padanya.Hingga beberapa menit kemudian ia mendorong halus tubuh suaminya.


"Hentikan dulu kemesumanmu,Zi.Ingat kita harus segera bertindak."


Sang suami mengangguk,lalu mereka keluar dari ruangan.


......................


Malam hari.....


Tampak Dante baru saja membuka matanya.Kepalanya terasa sakit,ia pengar karena terlalu banyak minum.


"Sialan, bisa-bisanya aku mabuk.Oh dan Nicolette tadi.Semoga saja aku tidak mengatakan apapun." Gumamnya sambil memegangi kepalanya.


Kemudian smartphonenya berdering.Ia mengangkat telepon yang tampaknya sangat penting.......


......................

__ADS_1


Hi guys,di you Miss me?.Maaf guys baru datang lagi.Akhir-akhir ini banyak banget sesuatu yang bikin sibuk.Kalian masih nungguin author ngga?.


Apapun itu,aku senang dan berterima kasih buat yang setia nungguin aku update.ILY KALIAN 💜


__ADS_2