
Setelah kejadian tadi, Nicolette di bawa oleh Luzio ke ruangan pribadinya.
"Mandilah,kau harus membersihkan dirimu.Pakaianmu biar aku yang menyiapkannya.
"Kau tau,aku sangat kesal sekali sekarang.Lagi pula kenapa kau memelihara ja-lang ha!?"
Yang ada di pikiran Nicolette saat ini adalah wanita di loby tadi adalah ja-lang peliharaan Luzio.Sudah hal wajar bagi bos besar memelihara ja-lang.Nicolette menjadi jijik saat mengingat pakaian wanita tadi.Ia tidak habis pikir kenapa Luzio bisa menyukai wanita yang seperti itu.
"Kenapa kau diam?apa kau masih memikirkan ja-lang mu tadi?"
Luzio terkekeh,bagi Luzio gadis manisnya itu terlihat seperti seorang istri yang sedang cemburu dengan suaminya akibat salah paham.
"Mandilah dulu,habis itu baru aku ceritakan dan jelaskan"
"Cih,dasar om-om tua menyebalkan!"ucap gadis itu penuh amarah kemudian pergi ke kamar mandi.
Setelah mandi dan berganti pakaian gadis itu mengeringkan rambutnya.
Di ruangan pribadi Luzio,selain ada ruangan kerja dan ruang tamu juga ada kamar tidur lengkap dengan bathroom,toilet dan Walk-in closet.Bahkan ruangan pribadi Luzio sangat mewah.Mirip unit apartemen mewah hanya saja tidak ada pantry di ruangan itu.
Gadis manis itu sudah selesai mengeringkan rambutnya,lalu ia menghampiri Luzio yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
"Aku sudah selesai"
"Kemari,ku ceritakan semuanya"Luzio menarik gadis itu agar duduk di pangkuannya.Meskipun Nicolette sedang kesal,ia tidak tahu kenapa ia tetap mau menuruti Luzio.Luzio lalu memeluk pinggang ramping gadisnya itu dari belakang.
"Wanita yang kau sebut ja-lang tadi adalah Bianca Allegra.Dia selalu mengejar-ngejar ku dan terus menggoda ku.Tapi kau tenang saja,aku tidak pernah menyukainya sama sekali"
"Kenapa kau tidak menyukainya?"Tanya gadis itu
"Kau lihat kan pakaiannya?ku rasa kau tau jawabannya"
"Baiklah aku percaya padamu.Tapi kau tau,aku sangat kesal,berani sekali wanita sialan itu menjambak rambutku"Nicolette mendengus kesal.
"Kau tenang saja,ia akan mendapatkan bayaran atas perbuatannya padamu.Mari ikut aku,aku akan mengajakmu berbelanja"
"Ya,aku juga sudah sangat rindu dengan gesekan black card mu".Lalu gadisnya itu beranjak dari pangkuan Luzio.Luzio hanya bisa tersenyum.Gadis manisnya itu jujur sekali dan Luzio suka sifat gadis yang berterus terang seperti itu.
Jaman sekarang jika hanya mengandalkan cinta dan tidak berpikir realistis,maka tidak akan berguna.Cinta dan logika harus seimbang bukan?. Perempuan pasti lebih senang jika di belikan sesuatu dari pada di berikan kata-kata gombal.Begitulah kira-kira isi kepala Luzio saat ini.
......................
Di mall
__ADS_1
Nicolette dan Luzio juga beserta rombongan bodyguardnya baru saja memijakkan kaki mereka di mall.Semua orang di sana membungkuk sopan.Ya,mall ini juga milik Luzio.
Luzio langsung membawa gadis tersebut ke sebuah toko pakaian dan fashion branded.Semua karyawan toko pakaian itu membungkuk saat tau yang datang adalah Luzio.Dan mereka langsung di arahkan menuju ruangan VIP.
"Ambilkan beberapa sepatu model boots untuk gadis manisku ini"Ucap Luzio kepada penjaga toko.Ya,Luzio sudah tau selera gadis manisnya itu.
"Baik tuan"Merekapun dengan cekatan membawakan beberapa sepatu boots berbagai model dan warna.
"Kau suka yang mana hem?"tanya Luzio sambil mengelus rambut gadisnya itu.
Nicolette langsung berdiri dan mencoba sepatu boots yang dia suka.Gadis itu sangat suka sepatu boots model Chelsea Boots yang berwarna hitam dan satu Combat Boots dengan warna yang sama.
"Sudah,aku hanya ingin ini saja"
"Kau yakin?kau tidak ingin membeli baju atau celana hem?"Tanya Luzio lagi kepada gadis manisnya itu dan gadis itu hanya menggeleng.
"Baiklah bungkus yang gadisku pilih tadi"
"Baik tuan"jawab
Setelah berbelanja, mereka pun menuju mansion keluarga Nicole.
......................
Nicolette dan Luzio baru saja memasuki pintu utama mansion itu dan langsung di sambut oleh Nyonya Laurenzio.Sementara barang belanjaan Nicolette di bawa maid untuk di taruh di kamar Nicolette.
"Kalian di tunggu papi di ruang makan.Kita makan malam bersama.Kau juga Luzio,kau harus ikut makan malam"Ucap Nyonya Luzio sambil tersenyum.
"Baiklah Nyonya"
"Eits aku akan segera menjadi ibu mertua mu,jadi berhentilah memanggilku nyonya,panggil aku mami"
"Em,ya.Baiklah ma-mi"jawab Luzio kaku.Maklum baru pertama kali ia memanggil nyonya Laurenzio dengan panggilan mami.
Di meja makan sudah ada Tuan Lucas dan Marcello yang menunggu.Mereka semua menatap tajam ke arah sosok lelaki yang sedang mengandeng erat tangan Nicolette.
Merekapun duduk dan menikmatinya makan malam bersama.Suasana menjadi hening dan agak sedikit tegang.
"Luzio aku ingin berbicara padamu nanti di ruang kerja ku ku"Ucap Tuan Lucas dengan datar dan tanpa menoleh ke arah Luzio.
"Em,baiklah Tuan"Jawab Luzio.
Setelah makan malam selesai,Luzio dan tuan Lucas pergi menuju ke ruang kerja tuan Lucas.Sementara yang lain pergi ke ruang keluarga untuk bersantai.
__ADS_1
......................
Di ruang kerja tuan Lucas.
Tampak tuan Lucas dan Luzio sedang duduk berhadapan di sofa.Tuan Lucas terus menatap tajam pada calon menantunya itu.
"Kau tau bukan bahwa Nicolette adalah putri ku satu-satunya,aku dan istriku sangat menyayanginya begitupun dengan kakaknya.Sebenarnya aku ingin sekali membunuh mu,kau sudah menghancurkan harga dirinya sebagai seorang gadis,tapi mengingat putri manis ku itu begitu mencintaimu aku tidak mungkin melakukannya.Putri manis ku itu adalah gadis kecil yang manja bagi kami.Nanti di saat dia sudah menjadi istrimu jagalah dia dengan segenap jiwa dan ragamu.Aku tidak akan segan-segan menghabisi mu jika kau sampai membuatnya terluka sedikit saja"Tutur tuan Lucas panjang lebar.
"Maaf,aku tau aku salah.Aku tau caraku salah.Tapi Tuan tahukah anda,aku benar-benar mencintai putri anda.Aku sangat takut kehilangannya.Aku melakukan hal itu karena sifatnya yang pemberontak.Aku takut dia akan dimiliki orang lain.Aku tau aku bodoh,aku tau perasaan anda hancur tapi tuan aku benar-benar tidak bisa lepas darinya"balas Luzio.Air muka lelaki itu berubah menjadi serius.
"Ya,aku tau itu.Oleh karena itu aku percaya kau bisa menjadi suami yang baik untuknya"
"Terimakasih karena sudah percaya padaku Tuan"
"Oh satu lagi,jangan panggil aku Tuan.Aku akan menjadi mertuamu jadi mulai sekarang panggil lah aku papi"Pinta tuan Lucas kepada lelaki itu.
"Baik,tuan,eh e pa-pai"jawab Luzio lagi.
Tuan Lucas tersenyum mendengar perkataan Luzio barusan.Setelau itu mereka berbincang-bincang sebentar lalu ke ruang tamu menghampiri Nicolette dan yang lainnya.Luzio pamit pulang karena hari sudah malam.Ia harus beristirahat mengingat lusa ia dan Nicolette akan menikah.
Nicolette menghantarkan Luzio sampai depan pintu utama.
"Aku pulang dulu ya gadis manis ku.Sampai bertemu di altar besok lusa"ucap Luzio sambil mengecup kening gadis itu.
"Em, hati-hati di jalan ya"Nicolette tersenyum kepada lelaki itu.Kemudian Luzio pulang di iringi dengan beberapa mobil bodyguardnya.
Setelah Luzio berlalu, Nicolette pun masuk ke dalam mansion dan menuju kamarnya.
Di kamar ia merebahkan dirinya di kasur kesayangan miliknya.Ia menatap langit-langit kamar sambil berpikir tentang hidupnya semenjak mengenal Luzio.
Ia yang awalnya bertemu secara tidak sengaja,lalu Luzio menyelamatkannya saat ia di culik yah walaupun ia harus beberapa kali masuk rumah sakit tapi tetap saja ia merasa Luzio telah menyelamatkannya.Luzio juga telah membunuh orang-orang yang berusaha membunuhnya.Hingga tiba-tiba beberapa hari lagi ia akan menjadi istri dari seorang Luzio Mateo.
Ia berpikir hidupnya begitu lucu dan tidak bisa di tebak.Ia yang bahkan tidak pernah berpikir untuk menjalin hubungan asmara mendadak harus menikah.Meskipun ia juga mencintai Luzio tetap saja ia merasa semua tiba-tiba.
Dan sekarang tiba-tiba Nicolette teringat adegan panas yang ia lakukan bersama Luzio.Sejujurnya gadis itu menikmatinya juga.
"Astaga,ada apa dengan diriku! Nicolette kau benar-benar sudah gila ya?"Gerutu gadis itu sambil memukul pelan kepalanya sendiri
......................
Huhuhu,ngga terasa udah sejauh ini.Masih ada yang baca ngga ya?😁 dear readers,tolong tinggalkan jejak ya,karena jejak kalian adalah penyemangat ku buat update setiap hari.Terimakasih banyak untuk yang udah mampir 🤗
BORAHAE SEMUANYA 💜
__ADS_1