
"Ben,kau mau mati ya!." Teriak Luzio dari seberang sana.
"Maaf,tuan." Benvoliopun segera merubah ekspresi wajahnya menjadi datar.
"Zi,kau jangan ganggu kami!." Ujar Nicolette kesal.
Nicolette terus saja minum teh bersama Benvolio,ia tidak perduli dengan sang suami yang tengah menahan emosinya.
Setelah minum teh,Benvolio buru-buru pamit.Ia merasa takut di amuk bos garangnya.
Sementara Nicolette ia di gendong Luzio menuju kamar.Mereka bersiap untuk tidur.
"Sayang,minum dulu vitamin mu sebelum tidur." Luzio membawakannya beberapa vitamin dan air putih.
"Terimakasih,Zi." Ia lalu meminum vitamin itu kemudian tidur dan menjadikan tangan suaminya sebagai bantal.
Melihat istrinya yang tengah tertidur pulas,Luzio tersenyum.Ia sangat bahagia sekali.
"Semoga saja kelak kau tidak minta yang akan membuat papa mu ini cemburu dan emosi ya nak."Gumamnya sambil mengelus perut Nicolette.
......................
Keesokan harinya di mansion keluarga Mateo.
"Mau kemana sayang?." Tanya Luzio yang melihat istrinya sudah rapih.
"Kau lupa,aku harus kuliah hari ini." Ujar Nicolette.
"Tidak perlu,aku sudah izin pada dosenmu agar kau bisa kuliah dari rumah.Aku tidak mau kau kelelahan sayang."
"Tapi Zi,aku tidak bisa bertemu teman-teman ku.Ayolah Zi,izinkan aku kuliah ya." Rengeknya kepada sang suami.
"Tidak sayang.Kau di rumah saja.?Masalah temanmu,mereka boleh datang ke mansion ini jika kau merasa kesepian." Ujar suaminya sambil membelai pipi chubbynya.
"Ah,baiklah." ujarnya lesu.Pasalnya ia sangat ingin kuliah dan bertemu dengan teman-temannya.
"Tapi aku ingin sesuatu,apa kau mau mengabulkannya?." Tanya Nicolette lagi.
"Pasti yang aneh-aneh lagi kan?." Suaminya mulai curiga.
"Aku hanya ingin ke mall,tapi di temani Ben.Boleh ya Zi?." Rengeknya sambil berekspresi puppy eyes yang menggemaskan.
Suaminya tidak bisa menolak permintaannya jika sudah di beri jurus seperti itu.
Luzio langsung menelpon Benvolio.
Sementara itu di tempat lain Benvolio tengah merasa tidak karuan karena ia harus menuruti permintaan dari istri sahabatnya.Ia tahu Luzio sangat pencemburu dan over protective.
......................
Di mall.....
"Ben, sebenarnya aku tidak ingin berbelanja,aku hanya ingin keliling saja tapi di temani oleh mu." Ujar Nicolette dengan santainya.
"Kenapa seperti itu nyonya?.Tuan Luzio pasti akan kesal jika anda terus seperti ini." Jawab Benvolio sambil berjalan di belakang Nicolette.
"Entah lah,baby yang menginginkannya." Ia tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"Oh ya,jangan panggil aku nyonya jika tidak ada Luzio,kau bisa panggil aku dengan namaku saja." Ujarnya lagi.
"Baiklah Nyo,eh maksudku Nicolette.".
__ADS_1
Nicolette berkeliling mall,melihat-lihat baju tapi anehnya ia tidak membeli satupun.Hingga beberapa menit kemudian ia merasa lapar.
"Ben,ayo kita makan.Aku tiba-tiba ingin makan makanan korea."
"Saya akan membawa anda ke restoran makanan Korea terbaik di sini."
Mereka kemudian berjalan ke restoran yang di maksud.Setelah sampai, Nicolette memesan Jajangmyeon,kimbab dan makanan lainnya.
"Ben,bisa minta tolong ikatan rambutku,aku sedang makan dan malas sekali jika harus mengikat sendiri." Pinta Nicolette sambil terus melahap makanannya.
Benvoliopun terdiam,ia takut jika tuannya tahu maka ia akan di marah habis-habisan atau bahkan di bunuh,tapi jika tidak ia merasa tidak enak dengan Nicolette.Terlebih lagi iya sedang hamil,perasaan ibu hamil akan lebih sensitif.
"Ben,apa kau mendengar ku?." Tanya Nicolette yang melihat Benvolio terdiam.
"Em,anu itu.Baiklah aku akan mengikatnya." Jawabnya gugup.
"Luzio,maaf.Aku tidak bermaksud lancang." Gumam Luzio dalam hatinya sambil mengikat rambut Nicolette.
.....................
Kantor pusat Mateo Group...
Mata Luzio memerah,ia mengacak-acak mejanya.Bagaimana ia tidak marah,ia baru saja mendapatkan laporan berupa foto Benvolio sedang mengikat rambut istrinya.
"Aku rupanya memang sudah bosan hidup ya,Ben." Ujar Luzio menyeringai tajam.
Lalu ia kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi Benvolio.
Mengetahui dapat panggilan dari Luzio, Benvolio izin mengangkat telpon kepada Nicolette lalu menjauh.
"Ya,ada apa Bro?." Tanya Benvolio dari seberang sana setelah panggilan tersambung.Sebenarnya jantung Benvolio sedang berdebar tak karuan,ia tahu pasti sahabatnya itu akan menghukumnya.
"Maaf,aku hanya menjalankan perintah dari istrimu.Dia yang meminta bukan aku yang ingin." Jelas Benvolio kepada sahabatnya itu.
"Cepat pulang dan tunggu nanti hukuman mu di mansion!." Lalu Luzio mematikan panggilan telpon sepihak.
......................
Di mall...
Benvolio mengusap wajahnya lalu menghembuskan nafasnya kasar.Ia memasukan smartphonenya kedalam saku jasnya lalu kembali menghampiri Nicolette.
"Ben,kau makanlah semuanya." titah Nicolette dengan entengnya.
"Tapi,bagaimana aku bisa menghabiskan semuanya?." Benvolio tidak tahu bagaikan caranya karena makanan yang di pesan Nicolette sangat banyak.
"Pokoknya habiskan ya."
Benvoliopun memakan makanan tersebut.Ia berhenti setelah wajahnya memerah karena kekenyangan.Sunguh iya merasa tersiksa sekali.
"Aku,aku sudah tidak bisa menghabiskannya lagi." Ujar Benvolio sambil mengangkat kedua tangannya tanda ia sudah menyerah.
Nicolette tersenyum jahil lalu berkata."Baiklah,kita pulang kalau begitu."
Lalu merekapun pulang.
......................
Di mansion keluarga Mateo...
Mereka yang baru saja tiba di mansion langsung di sambut dengan tatapan tajam Luzio.
__ADS_1
"Eh,kau sudah pulang." Ujar Nicolette basa-basi kepada suaminya.
"Iya,aku sudah pulang.Kau naiklah ke kamar dulu.Aku ada perlu dengannya sebentar." Lalu suaminya memandang ke arah Benvolio.
"Ingat Zi,jika kau sampai memecatnya dan memberikan dia hukuman berat,maka jangan harap aku mau tidur dengan mu!". Ancamnya kepada sang suami.Ia tahu apa arti tatapan tajam Luzio kepada Benvolio.Lalu ia segera naik ke atas.
Setelah Nicolette berlalu,Luzio langsung mengintrogasi sahabatnya itu.
"Bisa kau jelaskan ini Ben?." Lalu Luzio memperlihatkan foto di smartphone miliknya.
"Baiklah,tadi ketika sedang makan,istrimu memintaku untuk mengikatkan rambutnya.Aku tidak mungkin menolaknya karena aku takut ia akan menjadi sensitif,kau tau kan jika ibu hamil lebih sensitif?.Aku juga tau pasti kau akan marah karena ini.Aku siap menerima hukuman darimu." Tutur Benvolio jujur.
"Oke, baiklah.Karena permintaan istriku,jadi ambil ini." Luzio lalu memberikan sebuah flashdisk.
"Aku kerjakan semuanya dan besok harus sudah selesai."
Lalu Luzio pergi meninggalkan Benvolio yang masih mematung.
......................
Mansion ke-2..
Benvolio mengusap kasar wajahnya.Flashdisk yang di berikan Luzio berisi tugas kantor yang sangat banyak.
"Baiklah,aku akan mengerjakannya dan berusaha tersenyum baik-baik saja." Gumam Luzio lalu mengerjakan tugas tersebut.
......................
Di mansion keluarga Mateo.
Nicolette dan suaminya tengah berada di kamar.Mereka sedang duduk di sofa.
"Sayang,apa kau tidak lelah Hem terus berkutat dengan tugas kuliahmu?." Tanya suaminya.
"Tidak, aku harus cepat mengerjakan skripsi ku Zi agar aku lulus lebih cepat.Di kehamilan ku,aku ingin cepat-cepat menyelesaikan semuanya karena aku ingin nanti saat perutku sudah mulai membesar aku bisa santai dan fokus kepada baby saja." Tuturnya sambil mengelus perutnya yang masih rata itu.
"Hem,baiklah kalau begitu.Tapi jangan terlalu lelah ya,aku khawatir kalian akan kenapa-kenapa.Sehat selalu kalian berdua." Lalu ikut mengelus perutnya juga.
Tok,tok,tok....
Tiba terdengar suara orang mengetuk pintu.Luzio segera membukakan pintu.
"Oh, Ashley.Ada apa?" Tanya Luzio setelah mengetahui Ashley yang mengetuk pintu kamarnya.
"Maaf tuan jika saya mengganggu.Ada Tuan besar di bawah." Jelas Ashley.
"Baiklah,kami akan segera turun."Jawab Luzio.
Ashley pun pergi.
"Sayang,ayo ke bawah.Ada kakek sedang menunggu kita."
"Ha,kakek? Baiklah,ayo kita turun.Aku juga sangat rindu kakek." Lalu merekapun segera turun.
Sesampainya di bawah,mereka berdua di buat terkejut oleh sang kakek karena Tuan Mateo membawa......
...****************...
Halo guys,maaf ya aku telat up🙏.Izin curhat ya🤭tadi aku harus ke RSUD ngurus sesuatu tempatnya jauh dari rumah aku mana motoran lagi, berangkat lagi pulang siang,terus karena capek aku ketiduran pas bangun udah sore,aku masih harus masak,nyapu dll. Dan baru sempet up lagi malem ini,maaf ya.Terimakasih buat yang selalu nungguin aku🤗
BORAHAE SEKEBON SEMUANYA 💜
__ADS_1