My Crazy and Possesive Mafia

My Crazy and Possesive Mafia
BAB 32 (Kepulangan Luzio)


__ADS_3

Ia berjalan bolak-balik di kamar itu hingga deringan ponsel mengangetkannya.Senyuman merekah dari bibirnya.Ya,itu sebuah panggilan video dari Luzio.


"Hai baby,kau sudah mandi sekarang?." Tanya Luzio dari seberang sana.


"Sudah,kau kenapa lama sekali baru mengabari aku?! kau tidak tahu jika aku menunggu kabar mu?aku begitu khawatir kau kenapa-kenapa Zio!." ucapnya lagi spontan.


"Jadi kau menghawatirkan ku Hem?." Goda suaminya.


"Em,em,ti-tidak.Aku hanya takut jika kau kenapa-kenapa maka kakek akan khawatir dan bisa sakit karena memikirkan mu."Elaknya.Ia baru saja sadar bahwa ia sudah keceplosan mengatakan bahwa ia menghawatirkan Luzio.


"Hem,baiklah jika kau tidak menghawatirkan aku,maka aku tidak perlu mengabarimu lagi bukan?"


"Terserah kau saja!." dan Klik!. Nicolette mematikan panggilannya secara sepihak.Ia kesal sekali dengan sikap suaminya itu yang baginya sangat menyebalkan.


Ia lalu bergegas siap-siap untuk ke kampus.


......................


Markas Barat Black Devil.


Luzio mengusap wajahnya kasar dan menghembuskan nafasnya dengan berat.Ia pusing sekali memikirkan sifat istrinya itu.


"Ah sudahlah,mungkin memang aku yang belum bisa menjadi suami yang baik untuknya.Lagi pula ia masih anak kecil harus butuh perhatian lebih dan aku juga selalu sibuk."Gumamnya dalam hati.Lalu ia berjalan menuju ruang introgasi bawah tanah.Ia masih harus mengurus lelaki kemarin.


Sampai di sana,semua orang membungkuk kepada Luzio.


"Bro,sepertinya dalang di balik semua ini adalah orang yang memang pandai bersembunyi.Selama ini ia selalu berhasil mengecoh kita."ucap Benvolio kepadanya.


"Ya,aku tau Si bereng-sek itu tidak mungkin akan dengan mudahnya menunjukkan dirinya.Jadi apa yang berhasil kalian dapatkan dari dia?"


"Kim sudah melacak asal nomor yang di pakai untuk menelpon lelaki itu."Jawab Benvolio.


"Saya sudah melacaknya tuan,dan pemilik nomor itu melakukan beberapa panggilanan yang lokasinya berada di kampus yang sama dengan nyonya tuan." Jelas Kim.


"Sial!.Kalau begitu perintah orang untuk terus mengawasi istriku bila perlu tambah bodyguard lagi.Aku tau pasti mereka juga sedang mengincar Nicolette sekarang.Kita harus kembali hari ini juga!." Titah Luzio kepada mereka semua.


"Baik bro,saya akan segera menyiapkan jet"jawab Benvolio lalu pergi dari situ.


"Dan kau Kim,cari semua data orang di kampus Nicolette jangan sampai ada yang terlewatkan dan awasi semua orang yang menurutmu mencurigakan.Aku tau kau bisa di andalkan kim"


"Baik Tuan!"


"La,lalu saya bagaimana tuan?"ucap lelaki yang berhasil di tangkap Luzio kemarin

__ADS_1


"Kau tenang saja,aku akan menjamin keselamatanmu dan keluargamu.Data mu akan di hapus dan kau di buat seolah-olah mati.Dan ingat sekarang aku adalah tuanmu dan kau adalah bawahan ku.Jangan pernah berkhianat sedikitpun!" tegas Luzio kepada lelaki itu.


Lelaki bertopeng itu Alex namanya,ia adalah orang yang di sewa musuh Luzio untuk menyamar.Ia di beri sejumlah uang dan ia juga di ancam.Dengan bergabungnya ia di bawah naungan Luzio maka ia mendapatkan keuntungan lebih banyak,selain materi keluarganya juga di jamin keselamatannya.Luzio tidak pernah ingkar janji tapi ia sangat benci penghianatan.


Setelah semua siap,Luzio dan rombongan pergi ke bandara kota X untuk terbang kembali ke kotanya.Ia begitu rindu dengan istrinya itu sekaligus khawatir.


Ia khawatir seseorang akan kembali menculik istrinya itu mengingat Kim mengatakan bahwa tempat musuhnya menelpon sering berlokasi di kampus Nicolette.


......................


Luzio telah tiba di mansion keluarga Mateo.Ia bergegas masuk kamar untuk membersihkan dirinya.Ia merasa sangat lengket.


Setelah mandi dan berganti pakaian ia turun ke bawah untuk makan siang.


Sesampainya di ruang makan,ia melihat beberapa maid.


"Ashley,bisa kau buatkan aku steak Tuna?aku tiba-tiba ingin makan itu."Pintanya kepada salah satu Maid.


"Baik Tuan,akan segera saya sajikan segera" jawab maid itu.


Beberapa menit kemudian, hidangan lezat pesanan Luzio sudah tersaji.Ia menikmatinya dengan lahap.


Setelah makan ia kembali ke kamarnya.Ia duduk di sofanya sambil menikmati sekaleng beer dingin yang baru saja ia ambil dari lemari pendingin.


Ia melihat jam tangannya menunjukkan hampir pukul tiga siang.Sebentar lagi istrinya akan pulang kuliah dan ia berinisiatif untuk menjemputnya.


Setelah itu iapun berangkat ke kampus istrinya itu.


......................


Di kampus.


Sore ini Nicolette sedang menunggu sang suami menjemputnya.Ia menunggu di depan gedung kampus tersebut dengan Laura.


Tak lama kemudian terdengar suara klakson mobil.Ya,itu adalah Luzio.


"Laura,aku pulang duluan ya,bye!" ucapnya kepada sahabatnya itu.Lalu ia pun masuk ke dalam mobil.


Mobil yang di tumpangi mereka melaju membelah jalanan kota yang cukup padat itu.


"Kapan kau tiba?"tanya Nicolette memecah kesunyian.


"Sudah dari tadi siang.Bagaimana kuliah mu hari ini?"

__ADS_1


"Ya begitulah,aku harus cepat-cepat menyelesaikan skripsiku agar aku cepat wisuda."


Mereka terus mengobrol hingga sampai di mansion.


......................


Di mansion keluarga Mateo.


Nicolette dan suaminya sedang duduk di balkon sambil menikmati sekaleng beer dan Stroberry milksahe.Ya,semenjak menikah dengan Luzio,ia tidak diperbolehkan lagi meminum minuman beralkohol terlalu sering.


"Apa yang kau lihat Hem?." tanya suaminya karena merasa heran dengan kelakuannya yang tersenyum sendiri sambil memandangi ponsel.


"Apa kau sedang saling berkirim WhatsApp dengan selingkuhanmu?."


"Is kau ini!"ia kesal sekali dengan pemikiran suaminya itu.


"Aku sedang melihat postingan teman sekolahku dulu.Dia sudah punya seorang anak laki-laki dan sangat lucu juga menggemaskan.Ingin rasanya aku menggendong dan menciuminya."Seketika ekspresi berubah senang.


Nicolette memang sangat suka dengan bayi dan anak kecil.Baginya mereka sangat menggemaskan sekali.Sementara Luzio hanya tersenyum lalu ia memeluk istrinya itu dari belakang.


" Bukankah lebih baik punya sendiri dari pada hanya bisa melihat anak orang lain?Mari baby kita buat baby Luzio junior." Goda Luzio lalu meniup telinga istrinya itu.


Nicolette pun merinding di buatnya.


"Aku ini,selalu saja mes-um kepadaku dan ingat ini masih siang ya!.Dasar om-om kelebihan hormon!." makinya lalu ia masuk kedalam meninggalkan Luzio yang tengah terkekeh.


Ia menyusul istrinya itu yang kini sedang duduk di sofa.


"Jadi jika malam kau mau?atau sekarang saja ya?kita belum pernah melakukannya di sofa"Luzio berbisik sensual di telinga Nicolette.


Nicolette terdiam dan wajahnya berubah menjadi memerah.


"Ayolah baby,kasian adik kecilku ini sudah lama tidak masuk kedalam sangkarnya lagi pula sedang hujan kan?aku butuh kehangatan dan hanya kau yang bisa menghangatkan ku saat ini." Bisiknya lagi lalu menjilat halus telinga milik istrinya itu.


"Zio,kau ini benar-benar ya!ini siang hari!".


"Kapanpun dan di manapun,kita bisa melakukan baby.Jadi kau diam dan nikmati saja" Kemudian Luzio mengukung istrinya itu lalu melu-mat ganas bibir cerry milik istrinya itu.


Nicolette benar-benar terkejut tapi sulit untuk mengelak karena ia juga menikmati setiap sentuhan suaminya itu.


Kini,suara decapan dua insan yang sedang bertaut lidah memenuhi kamar itu.


...****************...

__ADS_1


Gantung dulu ya guys,lanjut besok lagi🤗


BORAHAE SEMUANYA 💜


__ADS_2