My Crazy and Possesive Mafia

My Crazy and Possesive Mafia
BAB 64 (Sahabat Luzio)


__ADS_3

 Jam menunjukkan pukul 06:15,tapi Nicolette buru-buru bangun.Perutnya begitu nyeri.Ia menyandarkan kepalanya di headboard lalu mengambil air putih.


"Uh apa aku akan datang bulan?." monolog nya.


 Ia melihat ke arah suaminya yang tengah tertidur pulas.Tersenyum beberapa detik lalu bangkit menuju kamar mandi.Ia berencana mandi lebih awal karena hari ini ia akan meneliti beberapa tanaman beracun.


 Ia berjalan ke arah kamar mandi,melepas satu persatu pakaiannya.


 "Tumben hanya sedikit." monolognya lagi saat melihat hanya ada sedikit noda darah di underwearnya.Ia berpikir mungkin akhir-akhir ini ia banyak pikiran jadi menstruasinya tidak lancar.Ia pun melenggang ke kamar mandi.


 Setelah mandi dan berganti pakaian,ia membangunkan suaminya lalu turun lebih dulu ke bawah.


......................


 Ruang makan.


 Tampak sepasang suami istri tengah menikmati roti bakar lapis telur dan keju yang beri sedikit saus dan mustard.Roti itu buatan Nicolette.


 "Oh ya sayang,beberapa hari lagi sahabat ku akan berkunjung ke sini.Ia baru saja pulang dari Aussie.Kau tau Rachel,kan?." Tanya sang suaminya di sela-sela sarapan pagi tersebut.


Nicolette meneguk air putih,lalu menjawab "Ya,kau sudah pernah menceritakannya kepadaku."


"Sementara,dia akan tinggal di sini dulu,apa boleh?.Dia akan tidur di kamar tamu bawah."


"Boleh,asal jangan lama-lama.Bukannya aku jahat kepada sahabatmu itu,tapi kita juga butuh privasi."


"Oka sayang,tenang saja." Balas Luzio,lalu mengecup keningnya singkat.


Selesai acara sarapan, Nicolette dan Luzio pergi bersama ke kantor.Tentu saja dengan iringan beberapa mobil bodyguard.


Sedikit cerita,Rachel adalah sahabat masa kecil Luzio.Mereka lama berpisah karena Rachel harus tinggal di luar negeri.Hubungan yang sudah terjalin selama puluhan tahun membuat mereka saling percaya satu sama lain.Bahkan dulu,Luzio kerap berdiskusi dengan Rachel perihal masalah penting bahkan rahasia.Ya,sepercaya itu memang Luzio dengan Rachel.


......................


Mateo Group


Luzio tengah duduk di kursi kebesarannya sementara Nicolette sibuk berkutat dengan penelitiannya.By the way,Luzio membuatkan Nicolette Lab kecil di dalam ruangannya.


Nicolette mempelajari cara kerja dan kecepatan kerja racun tanaman Cicuta/Water Hemlock terhadap tikus got.Kenapa harus tikus got?tentu saja karena tikus got termasuk hama dan tidak mungkin juga ia harus memakai binatang seperti kucing bukan?.


 Ia fokus melihat tikus yang kejang-kejang setelah di suntikan sedikit ekstra dari bunga tersebut.



 sedikit informasi,Cicuta atau disebut juga water hemlock adalah genus dari empat spesies tanaman beracun dalam family Apiaceae .Cicuta memiliki bunga putih yang kecil, tumbuh bersusun dengan bentuk payung. Pada batang bagian bawah yang tebal terdapat ruang-ruang kecil berisi cairan berwarna coklat yang sangat beracun. Cairan ini akan keluar jika batang cicuta dipatahkan atau dipotong.Dan bunga tersebut termasuk bunga yang paling beracun di dunia.


 Setelah penelitiannya selesai,ia menuliskannya di buku miliknya.Ia tersenyum puas dengan hasil penelitiannya tersebut.


Ia bangkit lalu menghampiri Luzio.

__ADS_1


"Masih lama?,aku ingin makan." Ujarnya


Sang suami melirik arloji mahal miliknya,"Sudah hampir jam dua belas siang,oke.Kita ke kafetaria di bawah".Lalu mengecup bibirnya singkat.


Suaminya itu menggandeng tangannya lalu berjalan keluar ruangan.


......................


Sore hari di mansion Mateo.


Tampak sepasang suami istri baru saja selesai mandi dan berganti pakaian santai.Mereka duduk di balkon kamar sambil menikmati kopi dan susu.Ya,Nicolette jadi penyuka susu stroberi akut.


"Oh ya,Zi.Sahabatmu itu kapan datang?.Kau bilang hari ini.Jika nanti ia tiba di bandara malam hari,sebaiknya kau suruh orang untuk menjemputnya."Ujarnya mengawali percakapan


"Harusnya ia sudah tiba sejak tadi.Kita lihat saja nanti.Dia bilang dia akan menghubungi jika sudah tiba di bandara.".


Tiba-tiba telpon rumah berdering.Nicolette bergegas mengangkatnya karena itu telpon dari lantai satu.Setelah selesai berbicara,ia lalu menghampiri suaminya.


"Zi,maid bilang sahabatmu sudah datang."


Wajah Luzio langsung sumringah,"benarkah?" Luzio lalu bergegas turun tanpa menghiraukan dirinya.


Agak aneh memang,tapi entah kenapa ia berfirasat buruk tentang kedatangan Rachel di mansion Mateo.Namun Nicolette tetap berusaha bersikap biasa saja.Ia menepis jauh-jauh perasaan itu.Ia lalu bergegas menyusul suaminya.


Setelah sampai di bawah,ia agak sedikit merasa cemburu melihat Luzio memeluk erat sosok perempuan yang ia sebut sebagai sabahat suaminya itu.


"Ekhem!" suaranya mengagetkan dua orang yang sedang asik berpelukan hingga mereka melepaskan pelukannya.


Hai Nic,kau pasti sudah mendengar aku dari Luzio bukan?." ujarnya lag sambil menjabat tangan Nicolette


"Ya,aku Nicolette.Selamat datang ke mansion kami.Tinggalah di sini senyaman mungkin."Ia berusaha tersenyum.


Mereke lalu duduk di ruang tamu setelah Nicolette memanggil maid untuk membawa koper Rachel agar di bawa ke kamar tamu.


Mereka mengobrol banyak,namun ada hal yang mengganggu perasaan Nicolette.Ia melihat interaksi suaminya dengan wanita (yang katanya sahabat) itu tidak biasa.Suaminya terlihat begitu senang dan cenderung mengabaikannya.


Karena tak mau semakin berlarut dalam pikiran yang tidak-tidak akhirnya ia pamit untuk naik ke kamar.


Setelah sampai di kamar,ia duduk di balkon sambil meminum wine kesukaannya.Berusaha menetralkan pikirannya.


"Ada apa dengan mu sayang?." pertanyaan itu mengagetkannya.Itu adalah suara bariton khas milik suaminya.


Ia tersenyum"Apa,aku kenapa memangnya?.Aku hanya tidak ingin menggangu acara temu rindu kalian."


Suaminya memeluknya lalu berkata,"Kau cemburu dan merasa tidak nyaman?.Tenang saja,dia hanya sahabat ku,aku sudah lama tidak bertemu.Maaf karena aku seolah mengabaikan mu tadi."


Nicolette hanya tersenyum simpul.Entah kenapa rasanya sangat malas harus berbicara lagi.


......................

__ADS_1


Malam hari,di ruang makan.


Tampak sepasang suami istri dan,oh jangan lupa ada Rachel juga di sini.Mereka sedang menikmati makan malam.


"Oh iya Zi,aku kesini ingin mengembalikan anak buahmu yang kau pinjamkan padaku beberapa tahun lalu." Ujar Rachel membuka pembicaraan.


"Kau yakin mengembalikannya?.Pakailah jika kau masih butuh.Aku tidak yakin kau bisa mengurus bisnis mu itu." Suaminya terkekeh.Interaksi mereka sungguh membuat Nicolette resah.


Acara makan malam itu tetap berlangsung dengan suasana hati Nicolette yang resah karena entah kenapa suaminya lebih suka berinteraksi dengan Rachel,bukan dirinya.


......................


Di kamar.


Nicolette tampak sedang melamun di sofa sudut kamarnya.Sementara suaminya sudah tidur lebih dahulu.


Ia menghela nafas.Ia berpikir apakah ia terlalu cemburu?atau ini memang wajar?.Entahlah dia hanya merasa suaminya berubah,walau hanya sedikit.


Rasa mual membuyarkan lamunannya.Ia segera berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.Eww,semua makan malamnya keluar bahkan hingga hanya cairan bening yang pahit.Ia terus bertumpu pada closed.Kepalanya berat dan sakit sekali.


Dengan sisa tenaganya dia berusaha meminta bantuan suaminya.


"Zi,Zi.Bangun,aku merasa tidak enak badan." Ia terus menggoyangkan badan sang suami.


Hingga perlahan mata suaminya terbuka dan terkejut melihat wajahnya yang kacau.Wajah pucat dengan buliran keringat dingin.


"Hei sayang kau kenapa?" Suaminya panik dan langsung bangun untuk menidurkannya.


"Aku telpon Bryan sebentar ya?."


Namun Nicolette mencegahnya."Tidak usah,aku hanya butuh istirahat saja.Aku tidak apa-apa.Tolong pijat kepalaku." Entah kenapa sepertinya Nicolette merasa bahwa dengan itu mualnya akan hilang.


"Oke baiklah,kau selalu saja kerasa kepala.Kau tau,aku khawatir jika kau kenapa-kenapa sayang.Besok jika kau belum sembuh,jangan menolak lagi,aku akan tetap menelpon dokter Bryan."Ujar suaminya panjang lebar.


Ia hanya mengangguk.Pijatan suaminya terasa nyaman dan mampu membuai hingga ia tertidur pulas.


......................


Suatu tempat...


"Apakah aku harus mengambilnya?.Terkesan jahat bukan,tapi kau tau aku dengan baik bukan?.Aku selalu mendapatkan apa yang aku mau.Tidak ada yang bisa mengalahkan ku." Ujar seorang wanita yang tengah berbicara lewat telpon.


Semetara lawan bicaranya di seberang sana terkekeh,"Kau tidak pernah berubah.Selalu saja berlebihan dalam berambisi.Ku ingatkan pada mu,bisa jadi kau akan di jatuhkan oleh realita.Bahkan tupai yang lincah pun bisa terjatuh saat dia melompat."


"Ah kau terlalu berisik,lihat saja nanti"Seringai wanita itu percaya diri.............


......................


Halo semuanya 👋🏼aku harap masih ada yang menunggu dan merindukan ku🥲

__ADS_1


I LOVE YOU ALL💜


__ADS_2