
Diam mu membuat resah
Perlakuan mu membuat gundah
Ketidak mungkinan berpisah, menjadi mungkin saat ini
____________________
Sudah beberapa hari ini Cinta tidak mau berbicara dengan Erick. Dia selalu membisu jika Erick bertanya atau berbincang sekali pun.
Bahkan chat Erick saja hanya di read olehnya. Sampai-sapai Cinta mulai terlihat enggan hanya untuk menatap wajah Erick. Dia selalu menghindar untuk bertemu dengan Cowo itu
"Ada masalah apa lo sama Cinta?" Tanya Kevin
"Kagak tau, asli, sumpah, gue bingung. Tuh bocah kenapa" jawab Erick frustasi
"Dia benci sama lo ******!" Jelas Galuh
Kenapa Cinta benci dengannya? Erick menerka- nerka apa yang iya lakukan akhir-akhir ini dengan Cinta. Namun tidak ada yang Erick lakukan sampai membuat cewe itu marah kepadanganya.
__ADS_1
Kecuali ciuman itu, yang membuat dirinya agak menjauh dari Cinta. Tapi itu tidak membuat Cinta marah bukan?
Lalu apa salahnya, sehingga Cinta begitu enggan untuk hanya menatap Erick?
Langsung saja Erick menemui Cinta saat itu juga. Ia penasaran apa yang ada di otak Cinta saat ini. Kenapa dia bertingkah seperti ini?
Belum sempat Erick memanggil nama Cinta. Bamun cewe itu sudah beranjak dari empat duduknya dan pergi bersama Bian.
Tanpa berfikir panjang Erick menarik lengan Cinta agar cewe itu tidak pergi kemana pun.
"Lo kenapa sih? Gue ada salah? gue minta maaf. Entar gue beliin apa pun yang lo mau. Tapi jangan gini" rengek Erick
Namun Cinta hanya berekspresi datar dan tidak mengelurkan suaranya. Berbeda dengan Cinta yang Erick kenal selama ini. Dia menepis tangan Erick dan mulai berjalan dengan Bian menuju kantin.
Cantika pun langsung saja mendekati Erick dan mencoba menenangkannya. Karena pasti Erick butuh sandaran saat ini bukan?
"Mungkin Cinta lagi ada masalah kali, atau gak ada sesuatu yang buat dia kaya gitu. Lo yang sabar ya. Cewe itu ada saatnya butuh untuk sendiri dulu buat nenangin dirinya"
Jelas Cantika yang di jawab anggukan oleh Erick. Erick pun pergi menuju kelasnya. Pikirannya campur aduk saat ini. Perlakukan Cinta yang seperti ini benar-benar membuat Erick frustasi.
__ADS_1
Bell pulang sudah terdengar. Erick pun menuju kelas Cinta, namun sosok itu sudah tidak ada di kelasnya. Semua orang bilang Cinta sudah pulang sejak beberapa menit yang lalu.
Dan benar saja Erick melihat Cinta dan Cantika yang sedang mengobrol dari kejauhan. Saat Erick ingin berlari mendekat.
Tampak Cinta sedang mendorong Cantika dengan sekuat tenaga. Erick yang kaget langsung saja mendekat dengan kecepatan penuh. Di lihatnya darah yang keluar dari sikut Cantika.
"Ta! Ngapain dorong orang kaya gitu? gak boleh. Liat, gara-gara lo Cantika berdarah. Lo mau tanggung jawab?" Bentak Erick menggebu-gebu
"Gue gak papa kok Rick. Bukan salah Cinta" jelas Cantika
Cinta yang tidak menyangka karena Erick membentaknya dengan sangat keras, langsung pergi begitu saja. Padahal Cinta ingin bertanya kepadanya apakah Erick benar-benar cowo itu membencinya atau tidak.
Namun perlakuannya kali ini sudah menjawab pertanyaan yang ada di pikirannya. Mengingat ini kali pertama Erick membentaknya seperti tadi.
Membuat sakit tersendiri di hati Cinta. Membuat Cinta semakin yakin, akan hal baru tentang Erick yang ia ketahui. Cinta benci Erick
********
Jgn lupa like and coment
__ADS_1
See you next time
-Red Eyes