My Lemot Girl

My Lemot Girl
20.0 | Baku Hantam ( lemot 9 )


__ADS_3

Ketika merindukan orang yang bukan siapa-siapa kita. Meminta kabar pun sepertinya bukan hak kita. Hanya bisa memikirkan dalam diam


____________


Sore yang cerah untuk hari ini. Terlihat Cinta sedang menyiram bunga di depan rumahnya itu. Dia terlihat senang seraya bersenandung dengan sangat berisik.


Nadanya berpencar, segingga siapa pun yang mendengarnya dapat pengeluarkan darah dari telinga mereka


Erick yang melihatnya pun masuk ke dalam untuk menggodanya seperti biasa. Dan ada beberapa hal yang ingin ia katakan pada Cintanya prihal kemarin ia membentaknya. Dia sangat menyesal karenah hal tersebut.


"Woi, kebo ngepet" ledeknya


Cinta hanya trus bersenandung dan fokus menyiram bunga miliknya. Dia benar-benar tidak ingin melihat wajah Erick saat ini. Itu membuat Cinta kesal sendiri saat melihat wajah Erick dari kejauhan.


"Tataaaaa" panggilnya manja. Namun Cinta tetap menghiraukannya, dia benar-benqr sudah tidak perduli lagi.


Erick mulai mendekati Cinta. Dan sinyal waspada Cinta meningkat, seperti hewan yang ingin di mangsa dan kabur tentunya.


Namun Cinta berbeda, dia malah menyerang balik. Ketika jarak mereka hanya terpaut 1 meter. Langsung saja Cinta melempar sendal miliknya dengan sekuat tenanga. Dan tepat mengenai wajah Erick.

__ADS_1


Cinta pun langsung lari masuk ke dalam rumah secepat kilat dan berujung di kejar oleh Erick tentunya. Erick agak kesal dengan perlakuan Cinta kali ini.


Erick mengetuk pintu dan membunyikan Bell berulang kali, namun hasilnya nihil. Alih-alih ia mencoba untuk masuk dengan paksa. Tapi Cinta sudah mengunci pintu itu terlebih dahulu.


Sial!


"Taaa buka! Taaaa" panggilnya berulang kali


Mama Cinta yang merasa terganggu dengan suara bell sejak tadi, memutuskan untuk melihat siapa tamu yang tidak sabaran ini. Tapi yang ia lihat adalah Cinta yang terduduk dan menangis dalam diam di depan pintu.


Ini adalah pertama kalinya Cinta menangis seperti sekarang ini, entah apa yang terjadi kepada anaknya perempuannya itu. Membuat Ayu sedih sekaligus marah. Marah kepada seseorang yang sudah membuat buah hatinya bersedih seperti sekarang ini.


Ayu pun menanyakan ada apa dengan Cinta. Namun Cinta langsung berlari kekamarnya begitu saja, tanpa mengatakan sepatah kata pun.


Ayu pun membukakan pitu tersebut. Ayu di buat kaget, ternyata Erick lah yang membuat Cinta menangis. Ini hal yang jarang sekali mereka lakukan.


"Akhirnya lo buka juga Ta"


Syukurnya, namun yang ia lihat adalah mamanya Cinta. Orang yang ia cari entah pergi kemana.

__ADS_1


"Erick, ada apa ya? Sini masuk" ramahnya


"Emm.... ma ini sendal Tata tadi ketinggalan. Tatanya dimana ma?" Tanyanya to the point


Ayu paham jika ada bekas merah di bagian wajah Erick karena sendal yang Cinta lempar. Sepertinya itu cukup sakit


"Tata lagi gak mau ketemu kamu dulu Rick. Ngertiin dia sebentar, dia butuh waktu buat sendiri dulu" jelasnya


"Ya udah ma, Erick pamit dulu"


Erick pun pergi meninggalkan rumah Cinta dengan perasaan sedih, kecewa, dan bingung. Ia ingin segera menyelesaiksn masalah ini. Namun Cinta terus menghindar, apa yang harus ia lakukan?


"Harus gimana biar Tata kaya dulu lagi? Maafin gue Ta, dan please jangan ngejauh kaya gini. Gue kangen lu yang dulu taa" batinnya frustasi


*******


Jgn lupa like and coment


See you next time

__ADS_1


-Red Eyes


__ADS_2