
Episode kali ini mengandung kekerasa yang berlebihan untuk mendramatisir cerita. Bagi para pembaca di bawah umur untuk bijak dalam membaca
⚠××××⚠
Semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua
Namun ketika dia menyia-nyiakan kesempatan tersebut
Dia, orang yang paling *****
_______________
Cinta saat ini tengah duduk sendiri di kelas lukis. Padahal seharunya kelas lukis sudah di mulai sedari tadi. Namun tidak ada siapa pun saat ini.
Apakah dia harus menunggu lebih lama?
Pintu terbuka perlahan. Sepertinya semua orang sudah datang. Itu lah yang saat ini Cinta pikirkan. Namun yang terlihat hanyalah Cantika. Dan sejak kapan Cantika ikut ekstrakulikuler lukis?
"Ta gue butuh bantuan. Bantuin ya" pinta Cantika yang terlihat sangat bingung
Cinta pun mau membantu Cantika dan pergi besamanya. Mengingat sepertinya tidak ada kelas melukin saat ini. Karena tidak seperti biasanya kelas lukis sangat terlambat
Cinta terus mengikuti Cantika. Padahal dia sendiri tidak tau akan pergi kemana bersama Cantika. Dia hanya percaya sama Cantika dan apa yang dikatakannya itu benar.
"Gudang?"
Cantika pun mendorong Cinta begitu saja. Membuat Cinta tersungkur ke lantai dan terluka lecet di beberapa tempat.
__ADS_1
"Tik, sakit" rengek Cinta
Namun sesorang langsung membekap mulut Cinta dan mengikat Cinta di kursi. Cowo itu memakai jaket hitam, dengan masker. Sehingga Cinta tidak dapat mengenali wajahnya.
Tapi Cinta yakin jika cowo itu masih siswa di SMA Bintang. Mengingat celana yang cowo itu pakai adalah seragam identitas SMA ini.
Cowo itu membekap mulut Cinta. Membuat Cinta tidak dapat berteriak sama sekali. Dia hanya bisa melihat apa yang akan mereka lakukan kepada Cinta. Tanpa sadar air mata mengalir dengan deras.
Cantika membuka tas milik Cinta. Dia menumpahkan semua isinya kelantai. Dia terlihat sangat marah saat ini. Cantika mengambil kotak yang Erick berikan kepada Cinta.
"Dari Erick kan? Makan tuh coklat!" Bentaknya
Dia mengambil semua coklat tersebut dan menginjaknya sampai tidak berbentuk. Tangis Cinta semakin pecah saat ini. Dia takut. Sangat takut.
Bagaimana bisa Cantika melakukan hal semengerikan ini kepadanya. Kenapa dia sangat menakutkan. Apa yang sudah Cinta lakukan sampai Cinta marah.
Perintahnya kepada cowo itu. Namun cowo itu tidak bergeming dari tempatnya. Dia tidak mau melakukan hal seperti itu. Ini sudah melenceng dari rencana yang mereka sepakati.
"Dasar lemah!" Ejek Cantika kepada cowo itu.
Cantika mendekat kearah Cinta dan dia menunjukan pisau lipat kepadanya. Dia terlihat akan segera menguliti Cinta.
"Kita main dulu. Entar puncaknya gue buat muka lo hancur sampe gak ada yang mau deket sama lo lagi"
Cinta meronta-ronta namun usahanya tidak berbuah hasil sama sekali. Dan itu membuat Cantika geram dan menampar wajah Cinta sangat kuat. Membuat tanda merah di pipi mulus Cinta.
Apakah dia akan mati saat ini juga?
__ADS_1
Cantika seperti psychopath, dia benar-benar mengerikan. Cinta tidak percaya apa yang saat ini terjadi. Dia takut. Cinta berharap seseorang akan segera menolongnya.
Cinta terus menangis tanpa henti. Namun suaranya tertahan oleh lakban yang membekap mulutnya itu. Dia ingin sekali meminta tolong. Cinta hanya bisa berdoa.
Cantika mulai menyayat lengan Cinta sepelan mungkin. Agar sensasinya lebih berasa di tangan Cinta. Membuat Cinta terus menangis sejadi-jadinya.
Suaranya tidak bisa lolos dari mulut Cinta. Dia hanya misa menggeram kesakitan. Rasanya begitu sakit dan perih di tempat sayatan tersebut.
Cantika terus menyayat lengan Cinta di beberapa tempat secara acak. Dia ingin sekali membuat Cinta menderita. Dan lebih bagus lagi jika Cinta mati kehabisan darah. Itu hal yang cantika impikan.
Kemudian Cantika mulai mengusap paha mulus Cinta. Dia juga ingin bermain di kaki mulus tersebut. Hasratnya semakin kuat saat ini
Sepertinya dia harus membuat luka yang lebih dalam. Agar permainan menjadi lebih menarik. Andai saja Cantika membawa Cinta ke dalam rumahnya.
Dia akan membiarkan Cinta menjerit sebisa dia. Itu akan membuat nafsu Cantika menyayat Cinta lebih dalam lagi. Dia sangat suka mendengar jeritan Cinta saat kesakitan.
"Sekarang tinggal wajah lo"
*****
●|Author note:
Masokis adalah kelainan seksual ketika seseorang bisa merasakan kepuasan seksual dan orgasme saat disakiti, dipukuli, atau dilecehkan oleh pasangannya.
Namun, masokis juga dapat di artikan seseorang yang merasa senang jika menyakiti dirinya sendiri atau di sakiti orang lain.
See you next time
__ADS_1
-Red Eyes