
Orang yang kita sayangi
Ternyata adalah orang yang paling berpotensi membuat kita SAKIT
___________________
Cinta pagi ini berangkat sekolah bersama Bian, tidak seperti bisanya. Padahal Cinta sudah berikeras agar Bian tidak masuk sekolah hari ini.
Namun Bian sangat keras kepala, ia ingin tetap sekolah karena ada hal penting tentang basket yang harus di urus.
Jadi terpaksa ia berangkat sekolah, padahal dia bisa memberitahukan lewat ponselnya. Seperti orang primitif saja.
Saat di mobil Cinta bercerita ingin pindah sekolah. Dia tidak ingin melihat Erick lagi, entah lah rasa bencinya kepada Erick tidak mengurang sedikit pun.
Ingin rasanya cepat-cepat untuk pindah sekolah. Namun setelah di bujuk oleh Bian, akhirnya Cinta menurut. Walau menyebalkan jika harus bertemu dengan manusia satu itu setiap hari.
Setelah sampai Bian pun mengantarkan Cinta sampai di kelasnya. Ines dan Bella seakan horor melihat kejadian tersebut berulang kali.
"Bener-bener **** nih bocah" batin Bella
\=My Lemot Girl\=
__ADS_1
Cinta sangat senang, mengingat hari ini pertama kalinya akan berkumpul dengan teman-teman Bian untuk makan bersama di kantin.
Ini hal yang menyenangkan bukan?
Karena antusiasnya Cinta mendatangi kelas Bian, mendahului cowo itu datang ke kelasnya. Cinta tidak perduli dengan tatapan kakak kelasnya itu, kenapa juga mereka harus menatapnya.
Mungkin karena Cinta seperti Prinsses.
Tapi kecantikan Cinta bukanlah tontonan, atau mungkin mereka fans Cinta. Itulah yang Cinta pikirkan
Tentu saja ketika Cinta bertemu dengan trio rusuh Cinta langsung cepat-cepat bersembunyi dari mereka. Malas jika harus berdebat atau sekedar bersapa. Itu sangat mengganggu
Ketika Cinta sudah sampai di kelas Bian, ruangannya terlihat sepi. Dan Cinta hanya mendengar suara Bian dan sahabatnya yang sedang membicarakan dirinya. Membuat Cinta malu sendiri mendengarnya
"Jadi kapan lo mau putusin Cinta?" Tanya Jodi teman Bian
"Belom kepikiran gue, buat putusin dia" putus Bian
"Tumben amat, perjanjian kita cuma sampe hari ini bro" tanya Lim dengan herannya
Mengingat Bian selalu memutuskan sepikah dalam 3 hari. Dan ini sudah lebih dari itu.
__ADS_1
"Gue ngerasa beda sama dia, gue pengen lebih lama buat mastiin sesuatu" jelasnya. Jodi dan Lim pun mengerti maksud Bian
"Be the way nih duit taruhannya" Lim dan Jodi bersamaan mengelurkan uang lima ratus ribu rupiah kepada Bian. Bian terlihat puas melihat uang satu jutanya itu.
Menurutnya ini uang yang tidak seberapa, tapi entah kenapa menarik baginya melakukan hal ini
Mereka pun keluar dari kelas beriringan untuk menjemput Cinta. Namun mereka melihat Cinta di luar yang sedang menatap langit-langit koridor.
"Yank udah lama di sini?" Tanya Bian dengan khawatir apakah Cinta mendengarnya atau tidak, ekspresi Cinta saat ini susah di tebak
"Baru aja di sini, tadi keknya aku kelupaan sesuatu. Tapi apa ya" masih terus memandang langit-langit koridor kembali
Segera Bian menarik Cinta ke kantin dan makan bersama dengan teman-teman Bian. Mereka berkenalan dan berbincang-bincang, yang membuat Cinta terlihat senang.
Tapi Cinta ingin sekali ingat apa yang sudah ia lupakan. Sepertinya ini sangat penting
****
Jgn lupa vote and coment
See you next time
__ADS_1
-Red Eyes