
Bertemu dengan mu adalah hal yang menakjubkan
Entah ini keberuntungan atau kesialan
___________________
Duk..
Cinta terduduk di lantai karena oleng, tubuhnya sudah tidak kuat untuk bertahan. Dia sudah sangat lemas karena pusing. Nafasnya Cinta juga sudah tidak beraturan. Cinta menutup matanya untuk mengatur nafasnya secara perlahan.
Tidak lama sebuah tangan mencekal bahu Cinta dan menggendong Cinta ala bridal style ke tempat yang lebih sepi. Untung saja ada cowo ini, jika tidak Cinta tidak tau apa yang akan terjadi kepada dirinya saat ini.
"Erick kamana aja, lama! Hampir aja Tata mati"
Cinta menghembuskan nafas lega. Saat membuka matanya ternyata bukan Erick. Entah siapa cowo tampan di hadapannya ini. Cinta sama sekali tidak mengenalnya.
"Erick mana? Apa teleportasi? makanya ganti orang"
Cinta menengok ke kanan dan ke kiri. Namun orang yang ia cari tidak di temukan sama sekali. Dimanakah Erick berada saat ini?
Cowo yang di hadapannya tertawa. Bagaimana mungkin, cewe yang ia tolong mempercayai hal teleportasi. Benar-benar gila. Hanya dia, cewe paling gila yang pernah Bian temui.
__ADS_1
"Lo gak papa? Ngapain duduk di krumunan kaya gitu?" khawatirnya.
Namun Cinta malahan lari entar kemana mencari Erick yang tiba-tiba ngilang. Mirip iblis. Tapi memang kelakuannya Erick seperti iblis bagi Cinta.
Setelah mencari berkeliling di tempat sebelumnya Cinta menemukan Erick. Di lihatnya dari jauh dia sedang berpelukan dengan seorang wanita. Terlihat sangat mesra.
Begitu pula ekpresi wajah Erick yang tersenyum sangat lebar. Dan paling parah adalah mochinya itu di kasihkan ke cewe asing tersebut.
"Dia siapa?" Batin Cinta
Saat ini Cinta sangat kesal kepada Erick, bagaimana mungkin mochi di berikan begitu saja kepada cewe itu. Mochi boneka kesayangan Cinta, Erick begitu kejam kepada Cinta. Dasar iblis
Cinta pun bergegas menuju mobil Erick. Membiarkan mereka berdua yang sepertinya sedang bermesraan tidak tau tempat.
Menunggu sesuatu yang tidak pasti itu melelahkan. Entah kapan Erick akan datang menghampiri Cinta, atau Erick akan berkencan dengan cewe itu?
Dan Cinta di lupakan. Itu adalah hal yang paling mengerikan!
Erick pun datang dengan muka yang cukup lelah dan nafas yang memburu. Sedikit khawatir tampak di ekpresi wajah Erick saat ini.
"Udah gue cariin keliling-keliling malah enak-enakan duduk disini. Dibilang jangan kemana-mana bandel banget"
__ADS_1
Erick membuka bagasi dan meletakan belanjaan yang tadi mereka beli.
"Buka, Tata cape" pinta Cinta dengan suara parau
Erick pun membukakan pintu, kemudian memutari mobil dan mengambil kendali. Mobil pun bergeges dan ikut membaur dengan mobil lain.
Cinta hanya diam seribu bahasa. Dia tidak membuka mulitnya sama sekali. Tidak seperti biasanya dia selalu cerewet membahas apa pun yang tidak penting.
Seperti Ines membunuh kecoa dengan sadis, karena terbang mendekatinya. Atau Bella yang sering berkelahi dengan Kevin, karena Kevin terus meledeknya.
Dan mungkin bercerita betapa ia merindukan kakaknya Jason. Jason sangat memanjakan Cinta, dan Cinta yang mengerjai kakaknya itu.
Tapi untuk pertama kalinya Cinta hanya diam. Dengan pandangan yang tidak bisa di artikan. Canggung. Sangat canggung.
Membuat Erick khawatir dan penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada Cinta. Apakah Erick membuat kesalahan?
******
Jgn lupa vote, like and coment
See you next time
__ADS_1
-Red Eyes