
Di remehkan seperti itu oleh temannya sendiri membuat darah dalam diri Lingga mendidih. " Aish, baiklah, perhatikan dan lihat dengan baik-baik kemampuan ku ini. " ucapnya, dengan jari tangan yang begitu lihai, ia mengetik dengan kecepatan penuh bahkan mata Juju tak bisa mengikuti pergerakan jari tangannya, sesekali Lingga curi-curi pandang pada sahabatnya yang kini tengah melongo melihat kemampuan darinya, hanya dalam hitungan detik, Lingga berhasil memunculkan rekaman CCTV dari ayah Juju yang tengah sibuk menangani pasien.
Melihat wajah ayahnya yang serius dalam menjalankan tugas membuat juju sangat bangga pada ayahnya sendiri.
" Bagaimana? aku hebat kan. "
" Iya, kamu berhasil mengejutkan ku beberapa kali. "
Lingga tersenyum bangga.
" Ku beri tahu rahasiaku,meski perusahaan di pegang oleh ayah ku, akan tetapi semua kendali dan sistem semuanya di pegang penuh oleh ku, dan juga tak ada yang bisa menebus penghalang yang aku buat, bahkan seorang ahli sekali pun. "
Juju menatap heran, " Apa tak apa -apa memberitahuku rahasiamu? "
" Tentu saja, lagi pula kamu adalah sahabat ku, jadi tak ada rahasia diantara kita. "
Alis Juju naik sebelah. " Bukankah kamu terlalu mudah mempercayai seseorang ? seperti aku yang baru kamu kenal. "
" Sejujurnya aku tak mudah percaya pada orang lain, namun saat pertama kali aku melihat mu, kamu terasa berbeda dengan temanku yang sebelumnya, mereka lebih tertarik dengan harta yang di miliki keluargaku, dari pada diriku sendiri. "
" Apa yang yang membuatku berbeda? aku dan mereka sama-sama menyukai uang? "
" Benarkah? "
" Iya, tentu saja, apa kamu tak takut? aku bisa saja membocorkan rahasia mu pada dunia."
" Kalau begitu, lakukan semau mu. " timpalnya santai, seakan-akan hal itu bukanlah hal besar, membuat kedua alis Juju mengernyit.
" Kenapa menatap ku seperti itu? " Lingga menutup mulutnya dengan kedua tangannya, bola matanya membesar, seraya berkata kaget. " Jangan bilang kalau kamu, ternyata mengagumi ku! "
Juju mengernyitkan alisnya kembali, Lingga pun berdiri menghampirinya, serta merangkul bahunya, " Kawan, kamu tenang saja, meski pun badai menerjang, aku akan selalu di samping mu. "
" Apa yang kamu bicarakan? " Juju bertanya, seraya mencubit tangan Lingga yang berada di bahunya membuatnya menjerit kesakitan.
" Kalau begitu apakah aku bisa meminta tolong padamu? "
" Apa sih yang nggak buat kamu? " godanya seraya mencolek dagu Juju, melupakan rasa sakit pada tangannya.
" Tolong jangan bersikap seperti itu, kamu membuat bulu kuduk ku berdiri. "
__ADS_1
Lingga pun terkekeh. " Baiklah aku hanya bercanda, jangan membawanya terlalu serius, Jadi apa yang bisa aku bantu untuk sahabat terbaikku? "
" Bisakah kamu mencari artikel lama yang sudah terhapus? "
" Tentu saja, itu adalah hal yang sepele, katakan! apa kata kuncinya. " timpalnya, seraya kembali duduk, menatap layar komputer, jari jemarinya berada diatas keyboard, siap menekan kapan saja.
Juju terdiam sejenak. " Hanya tiga kata, Thedy Arga Putra. "
" Oh okeh. " ucap Lingga. " tapi kenapa namanya terasa tak asing di telinga ku? " gumamnya,
" Ada apa? "
" Bukan apa-apa. " elaknya, tak ingin banyak berfikir dia pun langsung mengetik beberapa kode lalu memasukan nama itu, tak lama kemudian artikel dan wajah Thedy Arga Putra muncul terpampang dengan jelas, Juju menatap kagum pada kemampuan temannya itu , sedangkan Lingga sedikit tertegun melihat wajah pria itu.
Diceritakan disana bahwa Thedy Arga Putra berhasil mengambil alih Darmawan Company, dan menggantinya dengan C company, tak di jelaskan dengan jelas bagaimana dia dapat mengambil alih perusahaan raksasa itu? yang pasti dia adalah satu-satunya yang mampu meruntuhkan Darmawan Company yang sudah berdiri sejak puluhan tahun, bahkan perusahaan itu banyak mengeluarkan para selebriti papan atas, tak hanya itu mereka juga memiliki branded yang telah mendunia.
Di tengah karier nya yang tengah meroket, muncul sebuah artikel bahwa dirinya memiliki seorang adik perempuan berparas cantik nan manis, namun sayang. Adik nya Casandra yang baru berusia delapan belas tahun mengalami kecelakaan dan membuatnya menderita cacat otak.
Muncul juga sebuah artikel bahwa adiknya tengah mengandung salah satu anak dari anggota keluarga Darmawan, warganet curiga bahwa Thedy berhasil merebut perusahaan itu di karenakan oleh adiknya yang menderita karena perlakuan keluarga Darmawan. Dan dia meminta ganti rugi yang sangat besar pada keluarga itu.
Lalu ada banyak lagi artikel lainnya, namun seminggu kemudian, para media menghentikan berita itu dan menggantinya dengan yang lain, membuat kedua alis Juju pun mengernyit heran.
" Bisakah kamu membuat salinannya untuk ku? " pintanya.
" Tentu, tapi kenapa kamu ingin melihat artikel usang ini? "
" Tak ada, aku hanya ingin memastikan sesuatu. "
" Hey, ayolah ceritakan padaku, kamu sudah lihat sendiri kemampuan ku bukan, aku pasti bisa membantumu sebisa mungkin. " rayunya, dengan wajah semanis mungkin.
Juju terdiam, dirinya tak begitu yakin untuk menyeret Lingga ke dalam masalah keluarganya.
" Sebaiknya tidak, aku tak mau merusak reputasi baik keluarga mu. "
" Hey jangan begitu kita . . .
" Tadi pagi aku bertemu dengannya. " selanya.
" Siapa? " tanyanya heran.
__ADS_1
" Thedy Arga Putra. "
" Lalu? "
Juju pun berdecak," Bukankah kamu tadi ingin mengetahui kemana aku pergi tadi pagi? "
Lingga pun membulatkan mulutnya.
" Aku juga tak sengaja bertemu dengannya dan melihat dia sedang berbicara dengan kepala sekolah, bisakah kamu mencari tahu untukku, untuk apa dia datang ke sekolah kita? dan apa hubungannya dengan kepala sekolah kita? "
" Tunggu, kita tak perlu mencarinya. "
" Kenapa? "
" Karena aku sudah tahu kenapa dia datang ke sekolah dan apa hubungan diantara mereka "
" Oh iya. bagaimana kamu bisa mengetahuinya? " tanya nya penuh selidik
" Kamu tadi bilang Thedy Arga Putra kan? "
" Iya, lalu? "
" Pantas saja namanya begitu tak asing di telingaku, kamu tahu ketua kelas kita kan? "
" Iya, lalu apa hubungannya? "
" Aish kenapa otak mu menjadi lemot begini? masa iya kamu tidak mengerti."
menaruh tangannya di dagu, mencoba mencerna informasi dari temannya itu. " Apa dia anaknya? " tebaknya
" Bukan, tapi keponakannya. "
" Bukankah adiknya. . .
" Dia memang mengalami kecelakaan. Tapi bagaikan sebuah keajaiban dari Tuhan. Anak dalam kandungannya ternyata baik-baik saja, bahkan anaknya memiliki otak yang jenius seperti kita. "
Kepala nya mangut-mangut mengerti. " Tunggu. dari mana kamu tahu bahwa ketua kelas kita adalah keponakan Thedy? . "
" Karena sebenarnya. .
__ADS_1