
"Apa...! Steph diculik oleh sekelompok orang bertudung?!"
"Benar, ada seorang warga yang merupakan saksi melaporkannya kepada Petugas keamanan di kota. Dia menceritakan kalau sekelompok orang itu berasal dari organisasi Black Witch."
"Black Witch?! apa-apaan dengan nama keren itu?"
"Akan kujelaskan, Black Witch merupakan kelompok yang mempunyai Tujuan berbalik dengan White Witch. Jika White Witch mempunyai Tujuan menjaga kedamaian dunia bersama para pahlawan, Black Witch adalah sebaliknya."
Aku, Raphel, Daniel, Marria mendengarkan baik-baik apa yang sudah Weisten katakan. Kami semua sekarang berada didalam Kantor Kepala Akademi bersama dengan beberapa guru, seperti Hensel, Pengawas Kreill, Miss Yuna, dan Proffesor Wilhelm.
Alasan kami dipanggil kemari, sebenarnya aku juga kurang mengerti. Tetapi sepertinya aku sudah sedikit mengerti tentang pokok masalah yang dibahas, yaitu penculikan Steph yang dilakukan oleh organisasi tersebut.
Entah apa motif mereka menculiknya aku juga tidak tahu. Tetapi yang pasti, mereka sudah salah menculik Teman dari seorang pahlawan legendaris. Meski berstatus sementara sih.
"Jadi apa alasan kami dikumpulkan disini?" Tanya Daniel dengan wajah dinginnya.
"Aku mengumpulkan kalian berempat diruanganku karena aku ingin memberi Tugas kepada kalian, dan tentunya kalian sudah tahu Tugas tersebut kan?"
"Tetapi kenapa hanya kami berempat saja?!" Tanya Raphel
"Pertanyaan yang bagus, itu karena aku tidak ingin membuat seluruh murid akademi heboh dengan kasus ini. Dan jika aku melaporkannya ke pihak kerajaan, mungkin prosesnya akan membutuhkan waktu yang sangat lama, Terlebih lagi aku yakin jika kalian berempat adalah orang yang sangat tepat"
"Kenapa anda bisa yakin dengan potensi kami? Aku saja tidak bisa menggunakan sihir" Tanyaku dengan heran.
"Hmm ~ mungkin hanya insting"
______________><_______________
Grek!!
Tidak lama kemudian seorang pemuda berambut hitam dan perempuan berambut merah masuk ke dalam ruangan. Pakaiannya terbilang sangat mencolok sekali, mereka menggunakan jubah serba putih dan sebilah katana yang diselipkan di pinggangnya.
__ADS_1
"Oh kalian sudah datang ya... biar kuperkenal-"
"Biar aku saja Master Weisten, perkenalkan Namaku adalah Ryan Plounder. Aku adalah salah satu anggota dari Seven Knight White Witch, dan aku siap membantu kalian" Potong pemuda tersebut, dan entah kenapa wajahnya yang narsis itu membuatku sangat kesal.
"Perkenalkan Namaku adalah Elena Blaze, aku juga salah satu anggota dari Seven Knight White Witch. Sesuai namaku, aku adalah penyihir dengan Atribut api."
Kami berempat memperhatikan penampilan mereka berdua dengan serempak. Memang sedikit mencurigakan sih jika dilihat dari penampilannya yang terbilang sangat norak dan mencolok, tetapi aku tidak boleh menilai orang dari luarnya saja.
"Mereka berdua adalah anggota dari organisasi White Witch yang akan membantu kita untuk menyelamatkan Steph. Terlebih lagi mereka adalah salah satu dari Seven Knight Royale, jadi kemampuan mereka berdua sudah sangat terjamin." Jelas Weisten.
"Tunggu Master Weisten, apa itu Seven Knight Royale?! apa mereka ksatria milik kerajaan?" Kali ini akulah yang bertanya.
"Biarkan aku yang menjelaskannya Master Weisten, pertama-tama siapa namamu nak?" Tanya Elena sambil melempar senyuman manisnya padaku.
"Namaku? namaku adalah Felix von Edgard"
"Baiklah Tuan muda Felix, biarkan saya menjelaskannya. Seven Knight Royale adalah Pasukan terkuat yang dimiliki oleh organisasi White Witch, kami memiliki kapasitas Mana yang terbilang cukup besar dibandingkan anggota-anggota lainnya. Selain itu, pengalaman kami cukup banyak. Dan itu juga merupakan salah satu syarat utama dipilihnya kami menjadi Seven Knight Royale" Jelas Elena dengan sangat meyakinkan.
"Satu lagi, Mengapa kalian hanya mengirim dua orang untuk menyelamatkan anak yang sudah diculik oleh Organisasi bebuyutan kalian? bukankah sudah jelas kalau kita nantinya akan kalah jumlah?"
"Kali ini Ryan Plounder yang akan menjawab pertanyaanmu Tuan muda Felix. Alasan kami hanya berdua karena kami tahu bahwa sekelompok orang itu hanya segelintir kecil dari anggota Black Witch. Sedangkan anggota lainnya pasti sedang bergerak di tempat lainnya, itulah yang pasti dari Organisasi itu Tuan muda Felix."
Aku mengangguk mengerti setelah mendengarkan jawaban dari Ryan, mungkin memang benar jika anggota lainnya sedang bergerak ditempat lainnya. Tetapi bukan berarti musuh kita nantinya sangat lemah, aku mulai curiga dengan Organisasi White Witch, apakah mereka benar-benar berjalan di jalan kebenaran?
'Lagipula aku tidak bisa menyimpulkannya begitu saja sih, akan kuawasi mereka berdua nanti'
"Ehem ... Baiklah, jika kalian sudah paham dengan situasinya. Aku akan membagi kalian berempat menjadi dua kelompok, Felix von Edgard akan bersama dengan Daniel von Kreiss dan akan ditemani oleh Elena Blaze. Sedangkan Raphel Sandiego akan bersama dengan Marria Jennita dan akan ditemani oleh Ryan Plounder."
"APA!!" Teriakku dan Daniel secara bersamaan.
"Tunggu Master Weisten, tentunya anda sudah tahu bahwa kami berdua sangat bertolak belakang. Tetapi mengapa anda malah membuat aku satu kelompok dengannya?" Tanyaku sembari mengangkat satu tangan.
__ADS_1
"Si bodoh itu benar Master, aku juga keberatan dengan pembagian Kelompok ini" Lanjut Daniel.
"Kalian tidak berhak untuk mengatur kelompok yang sudah aku atur ini. Bersikaplah seperti layaknya murid, dan laksanakan perintah atasanmu. Apa kalian paham?!" Weisten berkata sambil menatap kami berdua dengan Tajam.
Glek!!
"Kami paham...!!" Tegas kami berdua secara bersamaan.
________________><________________
Sementara itu didalam sebuah jeruji besi, terdapat Elf yang bernama Stephanie Wesline sedang ditahan dengan sebuah lingkaran sihir yang mengikat kedua tangannya.
Sihir tersebut bernama Magic Rope. Sihir yang tidak dapat dilepaskan kecuali si pengguna sendiri yang mengijinkannya.
Sementara di luar jeruji besi ini, terdapat banyak sekali orang bertudung hitam sedang berpesta karena mendapatkan seorang Elf sebagai tawanan mereka.
Di sekelompok orang tersebut, juga ada seorang Pria botak berjubah yang duduk di kursi megah dengan sombongnya. Jika dilihat, sepertinya dialah pemimpin dari sekelompok orang ini.
"Ketua apa yang akan kita akan lakukan dengan anak Elf disana?!" Tanya seorang bertudung yang ada disampingnya.
"Hmm ~ Jika dia dijual ke para bangsawan bejat di Kerajaan ini, mungkin kita akan merauk banyak sekali keuntungan. Tetapi bukan ini saja yang kuinginkan... mungkin aku akan menikmati tubuhnya dahulu sebelum menjualnya hahaha!!"
"Seperti yang diharapkan pada ketua"
Steph yang tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka langsung merasakan ketakutan yang luar biasa.
Dia mulai menangis dan meratapi nasib malang yang selalu menimpanya sedari dulu, apakah takdir memang membuatku selalu menderita? apa aku pernah berbuat kesalahan pada dunia ini sehingga aku terus menerus menerima kemalangan?
Steph menahan rasa kesalnya dengan menggigit lidahnya hingga berdarah. Kepahitan masa lalu selalu terus menerus menghantuinya, dan sekarang kepahitan itu akan terulang kembali.
'Seseorang Tolong aku'
__ADS_1
-
To be continue.