My Second Life Became The Weakest Hero In Another World

My Second Life Became The Weakest Hero In Another World
Chapter 42 ~ Runel Necklase


__ADS_3

Di dalam ruangan Kepala Akademi Mervest, Weisten dan Guru Hensel sekarang sedang saling berhadapan, Weisten duduk di tempat kerja miliknya sendiri, sedangkan Guru Hensel hanya berdiri dengan tegap menggunakan kedua kakinya yang kokoh itu.


"Jadi Guru Hensel, apa yang membuatmu datang menemuiku?"


"Maafkan aku yang telah mengganggu waktumu Master Weisten, tetapi aku ingin bertanya tentang Anggota Perwakilan Turnamen antar Akademi sihir di Kerajaan Artemia..."


"Hoo... Apakah kau ingin bertanya pasal Daniel dari kelas A-1? Atau Marvis yang merupakan seorang Komite Akademi? Mereka berdua sangat berbakat bukan?"


"Mengetahui itu.... Maafkan aku, tapi aku hanya penasaran dengan kedua murid saya yang anda ikut sertakan dalam Turnamen tersebut."


Mendengarnya, raut wajah Weisten seperti lega, seolah olah mengatakan 'Ah aku sudah menduganya bahwa dia akan bertanya mengenai itu' Akan tetapi yang Weisten siapkan adalah yang terbaik menurutnya, dan jika itu berjalan lancar, maka akan tidak ada masalah yang akan terjadi nantinya, semoga saja.


"Ah.... Felix von Edgard dan Viona von Celena ya? Dua orang Genius yang selalu mendapatkan nilai terbaik dalam bidang akademik, namun buruk dalam hal sihir, bukan?"


"Ya, seperti itulah... Maafkan aku, jika anda sudah mengetahuinya bukankah akan menjadi masalah jika mengikutsertakan mereka berdua?" Hensel bertanya sesopan mungkin.


"Kau salah Guru Hensel... Anak yang bernama Felix itu, aku melihatnya dapat melakukan sesuatu serangan yang mirip dengan sihir, dan jika itu bukan sejenis sihir maka Mana tidak diperlukan dalam proses pembentukannya, yang artinya dia tidak akan mengalami yang namanya kekeringan Mana dan kelelahan..." Setelah mengatakan itu, Weisten menyeruput Teh panas yang ada dimejanya, dan lalu meletakannya kembali.


"Dan anak yang bernama Viona itu, sihirnya memang tidak terlalu spesial, akan tetapi sihirnya akan sangat mendukung anak yang bernama Felix saat Ronde Battle Team nanti" Lanjut Weisten.


"Maksud anda... Anda memanfaatkan kekurangan dan kelebihan mereka berdua untuk menciptakan pertahanan yang kokoh dan sulit untuk dipatahkan seseorang?"


"Tepat sekali... Dengan mengandalkan Kemampuan Felix dalam penyerangan tanpa jeda waktu, Viona akan menjadi pendukungnya untuk menutupi kelemahan Felix, dengan memblokir seluruh serangan yang mengarah padanya... Dengan begitu, mereka berdua tidak akan dapat dihentikan bahkan jika lawan mereka itu sangatlah kuat"


***


Disamping itu kali ini aku, Steph dan juga Raphel sedang berjalan jalan ditengah kota untuk mencari sesuatu sebagai bekalku ke Kerajaan Artemia, meski aku berkata bahwa aku akan pergi berbelanja sendiri, entah kenapa mereka berdua mengotot untuk ikut bersamaku, yah kurasa ini tidak buruk juga.


Kota pada malam hari terasa lebih rame, banyam kios kios makanan di sisi kiri dan kanan kami, jujur saja baunya sangat menggoda, dan aku harus menahan diri agar dompetku tidak kehilangan nyawanya di tempat seperti ini, ngomong-ngomong kami bertiga sekarang masih memakai seragam Akademi, karena kita harus wajib memakainya jika ingin berpergian kemana pun.


"Steph, apa kau baik baik saja dengan itu? Jika bisa, aku akan mencoba membujuk Master Weisten untuk menggantikanku sebagai orang yang dipilih..."


"Tidak perlu khawatir!!! Aku pada awalnya tidak ingin terlibat dengan Turnamen itu, dan aku sudah melupakan tentang tempat yang bernama 'Artemia' dari kepalaku"


Wajah Steph terlihat murung saat membicarakan itu, ini tidak bagus, aku harus segera mengubah Topiknya.

__ADS_1


"Ah... Benar, apakah kau masih ingin bergabung dengan Komite Akademi?"


Aku cukup penasaran saat dulu pernah mendengar bahwa Steph ingin bergabung ke dalam Komite Akademi, pasalnya disana terdapat Marvis Sanches yang sifatnya sangat kurang memadai, dan aku khawatir jika Steph terlalu dekat dengan orang itu.


"Benar... Aku akan bergabung dalam Komite Akademi, tapi bukan sebagai Anggota, tetapi aku mengincar posisi Ketua disana..."


Aku sedikit terkejut dengan jawaban yang dari mulut Steph, memang benar bahwa Akademi membebaskan siapa yang akan menjadi Komite Akademi, dan biasanya setiap tahunnya akan diadakan pemilihan untuk Komite Akademi yang baru, dan ditahun ini, seperti yang kalian lihat, Marvis Sanches memenangkan dengan perolehan 300 suara, dan aku yakin rata rata yang memilihnya itu adalah antek-anteknya sendiri.


"Lihat... Kita sudah sampai"


Raphel menunjuk ke salah satu Toko Perlengkapan yang ada di seberang jalan, seketika langkahku dan juga Steph terhenti di depan toko tersebut, toko tersebut bernama 'Grandine' nama yang keren, karena tidak ingin menunggu lebih lama kami memasuki toko tersebut.


Sebelumnya aku pernah mengatakan kepada Steph untuk membeli beberapa perlengkapan untuk pergi ke Artemia, dan saat dalam pertandingan, tentu saja aku tidak ingin bertarung tanpa perisiapan, oleh karena itu membeli perlengkapan sangat penting.


Turnamen sihir juga memperbolehkan para Murid yang ikut serta untuk memakai beberapa perlengkapan pertahanan dan juga sihir, akan tetapi melakukan suatu kecurangan seperti dibantu oleh orang lain dari balik layar sangat dilarang keras oleh panitia penyelenggara.


Ngomong-ngomong, panitia yang dimaksudkan adalah Kelima Raja dari lima Kerajaan besar di benua ini, dan mereka biasanya akan menonton di tempat yang lebih tinggi dan menilai setiap siswa yang bertanding, bagi siswa yang berbakat biasanya Raja akan menawarkan Pekerjaan masa depan yang menjanjikan, seperti menjadi Pasukan Elite Kerajaan, Penyihir Kerajaan, dan masih banyak posisi keren lainnya.


Kring!!!


Banyak armor dan senjata yang di pajang di sisi sisi tembok toko, dan lalu seorang pria Tua pirang dengan pakaian pelayan yang dia kenakan mendatangi kami bertiga.


"Selamat datang di Toko Grandine, apakah kalian membutuhkan sesuatu? Kami memiliki Armor dan senjata yang lengkap disini, jika kalian minat, saya bisa merekomendasikan kualitas terbaik yang kami miliki... Ah ya, Namaku adalah Wabelson Renderick, kalian dapat memanggilku Wabel"


Pria tua itu menyambut kami dengan sopan, dan aku melihat lihat perlengkapan yang terpajang di sisi sisi Tembok Toko ini, memang semuanya terlihat bagus dan memiliki kualitas yang tinggi pula, aku yakin jika aku memakainya aku akan sangat terbantu saat Turnamen berlangsung.


Akan tetapi aku berniat untuk tidak memakai sesuatu yang berat seperti Armor dan pedang yang besar layaknya Warrior, aku hanya membutuhkan sebuah Item Buff yang mampu mebantuku lebih leluasa dalam bergerak, misalnya seperti Item yang memiliki Enchant


"Salam Tuan Wabel, disini apakah ada sebuah Item yang mampu meningkatkan kelincahan seseorang? Apapun itu boleh saja, asalkan memiliki efek oleh penggunanya, karena aku akan menggunakannya saat Turnamen sihir antar Akademi berlangsung"


"... Ah, Jadi jadi anda adalah perwakilan Kerajaan ya, aku mengerti... Aku akan segera kembali membawa item terbaik, harap tunggu sebentar"


Mengatakan itu, Wabel segera masuk ke bagian yang lebih dalam di Tokonya, dan sembari menunggu kami bertiga melihat lihat sekilas pada perlengkapan yang dipajang di sisi sisi Toko bernama Grandine ini.


Saat melihat-lihat, aku melirik ke arah Steph dan juga Raphel, mereka terlihat murung dari biasanya, sudah kuduga kalau mereka pasti juga ingin ikut berpastisipasi dalam Turnamen sihir tersebut, akan tetapi karena aku ada disini, mereka tidak terlalu menunjukkan kekecewaan mereka. Maka dengan itu hanya ada satu hal yang nanti akan kulakukan.

__ADS_1


"Ini dia... Terimakasih telah menunggu, Item ini adalah barang terbaik yang kumiliki saat ini"


Wabel kembali dengan sebuah kotak hitam berukuran sedang di kedua tangannya, dan kami bertiga yang melihatnya memasang wajah heran menatap kotak tersebut. Hingga kemudian Wabel membukanya, dan terdapat sebuah kalung kalunh dengan berlian sebagai mandalnya.


Kalung yang terlihat ketat itu, aku tidak yakin jika itu memiliki keistimewaan.


"I-itu..."


"Biar kujelaskan, Runel Necklase... Itulah nama Kalung ini, kalung ini memiliki semacam Enchant yang memungkinkan si pemakainya dapat bergerak dua kali lebih cepat daripada gerak Normal, oleh karena itu kalung ini disebut sebagai barang terbaik yang aku miliki saat ini...."


Aku menyipitkan mata untuk melihat detail dari kalung tersebut, bagaimanapun juga tidak ada yang terlalu mencolok pada kalung tersebut, apa pak tua ini ingin menipuku? Disaat aku memikirkannya, sebuah panel tiba tiba muncul dihadapanku dan mengejutkanku.


[ Runel Necklase


Memiliki Efek menambah kecepatan pengguna sebanyak dua kali daripada gerak normal, dengan memanfaatkan elemen angin sebagai pendukungnya


Efek : Penambah Kecepatan


Pemakaian : - ]


Aku hanya tersenyum kecut saat melihat penjelasan pada sebuah panel yang mirip dengan game, kini aku yakin seratus persen bahwa barang itu asli, disamping itu Raphel dan juga Steph memasang muka Heran kepadaku karena cengar cengir sendiri.


"Oi... Felix, kau baik baik saja bukan?"


"A-ah... Ya, aku baik. Tuan Wabel, kurasa aku akan membelinya"


-


To be continue


Message :


Hai kalian pembaca The Great Hero Reborn, kalian dapat membelikan author secangkir kopi untuk agar dapat semakin semangat saat update, 'Bagaimana caranya, Thor?' caranya mudah, cukup kunjungi link disini Karya karsa.com/Felix dan kasih saya sumbangan 5.000 untuk secangkir kopi panas saat menulis.


Hilangkan spasi!!

__ADS_1


Ingin melihat aksi menarik dari Felix dan dkk bukan? Terus ikuti TGHR ya!!! Minna ~ san


__ADS_2