My Second Life Became The Weakest Hero In Another World

My Second Life Became The Weakest Hero In Another World
Chapter 32 ~ Pasar Gelap (Dark Market)


__ADS_3

"Apa kalian berdua tertarik dengan pasar Gelap?"


Saat mendengar perkataan dari orang berjubah itu. Kami berdua saling menatap dengan wajah terheran-heran. Pasalnya baru kali ini aku mendengar tentang pasar gelap, apa itu semacam tempat untuk menjual organ-organ manusia. Jika benar, aku ingin sekali menghindari tempat seperti itu.


Tetapi aku juga tidak dapat menolaknya secara langsung, bisa saja di tempat tersebut terdapat petunjuk tentang penculikan Steph yang dilakukan oleh Black Witch. Yah meskipun aku tidak yakin sepenuhnya sih, tetapi aku merasakan bahwa akan menemukan sesuatu disana.


"Pasar Gelap? Tempat apa itu? lagipula siapa dirimu?" Tanya Daniel yang sudah bersiap mengeluarkan Grimoire miliknya dari sarung yang ada di pinggangnya.


"Tenang kawan, aku bukanlah siapa-siapa selain pembuka jalan. Aku tidak bisa memberitahu namaku, tapi kalian dapat memanggilku dengan sebutan Shadow" Jawabnya dengan santai.


Meski terlihat sangat santai aku dapat merasakan bahwa orang yang dihadapanku ini memiliki pancaran energi yang sangat kuat. Bahkan saking kuatnya, aku yakin bahwa Kapasitas Mana miliknya jauh melebihi Daniel yang bahkan pemilik dari Grimoire terlangka Zero.


Awalnya aku sempat curiga kalau dia adalah salah satu dari anggota Black Witch. Tetapi aku juga tidak dapat langsung menuduhnya begitu saja.


Terlebih lagi saat ini Nona Elena sedang tidak ada bersama kami,jadi jika terjadi apa-apa pada kami berdua. Tidak akan ada seorang yang mau menolong kami, walau Daniel merupakan murid yang berbakat. Dia tetaplah masih seorang anak-anak.


"Baiklah paman Shadow, bisakah kau menjelaskan tempat yang bernama pasar gelap itu?" Tanyaku tanpa menurunkan kewaspadaan sedikitpun.


Mendengar kataku Shadow tersenyum, "Akan kujelaskan, Pasar Gelap atau yang biasa disebut dengan Dark Market adalah tempat untuk Transaksi secara ilegal. Di Pasar Gelap, banyak sekali terdapat Item Magis langka yang mungkin sangat berharga. Selain itu Pasar Gelap juga menjual Budak yang akan dilelang setiap minggunya di Tempat pelelangan."


Mendengar penjelasan dari Shadow, kami berdua kembali termenung. Jika saja alasan Black Witch menculik Steph untuk dijual sebagai budak, maka pilihanku untuk masuk ke pasar Gelap sangatlah tepat. Tetapi jika salah, mungkin saja aku tidak akan dapat kembali dengan selamat karena mengetahui bahwa Pasar Gelap adalah tempat dimana orang-orang bengis berada.


"Oi ... Apa yang kau pikirkan?" Daniel menyikutku dengan pelan dan menyadarkanku dari lamunan.


"Ah Tidak, kalau begitu paman Shadow. Bagaimana cara kami masuk kedalam Pasar Gelap? apa kau tahu jalannya?" Tanyaku kembali ke orang berjubah tersebut.


"Perkara yang mudah" Kemudian Shadow mengeluarkan sebuah botol dengan cairan merah didalamnya, lalu dia meneteskannya kebawah dan seketika sebuah lingkaran sihir bewarna merah muncul dibawah kaki kami.


"A-apa ini?" Kata kami berdua dengan terkejut.


"Oh ya satu lagi, bawa ini dan kuharap kalian baik-baik saja saat sampai disana" ucapnya sambil memberikan sebuah kartu hitam dengan logo G bewarna emas ditengah-tengahnya.

__ADS_1


Kami berduapun langsung menerimanya.


"Selamat jalan"


Sring!!


Perlahan-lahan tubuh kami berubah menjadi partikel-partikel kecil yang terangkat ke udara. Dari sini aku mengetahui bahwa kami akan diteleportasi, karena sebelumnya saat kami pernah merasakan sensasi yang sama persis seperti yang kami alami sekarang.


________________><________________


"Jadi ini pasar gelap"


Saat kami membuka mata, kami berdua sudah berada di sebuah tempat yang ramai dengan orang yang mengenakan jubah hitam untuk menyembunyikan identitas asli mereka. Di sisi kanan dan kiri jalan juga terdapat banyak sekali kios yang membelanjakan beragam Item magis. Bentuknya pun juga berbeda-beda, ada yang berbentuk seperti batu, cincin, kalung atau bahkan gelang.


Tidak melupakan tujuan kami yang sebenarnya, aku dan juga Daniel memutuskan untuk berkeliling sebentar di tempat ini sambil melihat-lihat pemandangan di sekitarnya.


Anehnya, langit-langit yang tadinya masih terlihat pagi hari sekarang menjadi malam hari. Dan dari sini aku menyimpulkan bahwa Pasar Gelap ini terletak di bawah tanah. Karena dari merasakan suhunya saja sudah sangat panas, dan itu memperkuat bukti teoriku tersebut.


"Pertanyaan bodoh, dilihat saja sudah tahu bahwa semua orang disini sangat mencurigakan"


Kamipun memutuskan untuk menelusuri lebih lanjut tentang tempat ini untuk mendapatkan petunjuk lebih jauh tentang keberadaan Steph.


________________><________________


Sementara itu di suatu ruangan yang hanya terdapat tempat duduk dan sebuah meja disana, terlihat sekelompok orang bertudung hitam yang dipimpin oleh seseorang berkepala plontos eh botak maksudku, sedang mengkitat seorang gadis Elf yang tidak lain dan tidak bukan adalah Steph.


"Hei gadis cantik ... bersyukurlah karena aku sudah berubah pikiran untuk tidak menikmati tubuhmu itu. Karena kalau segelmu sudab terbuka, maka nanti hargamu juga akan turun. jujur saja aku tidak menginginkan hal itu terjadi..." Kata Goro yang merupakan si Botak tersebut.


"Kau akan menyesal karena telah berurusan dengan Ras Elf, tidak lama lagi manusia menjijikkan seperti kalian akan dibinasakan dari dunia ini!"


"Hahahaha! Dibinasakan? aku tidak sebodoh itu tahu, aku juga mengetahui bahwa ada peraturan di negeri Elf tentang tempat sampah, kalau tidak salah peraturannya adalah jika ada seorang yang melanggar hukum atau tabu. Maka dia akan diusir dari negerinya, apakah aku benar?"

__ADS_1


Mendengar kata-kata dari Goro, Steph menjadi semakin gemetar dan ketakutan. Bagaimana tidak, rencanannya untuk membodohinya ternyata sudah diketahui oleh si botak itu. Kini dia hanya bisa pasrah menyerahkan semuanya kepada sang takdir. Dan berharap ada seseorang yang akan menolongnya.


Tok! Tok! Tok!


Tidak lama kemudian masuklah seorang pria tua berjas rapi dengan rambut hitam yang disisir ke belakang. Namanya adalah Anderson, dia adalah pemilik dari Tempat pelelangan di pasar Gelap yang bernama The Twist.


"Ah Tuan Anderson ... Aku senang saat anda datang di waktu yang tepat. Kebetulan aku menemukan barang yang bagus, jika saja dijual mungkin saja anda dapat mendapat keuntungan sangat besar dari bangsawan-bangsawan bejat disini."


Lalu pria paruh baya yang bernama Anderson itu melirik ke belakang Goro, dan melihat Steph yang tangan dan kakinya masih terikat dengan Rope Magic.


"Berapa yang kau mau?"


Mendengar kata dari Anderson, Goro memasang senyum seringainya, "Mari kita bicarakan sambil duduk-duduk dulu Tuan Anderson"


________________><_______________


"Sial! Sebenarnya dimana mereka berdua?"


Saat ini Elena Blaze sedang mencari-cari keberadaan Felix dan juga Daniel yang tiba-tiba menghilang entah kemana, baru saja ditinggal sebentar apa mereka sudah tersesat. Begitulah pikirnya.


Beberapa kali dia sudah bertanya kepada para warga yang berlalu lalang dengannya untuk menanyakan kedua anak tersebut. Tetapi tidak membuahkan hasil apapun.


Elena terus mencari ke sudut-sudut Kota Carles dan tentunya juga masih bertanya kepada orang lain. Meski jawaban mereka masih sama sih, yaitu tidak tahu.


Hingga ada seorang yang menepuk pundaknya dari belakang, dan sempat membuatnya terkejut.


"Siapa kau?!" Tanya Elena dengan waspada.


"Namaku adalah Shadow, dan sepertinya aku tahu dimana orang yang saat ini sedang kau cari"


-

__ADS_1


To be continue.


__ADS_2