My Second Life Became The Weakest Hero In Another World

My Second Life Became The Weakest Hero In Another World
Chapter 34 ~ Pelelangan


__ADS_3

Setelah beberapa saat bertanya kepada orang-orang disekitar Dark Market, akhirnya kami mengetahui letak pelelangan berada, tempatnya berjarak sekitar 150 meter dari pintu masuk, cukup dekat, tapi bukanlah itu yang harus di pikirkan sekarang ini.


Organisasi Black Witch, aku belum mengetahui motif mereka melakukan hal seperti ini, aku tahu bahwa menjual budak akan mendapat keuntungan yang sangat tinggi, tapi apakah hanya itu alasannya?


Jika dipikirkan lagi, ini sangatlah aneh, mungkin para anggota Black Witch yang menculik Steph, hanya bertindak dengan sendirinya tanpa sepengetahuan pemimpinnya, ngomong-ngomong aku jadi penasaran dengan pemimpin dari organisasi tersebut, yah walau nanti aku dapat bertanya kepada Nona Elena Blaze, namun sekarang kami terpisah dengannya.


"Terimakasih paman"


"Tidak masalah, karena aku hanya memberi informasi kepada pelangganku"


Aku mengucapkan terimakasih pada salah satu pedagang Item yang berada di pinggir jalan Dark Market, tentu saja aku melakukannya untuk mendapat beberapa informasi mengenai pasar gelap dan juga pelelangan disini, tidak lupa juga aku membeli beberapa item seperti String (Benang) dan juga Bom Asap, tidak ada alasan khusus, hanya untuk berjaga-jaga saja.


Kami melanjutkan perjalanan menuju ke tempat pelelangan yang ada, dari informasi yang diperoleh dari pedagang tadi, untuk dapat masuk ke Pelelangan harus menunjukkan kartu Identitas, sepertinya kartu itu adalah kartu yang diberikan oleh orang yang bernama Shadow kepada kami berdua.


"Oi... Kenapa kau membeli barang murahan seperti itu?"


"Tch!! Tentu saja aku memiliki satu atau dua alasan sendiri..."


"Jika kau menghambatku, jangan berharap aku akan datang membantumu"


"Aku senang atas perhatianmu Tuan Kreiss, tapi itu tidak akan pernah terjadi"


Setelah bercakap-cakap ringan dengan Daniel, akhirnya kami berdua sampai di tempat yang bernama Pelelangan tersebut, tempatnya berada di sisi kanan jalan dan memiliki tinggi sekitar 20 meter dan memiliki spanduk bernama 'Pelelangan Swist'. tanpa basa basi lagi aku dan juga Daniel segera masuk kedalam tempat pelelangan tersebut.


"Ah... Apakah kalian pelanggan hari ini?"


Saat kami masuk, kami sudah disambut oleh seorang gadis bertelinga kelinci dan memakai pakaian maid yang sangat ketat dan juga minim, sungguh erotis ah tidak maksudku adalah sungguh menakjubkan sekali.


"Ya... Kami ingin melakukan melihat apa saja barang yang akan dilelang disini, bisakah Nona membantu kami berdua?"

__ADS_1


Daniel mengambil alih pembicaraannya, sepertinya dia tahu bahwa aku sedikit kesulitan saat melakukan komunikasi dengan orang lain, yah itulah akibatnya jika kau terlalu lama hidup sendirian, kau hanya akan menjadi orang yang gagal di masyarakat, dan mungkin aku akan berterimakasih pada Daniel nantinya.


"Umm ~ Bisa saja, tapi bisakah aku melihat Kartu identitas kalian terlebih dahulu?"


"Tidak masalah..."


Daniel menjawab dengan cepat, dan kemudian menunjukkan Kartu miliknya, begitupun denganku yang melakukan hal yang sama sepertinya.


"Baiklah, lewat sini... Tolong ikuti aku Tuan muda sekalian"


Kami berdua hanya mengangguk dan kemudian kami mengikuti gadis tersebut dari belakang tanpa berbicara sepatah kata apapun, karena jika aku dan Daniel melakukan pembicaraan yang tidak perlu, ad kemungkinan juga bahwa kami secara tidak sengaja mengeluarkan informasi yang tidak perlu.


Kami berjalan di diantara lorong-lorong sambil dipandu oleh gadis bertelinga kelinci tersebut, tidak memerlukan waktu yang lama, akhirnya gadis tersebut berhenti di salah satu pintu yang berada di sisi kiri lorong, dan dia mempersilahkan masuk untuk melihat pelelangan yang akan diadakan hari ini.


Kami sekali lagi hanya mengangguk sebagai tanggapan, dan tidak lupa untuk berterimakasih kepadanya lalu beralih masuk ke dalam ruangan di balik pintu tersebut.


***


Kursi duduk di tempat ini dibagi menjadi dua sisi, yaitu sisi kanan dan kiri dengan bari yang rapi, sementara tengah-tengah akan digunakan untuk tempat berjalannya orang. Aku melihat terdapat dua bangku kosong di sisi kiri, dan aku mengajak Daniel untuk duduk disana, ngomong-ngomong bangku yang kami tempati ini berada di paling belakang sendiri. Yah mungkin karena kami datang sedikit terlambat sebelum pelelangan ini mulai.


Jbret!!


Lampu sorot menyala dari panggung besar di depan, dan lagi-lagi seorang gadis bertelinga Kelinci berada di tengah-tengah panggung dengan pakaian minimnya, namun dia adalah orang yang berbeda, dia bukanlah seorang gadis yang sebelumnya kami temui tadi.


"Yahoo!! ~ Namaku asalah Safira, disini akulah yang akan menjadi mentor di pelelalangan hari ini, dan untuk itu aku akan menjelaskan beberapa peraturan yang ada untuk melakukan Tawar menawar, satu kalian harus mengangkat tangan terlebih dahulu sebelum menawar, setelah itu kalian akan dibebaskan untuk memasang nominalnya, dan kami akan memilih Nominal tertinggi untuk melepaskan barang yang di lelang"


Semua orang hanya terdiam, namun bukan berarti mereka tidak mengerti, melainkan mereka sangat mengerti akan peraturan ini, siapa yang memasang nominal harga tertinggi, maka orang itulah yang akan memenangkan barang tersebut, dan pasti berita tentang Steph sudah tersebar di seluruh kota, oleh karena itulah banyak Bangsawan yang datang kemari.


"Baiklah, kalau begitu... aku akan memulai dengan barang yang pertama, ini dia!!"

__ADS_1


Seorang Pria berpakaian Jas muncul dari sisi kiri Panggung, dia terlihat membawa sebuah pedang hitam yang cukup bagus, sepertinya itu bukanlah sembarang pedang, aku dapat menilainya dari penampilannya yang menawan tersebut.


"Ini adalah Sword Athem, pedang yang dibuat dengan batu Martil khusus dan langka, tentu saja pedang ini sulit dipatahkan, dan jika di kombinasi dengan penggunaan sihir, maka itu akan menjadi sesuatu yang lebih hebat lagi..." Safira menjelaskan, dan mata para bangsawan langsung berbinar ketika mendengar kelebihan pedang tersebut.


Aku yang mendengarnya sebenarnya juga tertarik, namun untuk sekarang aku akan memfokuskan untuk mencari Steph terlebih dahulu, karena aku bangsawan sekelas Baron, aku tidak memiliki banyak uang yang kurasa cukup untuk membeli pedang tersebut, jadi aku akan mencari kesempatan di lain kali saja.


"Baiklah, untuk Pedang ini, aku akaj membuka harga dengan 70 keping emas saja... Adakah yang menawar?" Safira mengatakan.


"75 Keping emas!!!"


"80 Keping emas!!!"


"82 Keping emas!!!"


Beberapa bangsawan mengangkat tangannya, sepertinya mereka sangat tertarik dengan kualitas pedang itu, yah bukan berarti aku tidak tertarik sih, namun aku tahu bahwa suatu kelebihan pasti juga ada kelemahannya, akan tetapi wanita yang bernama Safira disana tidak menyebutkan apa saja kelemahan pada Pedang tersebut, apakah ini yang dinamakan Teknik Marketing?


"Terjual!! 120 Keping emas, oleh Tuan Jason Von Galhamr" Safira mengatakan-nya dengan keras.


Itu sedikit mengejutkan saat terjual dengan harga yang fantastis tinggi, dan amu yakin bahwa orang yang berhasil menawar Pedang itu adalah bangsawan sekelas Viscount maupun Duke. Jika saja aku menawar dengan harga sebesar itu, sudah dipastikan besoknya aku akan bangkrut.


Ngomong-ngomong, para Bangsawan di dunia ini memiliki Gaji yang berbeda sesuai dengan Tingkat yang mereka miliki, misalnya adalah seorang Baron, mereka hanya akan memiliki Gaji sebesar 30 Koin emas setiap bulannya, sedangkan setingkat Earl akan mendapatkan 60 Koin emas setiap bulannya, untuk Tingkat Viscount mereka mendapat 90 Koin emas setiap bulan, dan untuk Duke mereka mendapat jatah 120 Koin emas setiap bulan.


Pelelangan berlangsung dengan baik sejauh ini, ada banyak barang yang di lelang setelah Pedang Athem, seperti Cincin Ruang, Waterproof Necklase dan lain-lain semacamnya, barang yang di lelang itu bisa jadi adalah curian maupun sejenisnya karena dijual di Pelelangan di Pasar Gelap.


Setelah lama menunggu, akhirnya kami sampai di bagian akhir acaranya, seorang pria berpakaian Jas kembali muncul dari samping Panggung, dia membawa sebuah Kurungan dan di dalam kurungan tersebut terdapat seorang Elf yang diikat tidak berdaya, aku bisa melihat air mata yang menetes dari Elf tersebut.


"Baiklah, sekarang adalah Puncak dari Lelang hari ini... Seorang Budak Elf! Akan dimulai dengan harga 300 Keping Emas, adakah yang tertarik?"


-

__ADS_1


To be continue.


__ADS_2