
Langkah kaki Alexa mendekati dua pria tersebut, raut wajah yang begitu cantik dengan senyum yang benar-benar menakutkan. dua pria itu menatap Alexa dengan tatapan mata sesama pembunuh.
Wanita ini bukan wanita sembarangan, dia sama seperti kita." ucap salah satu pria pembunuh.
'Kamu benar, Lihatlah sorot matanya sangat menakutkan." jawab pembunuh bayaran yang lain.
Benar-benar tidak bisa terelakkan, sorot mata tajam yang benar-benar menakutkan itu membuat Alexa begitu terlihat kejam.
"Kenapa kalian diam seperti itu? apakah peluru kalian sudah habis?" tanya Alexa kepada dua pembunuh bayaran tersebut.
Dengan begitu lenturnya tubuh Alexa menangkis serangan-serangan yang diberikan oleh dua pembunuh bayaran itu.
"Akan kupaskan kalian menghadapi kematian kalian di sini." ucap Alexa.
"Jangan banyak bicara, Kami tidak akan kalah dari kalian!!" bentak salah satu pria.
"Kalian tidak akan kalah, kalian tidak akan mati? Benarkah, kalau begitu kalian benar-benar sangat luar biasa. aku ingin lihat bagaimana kalian bisa bertahan jika pisau ini sudah mengiris nadi yang ada di lehermu." jawab Alexa dengan senyum yang sangat cantik. namun senyum itu adalah senyum yang sangat menakutkan, senyum seorang pembunuh bayaran.
"Jadi kalian ingin melihat bagaimana kematian kalian di sini, baguslah Aku akan memperlihatkan kepada kalian seperti apa itu kematian. aku akan memperlihatkan kepada kalian seperti itu apa jika kalian berada di ambang kematian." jawab Alexa.
ZRETTTT....
pisau kesayangan Alexa telah menyentuh leher Salah satu pria dengan begitu cantiknya, wanita itu tersenyum bagaikan Dewi kematian yang sudah datang di depan mereka.
__ADS_1
"Aku tidak akan bertanya siapa yang telah menyuruh kalian, tapi akan kupastikan orang yang menyuruh kalian itu akan mati mengenaskan lebih dari kalian." Alexa yang terlihat tersenyum sembari menatap salah satu pria yang sudah terluka di pundak tersebut.
Noela menatap majikan wanitanya, wanita itu nampak sedikit bergidik ketika melihat kekejaman Alexa. Noela belum pernah melihat Seperti apa wajah asli dari Alexa, wanita itu benar-benar tidak akan pernah mengira Kalau bos wanitanya adalah orang yang sangat kejam. di balik wajah cantiknya ada monster di dalam diri Alexa.
Noela memejamkan matanya ketika pisau cantik milik Alexa sudah menggaris tubuh SI pria.
"Tunjukkan Seperti apa kematian itu kepadaku, kalian berusaha membunuhku atas suruhan orang lain? tanpa disuruh aku akan membunuh kalian, sedikit demi sedikit di tempat ini kalian akan merenggangnya nyawa." Alexa nampak tersenyum menatap pria yang lehernya sudah dilukis oleh Alexa.
"Ampuni kami, ampuni kami." ucap si pria.
"Aku tidak pernah memberikan ampun kepada siapapun. Aku tidak pernah memberikan maaf kepada musuh-musuhku, kalian ataupun siapapun yang menyuruh kalian, mereka akan mendapatkan hadiah yang pantas dariku." jawab Alexa yang kemudian berjalan mendekati pria yang pundaknya sudah terluka.
Melihat seorang wanita yang benar-benar seperti monster, tentu saja pria yang pundaknya sudah terluka itu nampak dia berjalan mundur. tatapan mata Alexa benar-benar sangat menakutkan. niat hati ingin membunuh malah mereka sendiri yang akan terbunuh. Mereka ingin membunuh seorang wanita yang dianggap lemah, namun mereka tidak akan tahu kalau yang akan mereka bunuh adalah seorang iblis wanita.
Baru kali ini dia menemukan seorang wanita yang bahkan lebih menakutkan dari para pembunuh yang sudah mereka hadapi.
"Siapa kamu sebenarnya?" tanya si pria.
"Aku? Aku adalah wanita yang akan kalian bunuh." jawab Alexa.
"Aku yakin kalau kau adalah pembunuh seperti kami." ucap si pria.
Alexa tidak menjawab, namun wanita itu tersenyum dengan tersenyum yang sangat menakutkan. senyum cantik seorang wanita yang begitu menggairahkan.
__ADS_1
"Selamat datang di neraka yang telah kau buka, kamu mengira Kalau kamu bisa membunuhku, namun sayangnya Kalian salah memilih musuh. Aku adalah pembunuh berantai, aku sudah membunuh begitu banyak manusia, kalian hanyalah kerikil yang berserakan di jalanan. akan kupastikan kalian tidak akan pernah bernyawa ketika kalian kembali. hanya mayat yang akan menghampiri keluarga kalian." ucap Alexa yang membuat si pria benar-benar sangat ketakutan.
"Nyonya." Panggil Noela.
"Lihatlah dengan baik, Noela. orang-orang seperti mereka tidak pantas kita Maafkan, orang-orang seperti mereka tidak pantas kita beri ampun. mereka hendak membunuh kita, maka sebelum mereka membunuh kita maka kitalah yang harus membunuh mereka terlebih dahulu. hukum dunia berputar, roda akan selalu menunjukkan perputaran yang tidak akan mampu dilawan oleh siapapun." Alexa berjalan terus mendekati si pria. wanita itu memainkan pisau yang ada di jarinya seolah pisau itu adalah mainan anak-anak.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
__ADS_1
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)