MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)

MY SUGAR DADDY 2 ( Nyonya Mafia)
KUREN MENCARI THOMAS


__ADS_3

BEBERAPA HARI KEMUDIAN


"Apakah kalian sudah tahu di mana keberadaan Thomas?" tanya Kuren.


"Belum, tuan." jawab anak buah Kuren.


PRANGGG!!!


Kuren membanting barang-barangnya.


"Kalian bodoh!!" seru Kuren.


"Kami belum bisa mendapatkan keberadaan orang itu, Tuan." ucap anak buah Kuren.


"Bagaimana bisa kalian tidak mendapatkan keberadaan orang itu, seharusnya kalian tahu di mana keberadaannya kalian harusnya bisa mencari di setiap sudut kota ini!!" seru Kuren.


"Bagaimana kalau pria itu tidak ada di kota ini, Tuan?" tanya anak buah Kuren.


"Kalian tidak usah mengatakan hal itu, aku yakin pria itu masih ada di sekitar kota ini." jawab Kuren.


"AAAAA!!!"


kuren berteriak dengan sangat frustasi ketika dia belum mendapatkan keberadaan Thomas.


Sedangkan di tempat lain tentu saja Paman Robinson dan ayah Gabriel berada di tempat Thomas, mereka terus bersenang-senang dengan cara menyakiti Thomas.


"Katakan di mana orang-orang itu, aku sudah mendapatkan satu nama yang akan selalu aku ingat." ucap Ayah Gabriel.


"Apa maksudmu?" tanya Thomas.


"Kuren, Bukankah dia adalah teman bisnismu?" tanya ayah Gabriel.


Mendengar nama itu terlihat Thomas langsung terdiam.

__ADS_1


"Jika melihat dari raut wajahnya kemungkinan besar pria ini memang mengenal pria itu, Gabriel." jawab Paman Robinson.


"Jika seperti itu mari kita melakukan sesuatu, Robinson. Aku ingin keluar dari persembunyianku, Aku ingin memancing orang-orang itu untuk keluar semuanya. kondisiku sudah lebih baik, alat penyangga kakiku juga sudah dibuatkan oleh Brandon." ucap Ayah Gabriel.


"Tenang saja, kita lakukan semuanya perlahan-lahan. tapi jika kamu memang sudah siap untuk melakukan pembalasan maka kita akan tahu apa yang terjadi." jawab Paman Robinson.


Rencana akan segera dibuat, Alexa dan Brandon tentu saja harus berdiri di belakang dua pria tua itu. pria berumur 50 tahun itu tentu saja akan membalas semua kekejaman yang dilakukan oleh orang-orang itu.


"Pria itu juga ikut menghancurkan kehormatan istriku, aku pasti akan mengoyak tubuhnya." ucap Gabriel dengan sorot mata yang benar-benar menakutkan.


Tiga belas tahun dikurung oleh Thomas dan disiksa, ketika pria itu sudah keluar dia pasti akan membalas dendam kepada orang-orang yang sudah melukainya.


"Kamu tenang saja, Gabriel. semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana kita." ucap Paman Robinson yang kemudian tersenyum.


Brandon dan Paman Robinson sudah mempersiapkan Sebuah alat penyangga kaki yang sudah dirancang oleh mereka berdua.


"Hahaha.., kakimu itu cacat Gabriel. Mana mungkin kamu akan membalas dendam, ketika kamu mencari Kami semuanya mungkin kamu akan terbunuh terlebih dahulu." cibir Thomas kepada Gabriel.


Seketika Gabriel menyisihkan selimut yang menutupi kedua kakinya, pria itu akan memberikan kejutan kepada Thomas. senyum pembalasan ditunjukkan oleh Gabriel ,pria itu kemudian menatap Paman Robinson dan meminta bantuan kepada pria itu.


DEG..


Betapa terkejutnya Thomas ketika melihat hal itu, pria yang sudah dibuat lumpuh dan cacat itu sekarang berdiri di depan matanya.


"Tidak mungkin, tidak mungkin." ucap Thomas.


Ayah Gabriel tentu saja tersenyum ketika melihat wajah yang tidak percaya dari saudaranya tersebut.


"Lihatlah, berkat sahabat dan menantuku aku bisa berdiri kembali. walaupun menggunakan kaki robotik ini aku tidak akan menyerah, Aku pasti akan membunuh kalian semuanya." jawab ayah Gabriel yang kemudian berjalan mendekati Thomas.


Kedua tangan yang terikat rantai itu nampak ingin melepasnya.


"Berusahalah kabur dengan semua jerih upayamu, Thomas. aku akan membalas setiap tetes darah yang kau buat, aku akan membalas setiap kesakitan yang kau berikan kepadaku." ucap Ayah Gabriel yang kemudian meminta Paman Robinson untuk memberikan dia sesuatu. Sebuah korek api yang berbentuk pena.

__ADS_1


"Aku akan memberikanmu hadiah, mulai dari wajah yang kau bangga-banggakan ini." ucap Ayah Gabriel yang kemudian menyulut korek itu ke wajah Thomas.


"AAAAAA!!!"


suara teriakan Thomas langsung menggelegar di ruangan itu. suara teriakan kesakitan ketika wajahnya dibakar oleh ayah Gabriel dengan menggunakan korek elektrik.


"Aku akan membuatmu merasakan kesakitan aku akan membuatmu merasakan apa yang aku rasakan." ucap Ayah Gabriel yang kemudian membakar Sebuah besi.


"Apa yang akan kamu lakukan, Gabriel?!" teriak Thomas.


"Sama sepertimu Ketika Kau menyiksaku di tempat itu." jawab ayah Gabriel yang kemudian membakar Thomas dengan besi yang berwarna merah menyala.


"AAAAA!!!"


suara teriakan kembali terdengar dari mulut Thomas, dia berteriak dengan begitu keras. pria itu merasakan kesakitan yang sangat luar biasa, nafasnya terasa terputus pria itu benar-benar seperti berada di neraka.


"Selamat datang di neraka yang sudah kau ciptakan, Thomas." ucap Paman Robinson yang kemudian mengambil kursi untuk melihat ayah Gabriel menyiksa saudara kandungnya itu.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


- Gairah cinta isteri muda


- One night stand with mister William


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir

__ADS_1


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


__ADS_2