
Ketika kap mobil itu sudah dibuka oleh Paman Robinson, Betapa terkejutnya Paman Robinson ketika melihat ada sebuah bom yang mungkin seukuran kepala bayi.
"Ada apa, Paman?" tanya Alexa melalui ponsel.
"Kamu benar, dekat depan mobil ada alat penghubung bom itu dengan bom kecil yang ada di 2 ban belakang mobil." jawab Paman Robinson.
"Apakah waktu yang ada di mobil kap mobil sudah berjalan, Paman?" tanya Alexa.
"Sepuluh menit lagi, Alexa." jawab Paman Robinson.
"Sepuluh menit, maksud paman?" tanya Alexa.
"Hitungan mundur sudah dimulai, kemungkinan besar semenjak mobil tidak digunakan pria itu memasang waktu cukup lama." jawab Paman Robinson.
Alexa memejamkan matanya, Wanita itu harus mencari cara untuk menghentikan bom itu atau mencari cara keluar dari mobilnya.
"Matikan ponselmu dahulu," minta Alexa kepada supirnya.
Seketika supir Alexa mematikan panggilan video call bersama keluarganya.
"Ada apa, Nyonya?" tanya supir.
"Kamu membawa sesuatu yang berat?" tanya Alexa.
"Memangnya ada apa, Nyonya?" tanya supir kembali.
"Kamu jangan melakukan apapun, buka kaca mobil itu dan keluar dari sana tanpa menyentuh bagian luar mobil itu atau berusaha membuka pintu itu." minta Alexa.
"Bagaimana kalau bomnya meledak, Nyonya?" tanya supir.
"Aku jamin mobil ini tidak meledak, dari timer waktu yang ada di bom itu waktu yang berjalan lebih dari 2 jam. itu artinya selama 2 jam itu orang itu berada di sini, kamu cobalah untuk melakukan apa yang aku perintahkan." perintah Alexa.
Sopir nampak kebingungan dan ketakutan, sedangkan Alexa wanita itu membuka kaca mobil bagian belakang.
"Apa yang kamu lakukan, Alexa?!" teriak Paman Robinson.
__ADS_1
"Jangan ada yang bersuara, Jangan ada yang mengeluarkan suara sama sekali." pinta Alexa yang kemudian memberikan kode.
"Ada apa?" tanya Paman Robinson.
"Pria itu ada di sekitar basement Ini, paman. dia sudah memantau kita kemungkinan besar dia menaruh penyadap di mobilku." jawab Alexa.
Mendengar jawaban dari istrinya tentu saja Brandon langsung bergerak, dia meminta untuk mencari siapapun yang berada di tempat itu.
"Brandon, bawa alat ini. seluruh anak buah yang bekerja di sini sudah terpantau di sini, Walaupun dia orang baru." pinta Alexa.
Paman Robinson yang kemudian memberikan sebuah alat yang bisa mendeteksi. Apakah dia orang luar atau Dia pekerja perusahaan Alexis.
Hari itu benar-benar menjadi hari yang sangat luar biasa, seluruh perusahaan sangat kebingungan mendengar jawaban seperti itu. tentu saja beberapa orang penting perusahaan harus mencari tahu mengenai penyelundup yang masuk ke perusahaan tersebut.
Sekitar beberapa menit kemudian akhirnya dua orang ditangkap oleh anak buah Alexa dan satu orang ditangkap oleh anak buah Brandon.
"Sayang kami sudah menangkap 3 orang ini." Brandon yang berbicara dengan sang istri melalui ponsel.
Alexa membuka kaca mobil itu, wanita itu tersenyum kepada tiga pria yang ada di tempat itu. sedikit demi sedikit Alexa membuka pintu mobil tersebut, orang-orang yang ada di sana tentu saja mereka sangat terkejut.
"Jangan dibuka!!" teriak paman Robinson dan Brandon secara bersamaan ketika pintu mobil itu dibuka.Tidak ada yang terjadi sama sekali.
"Hahaha.., kamu ini bodoh sekali ya. Apa kamu tidak tahu caranya merakit bom?" tanya Alexa yang benar-benar menghina.
Sebenarnya tadi Alexa sudah menemukan sebuah kawat penghubung yang begitu tipis di pintu belakang, wanita itu dengan segera memotong kabel itu dan berpura-pura tidak mengetahuinya, tidak menemukan keberadaan bom tersebut.
"Kamu kira aku ini bodoh ya, kamu kira hanya dengan menggunakan taktik murahan seperti ini kamu akan bisa membunuhku." ucap Alexa yang kemudian mendekati tiga pria tersebut.
"Apa yang terjadi, Alexa?" tanya Paman Robinson.
"Bom itu dipasang oleh mereka di pintu yang biasanya aku buka, tentu saja aku mengetahui hal itu namun jika aku mengatakannya kita tidak akan bisa menemukan mereka." jawab Alexa yang bersikap begitu santai seolah wanita itu tidak takut sama sekali.
"Bagaimana bisa kamu menemukan bom itu?" tanya si pria.
"Semenjak kecil aku sudah diberi makan peralatan bom seperti yang kalian pakai oleh pria tua itu. kalian kira aku ini wanita bodoh." jawab Alexa yang begitu santai.
__ADS_1
"Huff..," Brandon menghela nafasnya.
"Hahaha..., kau benar-benar sangat luar biasa!!" seru Seorang pria yang datang di basement.
"Hem..," Alexa tersenyum melihat pria yang sudah berada di sana.
PROKK..
PROKK..
pria itu bertepuk tangan.
"Aku suka dengan hadiahmu." ucap Alexa yang memberikan tendangan kepada si pria.
UHUKK.
UHUKK...
si pria terbatuk karena di tendang oleh si pria.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia