
"AAAAA!!!!"
suara teriakan yang berulang kali, Tara benar-benar tidak bisa menerima kesakitan itu.
"Ampuni aku." rintih Tara.
"Kenapa aku harus mengampunimu, Bukankah kamu begitu Ingin membunuhku? Bukankah kamu ingin melenyapkanku?" tanya Alexa.
Tara menggelengkan kepalanya, kesakitan yang dia rasakan benar-benar sangat luar biasa. wanita itu terus mendapatkan siksaan dari Alexa.
"Ampun, ampun." ucap Tara.
"Tiada ampun untukmu, Aku tidak pernah memberikan maaf kepada musuh-musuh."
"Aku tidak akan melakukannya lagi."
"Benarkah? Apakah kamu yakin?" Alexa yang kemudian menarik kasar rambut Tara.
Wanita itu meletakkan pisaunya di leher Tara.
"Ampuni aku." Tara mencoba untuk meminta maaf kepada Alexa. pisau yang ada di lehernya akan menyayat hingga membuat berhenti bernafas.
"Tiada maaf bagi siapapun yang sudah menghianatiku. aku tidak suka dikhianati dan aku tidak suka mendapatkan perlakuan seperti ini." Alexa tersenyum begitu jahat.
Palos yang melihat hal itu dia hanya mampu mengeluarkan air matanya, kesakitan itu menusuk dirinya.
"Seperti inilah kesakitan yang aku lihat ketika kau membunuh satu persatu keluargaku, dengan kedua mataku aku melihat Kalian membunuh keluargaku. dengan semua dendam yang aku bawa dari kecil Aku bersumpah akan membunuh kalian tanpa tersisa sama sekali Thomas dan keren sudah berada di tanganku tinggal aku menjentikkan jari saja anak buahku akan membunuhku Alexa mengatakan semua itu kepada polos.
__ADS_1
DEG..
kata-kata yang diucapkan oleh Alexa bagaikan serangan yang sangat mematikan tubuh polos seketika mengejang ketakutan itu membuat tubuhnya tidak bisa dikendalikan cara yang melihat hal itu dia benar-benar takut kehilangan Papanya Papa Papa teriak parah berteriaklah berteriaklah dengan sangat kencang seperti inilah Ketika aku melihat pria itu membunuh keluargaku satu persatu Aku hanya bisa berteriak dalam hati aku tidak mampu menolong keluargaku Ketika saat itu sekarang berteriaklah memohon ampunlah padaku aku akan memberikan kalian kesakitan sama seperti kalian memberikan kesakitan kepadaku ucap Alexa yang membuat para hanya mampu meneteskan air matanya Nyonya Panggil Noela Ada apa Nayla tanya Alexa kembali suami ku menelepon mungkin Tuan Brandon yang menyuruhnya ucap Nayla angkat saja speaker ponselmu Aku ingin mereka tahu aku di mana Jawab Alexa Ampuni aku Ampuni aku aku sudah bilang Kan aku tidak akan pernah memaafkanmu kau tidak usah meminta maaf kepadaku karena aku sudah pernah memberikan kamu kesempatan.
Tatapan mata Tara menatap Alexa, wanita yang dia kira lemah itu benar-benar sangat menakutkan.
"Apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Tara.
"Tentu saja membalas apa yang kamu lakukan padaku." jawab Alexa.
Langkah kaki Alexa berjalan menjauhi Tara, wanita itu menatap palos yang tubuhnya terus mengejang bahkan mulutnya sudah mengeluarkan busa. kemungkinan besar jantung polos bermasalah.
"Sebentar lagi ayahmu akan meninggal, ayahmu akan mampus. tanpa aku melakukan apapun dia akan merasakan kesakitannya sendiri, kedua bola mata Tara membulat sempurna ketika melihat Papanya dalam kondisi seperti itu.
"Kamu adalah iblis!!" teriak Tara.
Tara menatap Papanya, ingin berlari namun kakinya sudah tertembak. ingin menolong dia tidak mampu karena tubuhnya sudah terluka. Noela yang melihat Apa yang dilakukan Alexa Dia sangat mengerti Bagaimana perasaan wanita itu kehilangan. Alexa melihat dengan kedua bola matanya ketika keluarganya dibunuh satu persatu.
Masa kecilnya terlantar, kebahagiaan ketika dia remaja juga harus tergantikan dengan jerih payah untuk mendapatkan kedudukan.
"Aku mohon tolong papaku." pinta Tara.
Sorot mata Alexa benar-benar sangat menakutkan, apalagi kedua bola matanya sudah memerah.
"Waktu itu ketika pria itu membunuh papa dan keluargaku, Aku melihatnya. Aku ingin berteriak namun pamanku menutup mulutku agar kami Selamat, kami tidak mampu menolong mereka. aku hanya bisa menatap satu persatu orang-orang yang sudah membunuh keluargaku, menatap ibuku yang sudah diperkosa kemudian dibunuh. menatap orang-orang yang kucintai dibunuh satu persatu tanpa tersisa. Tuhan masih berbaik hati padaku dan memberikan aku kehidupan agar aku bisa membalas dendam kepada orang-orang yang sudah membunuh keluargaku." jawab Alexa dengan nada suara yang begitu berat. itu artinya emosi Alexa sudah semakin besar.
"Lalu apa kesalahan ku?" tanya Tara.
__ADS_1
"Kesalahanmu? kamu tanya apa kesalahanmu? kesalahanmu karena kau berulang kali ingin menghancurkanku, kesalahanmu karena kau tidak bisa melihat kebahagiaan orang lain." jawab Alexa yang kemudian meminta anak buahnya untuk meledakkan rumah polos.
"Hancurkan tempat ini tanpa tersisa, tidak ada yang boleh meninggalkan bukti sama sekali." perintah Alexa.
"Apa yang akan kau lakukan?!" teriak Tara.
"Membunuhmu." jawab singkat Alexa yang kemudian meninggalkan rumah Palos.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1