
*PERUSAHAAN RIOS WEIS*
"Apa tuan Brandon ada di perusahaan?" tanya Paman Robinson.
"Apakah anda sudah membuat janji dengan Tuan Brandon?" tanya karyawan bagian resepsionis.
"Mereka adalah tamu spesial ku, Lana!!" seru Brandon yang kemudian mendekati Alexa.
Alexa tidak melihat Brandon, tapi terlihat wanita itu menatap beberapa tempat di perusahaan.
"Wanita ini benar-benar sangat menarik, Aku yakin dia akan sulit untuk ditaklukkan." guman Brandon yang kemudian mengulurkan tangan kepada Paman Robinson.
"Silakan ikut dengan saya, Tuan." ajak Brandon.
Alexa mengikuti Paman Robinson bersama Yosuke.
Setiap langkah Brandon nampak pria itu melirik Alexa yang begitu menawan, cantik bahkan kelihatannya pria itu jatuh cinta pada pandangan pertama kepada wanita muda tersebut.
"Yosuke, tolong kamu bilang kepada sekretaris yang ada di luar Kalau tidak ada tamu yang boleh menemuiku hari ini." pinta Brandon.
"Baik, Tuan." jawab Yosuke.
Ketika masuk ke dalam kantor Brandon.
nampak Alexa tidak mengeluarkan sepatah kata pun, wanita itu terlihat begitu santai ketika dua berada di tempat itu.
BRETT..
BRETT..
suara ponsel Brandon.
Brandon melihat ponselnya berdering, pria itu menatap layar persegi tersebut.
"Mama." guman Brandon yang kemudian mengambil ponselnya.
"Lebih baik anda mengangkat ponsel itu terlebih dahulu, tuan. tidak baik membiarkan seseorang yang berarti menunggu." ucap Alexa yang terlihat berbicara tanpa menata Brandon.
Hanya senyum yang ditunjukkan oleh pria itu ketika dia mendengarkan kata-kata yang diucapkan oleh wanita muda tersebut.
"Baiklah kalau begitu, Nona, tuan. saya permisi sebentar. Saya hanya butuh waktu sekitar 5 menit." ucap Brandon.
"Silahkan, Tuan." jawab Alexa.
Suaranya begitu lembut, tutur katanya yang benar-benar mempesona membuat siapapun akan tergila-gila pada wanita muda itu. Namun siapa yang akan tahu juga kalau wanita cantik berusia muda itu ternyata adalah seorang wanita berhati iblis.
Brandon menjawab panggilan teleponnya.
__ADS_1
"Kamu ada di mana?" tanya seorang wanita yang ada di seberang tempat.
"Tentu saja aku di perusahaan ma, Memangnya ada apa?" tanya Brandon.
"Papa mu bilang beberapa pengusaha yang ada di sana mengalami kematian misterius?" tanya seorang wanita.
"Ayolah Ma, Itu semua hal biasa kan." ucap Brandon.
"Dengarkan aku, sayang. berapapun usiamu itu bagiku kamu adalah anak kecil. dengarkan aku, kakakmu Thomas sudah mempunyai anak. putra dan putrinya sudah dewasa lalu Kapan kamu akan menikah? hidupmu itu seperti apa? kamu terus-menerus menunggu seseorang yang belum datang juga." ucap Riana.
Brandon adalah putra kedua dari pasangan Riana dan Leonardo, terlihat wanita itu marah-marah di seberang tempat yang jauh itu.
"Aku sudah menemukan seorang wanita mam, seorang wanita yang sama persis dengan Mama. seorang wanita yang benar-benar mempunyai kepribadian sama seperti mama, seorang wanita yang mempunyai tatapan mata yang sangat menakutkan, sikap dan tatapan mata tajam seorang iblis pencabut nyawa." jawab Brandon.
"Maksudmu?" tanya Riana.
"Suatu saat aku akan memperkenalkannya kepada Mama, Tapi yang jelas aku harus mendapatkan wanita itu, mam." jawab Brandon.
"Baguslah kalau begitu, akan sangat menyenangkan jika aku menemui seorang wanita yang begitu mirip denganku. pastinya papamu itu akan sangat bahagia mempunyai menantu yang sama seperti mama." jawab Riana.
"Ada apa Sayang?!" seru Leonardo.
"Tidak apa-apa, kamu diam saja sayang. kamu ikut campur saja ketika aku berbicara dengan putramu." jawab kesal Riana.
"Ayolah sayang, dia itu juga Putraku. masa aku berbicara tidak boleh?"
Leonardo yang terlihat tidak terima.
"Wow.., akan sangat menyenangkan jika aku mempunyai satu keluarga yang mirip dengan istriku. pastinya keluarga kita ini akan menjadi keluarga yang sangat hebat." jawab Leonardo yang kemudian memberikan ciuman di pipi sang istri.
"Ya sudah kalau begitu, tutup teleponnya dan temui wanita itu. aku yakin kamu sedang bersamanya kan?" tanya Riana.
Brandon tidak menjawab, terlihat pria itu hanya tersenyum.
"I love you mom, Papa." ucap Brandon yang kemudian mematikan teleponnya.
(para pembaca yang Budiman, jika sudah membaca novel my sugar dari pertama. my sugar Daddy kedua ini adalah cerita putra kedua dari pasangan Leonardo dan Riana).
Brandon kembali ke ruangannya, di sana sudah ada Yosuke.
"Bagaimana, Tuan Robinson. Apakah anda menerima kerjasama ini?" tanya Brandon.
"Saya pasti menerima permintaan anda, Tuan. akan sangat baik jika saya bisa bekerja sama dengan anda." jawab Paman Robinson.
Alexa tidak mengatakan sepatah kata pun, dia hanya terdiam sembari menatap dan meneliti situasi yang ada di perusahaan itu.
"Wanita ini benar-benar sangat mirip dengan mama, bahkan ketika dia bertemu dengan seseorang dia memantau tempat itu." guman Brandon dalam hatiku.
__ADS_1
"Saya akan mengajak anda untuk melihat beberapa tempat yang mungkin anda suka di perusahaan teknologi canggih milik saya. saya sudah mengembangkan teknologi pelacak, komputer dan penyadap." jawab Brandon.
Paman Robinson benar-benar begitu terpukau dengan pria yang ada di depannya itu, dia benar-benar berpikir akan sangat menyenangkan jika dia dan Brandon bisa bekerja sama. maksudnya perusahaan Alexa adalah perusahaannya juga.
"Bagaimana, Alexa?" tanya Paman Robinson.
"Keputusan Paman akan Aku hargai." jawab Alexa.
Brandon menatap Alexa, wanita muda itu benar-benar sangat mirip dengan Riana. bahkan tatapan mata juga cara memandang orang pun begitu dingin.
"Tuan, Jika anda sudah selesai dengan pembicaraan kita.., bolehkah kami kembali?" tanya Alexa.
"Tunggu sebentar, Alexa. Tuan Brandon kan bilang ingin mengajak kita untuk melihat perusahaannya, Kenapa kamu tiba-tiba langsung pergi? kamu ini tidak ingin pamanmu ini melihat-lihat tempat itu?" tanya paman Robinson yang membuat Alexa menggaruk salah satu alisnya.
"Ya sudah kalau begitu terserah paman, silahkan Paman pergi aku akan menunggu di sini dan memakan makanan ini." jawab Alexa.
Siapa yang akan menyangka kalau wanita seperti Alexa lebih memilih untuk sendiri dan makan sesuatu.
"Tidak, kamu ikut dengan paman." paman Robinson yang terlihat marah.
"Sebagai tanda perkenalan kita kita akan melihat perusahaan saya, kemudian kita ke salah satu restoran perusahaan ini. saya akan menjamu Anda berdua dengan baik." ucap Brandon.
Alexa menganggukkan kepalanya, wanita itu menghela nafasnya kemudian berdiri mengikuti ketika pria itu.
"Inilah yang aku tidak suka." ucap Alexa tanpa mengatakan apapun lagi.
Wanita misterius itu benar-benar membuat Brandon begitu penasaran, seperti Apakah wanita itu, sepintar Riana atau lebih pintar dari Riana.
Ketika berada dibagian produksi barang-barang yang diucapkan oleh Brandon, nampak Riana menatap barang-barang itu. perusahaan itu tidak sebesar perusahaan-perusahaan mewah. namun perusahaan milik Brandon tidak akan ada yang bisa mengalahkan. begitu banyak perusahaan teknologi canggih hancur saat bersaing dengan perusahaan milik Brandon.
"Kelihatannya anda memiliki para pekerja yang benar-benar sangat luar biasa, Tuan." ucap Alexa yang membuat Brandon sedikit tersenyum.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)