
"Tentu saja, aku harus membunuh pria itu terlebih dahulu setelah itu aku harus menanyakan kepada Beni mengenai Thomas." jawab Alexa.
"Kita harus berhati-hati, Nona Alexa. Tuan Beni adalah orang yang sangat berbahaya, saya takut jika pria itu tiba-tiba melakukan sesuatu dan membuat kita dalam bahaya." jawab anak buah Alexa.
"Lebih baik kita melakukan seperti apa yang harus kita lakukan, aku tidak peduli Seperti apa pria itu aku tidak peduli seberapa membahayakan dan menakutkan dia. tapi yang penting aku akan membunuhnya, aku akan memberikan dia pelajaran. dia sudah membuat Paman Robinson seperti ini." jawab Alexa.
Setelah mengatakan hal itu akhirnya Alexa mengambil beberapa pistol, beberapa peluru bahkan bom.
"Nona benar-benar akan membawa barang-barang itu?" tanya anak buah Alexa.
"Tentu saja aku akan membawa barang-barang ini, aku tidak akan membiarkan pria itu berjalan melenggang dan meliuk di luaran sana." jawab Alexa.
Alexa hanya membawa 5 anak buahnya saja, mereka harus segera mendapatkan keberadaan Beni. dia harus mencari tahu mengenai apa yang dikatakan oleh Paman Robinson.
Paman Robinson sendiri terlihat pria itu masih berada di tempatnya, pria itu masih belum mengetahui kalau Alexa dan anak buahnya akan mencari keberadaan Tuan Beni.
"Kenapa Rumah ini benar-benar begitu sepi? ke mana Alexa dan para pembantu." ucap Paman Robinson yang terlihat berjalan menggunakan tongkat kayu.
Salah satu kaki Paman Robinson tertembak dan dia harus beristirahat untuk beberapa lama.
"Tuan, Apakah anda mencari sesuatu?" tanya salah satu pembantu Alexa.
"Di mana Alexa? Kenapa dia tidak ada di rumah?" tanya Paman Robinson.
"Kelihatannya Nona Alexa sedang keluar, Tuan. tadi saya melihat dia membawa beberapa pengawalnya." jawab Salah satu pembantu.
Mendengar jawaban seperti itu seketika Paman Robinson mengambil ponselnya, dia harus segera menelpon Alexa. dia harus tahu ke mana wanita muda itu pergi.
"Dasar anak tidak tahu diri, aku sudah bilang Kan dia tidak boleh keluar. dia tidak boleh bodoh seperti ini." ucap Paman Robinson. pria itu terlihat menatap ponselnya.
Alexa yang berada di luar rumah itu pun dia tidak menjawab panggilan telepon dari Paman Robinson, mungkin saja Alexa sudah mematikan ponselnya Kenapa dia tidak menjawab panggilan teleponku.
__ADS_1
"Jangan-jangan dia pergi mencari keberadaan Beni." ucap paman Robinson.
Lima menit hingga sepuluh menit masih belum ada jawaban dari Alexa, Paman Robinson yang masih terluka itu pun seketika dia menelpon Brandon untuk meminta tolong kepada pria itu. Brandon yang berada di rumahnya dia sedang membaca beberapa berkas yang dia bawa ke rumah.
"Tuan." Panggil Yosuke.
"Ada apa Yosuke?" tanya Brandon.
"Tuan, kelihatannya Tuan Robinson menelpon." jawab Yosuke.
"Berikan padaku ponselnya, Yosuke." pinta Brandon.
TUT..
Brandon menjawab panggilan dari Paman Robinson.
"Ada apa, Paman?" tanya Brandon yang masih terlihat begitu santai.
"Ada apa Paman?" tanya balik Brandon.
"Alexa keluar, dia mencari keberadaan Beni. aku takut terjadi sesuatu kepadanya, karena yang aku tahu Beni bekerja sama dengan Thomas dan Hiroki." jawab Paman Robinson.
"Apa Paman?" yakin tanya Brandon.
"Iya, aku sangat yakin. Tolong kamu cari keberadaannya. Aku tidak ingin dia mati konyol karena tidak bisa tenang sedikit." jawab Paman Robinson.
"Paman Tenang saja, aku akan mencari dia." jawab Brandon yang kemudian mematikan ponselnya.
"Ada apa, Tuan?" tanya Yosuke.
"Kumpulkan beberapa orang, kita keluar sekarang." jawab Brandon.
__ADS_1
"Ada apa, Tuan?" tanya Yosuke kembali.
"Alexa keluar, dia mencari keberadaan Beni." jawab Brandon.
"Mencari Tuan Beni, kalau wanita itu mencari Tuan Beni Apakah dia akan baik-baik saja?" tanya Yosuke.
"Karena pria itu bekerja sama dengan Thomas dan juga hiroki aku yakin mereka semuanya akan membuat Alexa mendapatkan masalah." jawab Brandon.
Dengan segera Brandon dan Yosuke meminta seluruh anak buah untuk pergi, bukan seluruh anak buah sih mungkin cuma sekitar 10 anak buah saja.
"Bawa barang-barang yang diperlukan!" perintah Brandon.
"Baik, Tuan." jawab Yosuke yang kemudian mengumpulkan anak buahnya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
__ADS_1
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)