
"Kalian sudah pulang?" tanya Riana saat melihat anak dan menantunya sudah berada di rumah.
"Mama kok tumben ke sini lagi?" tanya Brandon.
"Memangnya Mama tidak boleh kemari ya?" tanya Riana kembali.
"Ya bukan seperti itu, kok tumben ini belum satu bulan kembali lagi. baru beberapa hari yang lalu kemari." ucap Brandon.
"Terserah aku dong, mama mau ke mana saja itu kan urusan mama. lagi pula Mama kan punya menantu baru, Masa nggak boleh kemari?" tanya Riana yang membuat Brandon langsung terdiam.
"Ya jangan marah seperti itu, ma. aku kan cuma tanya tumben saja Mama di sini, biasanya kan mama kemari itu jaraknya lama banget." ucap Brandon.
"Dulu kan kamu belum menikah, sekarang karena kamu sudah menikah. nggak papa dong mama sering-sering mampir kemari, lagi pula ini kan kaki mama mau ke manapun itu urusan mama." jawab santai Riana.
Siapa yang berani melawan Riana, bahkan ketiga anaknya itu tidak akan berani.
"Mama sendirian?" tanya Brandon.
"Tidak, papamu lagi ada di kolam renang belakang rumah." jawab Riana.
"Lalu, Mama lagi ngapain?" tanya Brandon kembali.
Alexa terlihat mendekati mertuanya, memberikan ciuman kepada wanita itu.
"Apa perlu aku bantu ma?" tanya Alexa.
"Kalian mandi saja setelah itu turun kemari untuk makan bersama." jawab Riana.
Sepasang suami istri itu tidak mempunyai pemikiran apapun, mereka langsung membersihkan diri. sekitar 15 menit kemudian mereka sudah turun.
"Ayo kita makan." ajak Riana ketika seluruh keluarga sudah berkumpul.
Senyum tersembunyi ditunjukkan oleh Riana.
"Papa, tumben Papa kemari lagi. apa ada sesuatu?" tanya Brandon kepada Papanya.
__ADS_1
"Tidak ada apa-apa sih, kata Mama cuma melihat menantunya aja." jawab Leonardo.
Brandon menatap kedua orang tuanya, serasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh pasangan tersebut.
"Cepat makanlah, Mama kan sudah masak kalau tidak dimakan nanti mama marah loh." ucap Alexa yang kemudian mengambilkan makanan untuk sang suami.
Tanpa memikirkan apapun akhirnya sepasang suami istri itu makan, mereka makan dengan begitu lahap sembari sedikit berbincang-bincang.
"Oh ya pa, nanti bisa bantu aku menyelesaikan sesuatu?" tanya Brandon.
"Jangan banyak tanya, makan setelah itu minum!" seru Riana yang membuat Brandon ataupun Leonardo langsung terdiam.
Kedua bola mata Riana membulat sempurna, melotot melihat sang suami. Hal itu membuat Leonardo langsung terdiam, dia tahu kalau istrinya sedang membuat rencana Hal itu membuat Leonardo langsung menganggukkan kepalanya.
"Masakan mama lezat." ucap Alexa.
"Tentu saja, masakan mama lezat Sayang. cepat kamu makan setelah itu minum minuman yang sudah Mama buatkan. Mama tidak suka kalian banyak berbicara di meja makan." ucap Riana yang membuat Brandon dan Alexa langsung memakan makanan mereka.
Sekitar 20 sampai 30 menit kemudian mereka sudah selesai, Entah mengapa ada sesuatu yang dirasakan oleh Brandon dan Alexa.
"Ada apa?" tanya Brandon.
"Kepalaku sedikit pusing." jawab Riana.
"Mungkin karena kamu kecapean." jawab Brandon.
"Antarkan istrimu ke kamar." pinta Riana.
Seketika tatapan mata Brandon menatap mamanya, pasti ada sesuatu yang sudah diperbuat oleh mamanya.
"Apa Mama tidak melakukan sesuatu?" tanya Brandon.
"Kamu ini mulutmu mau aku tabok sama piring ini ya!" bentak Riana yang membuat Brandon memapa sang istri untuk kembali ke kamar mereka.
Tak berselang lama tiba-tiba saja tubuh Brandon merasakan sesuatu yang benar-benar membuatnya sangat kebingungan.
__ADS_1
"Aku yakin Mama melakukan sesuatu tubuhku benar-benar tidak bisa diajak kompromi." guman Brandon dalam hati.
"Ada apa?" tanya Alexa.
"Tidak ada apa-apa." jawab Brandon yang berusaha untuk mengontrol tubuhnya.
Sepasang suami istri itu akhirnya mau tidak mau mereka harus merasakan sesuatu yang begitu menyesatkan tubuh mereka. seketika panas menyebar ke seluruh tubuh mereka lebaran jantung dan getaran yang begitu meresahkan. tiba-tiba saja Alexa menggeliat dengan begitu luar biasa, wanita itu menatap suaminya.
"Aku sudah tidak tahan." ucap Alexa.
"Kurang ajar, pasti Mama melakukan sesuatu." ucap Brandon yang terlihat mencoba untuk menahan istrinya.
"Kamu tidak boleh seperti ini, kamu harus menahan semua ini." pinta Brandon.
"Panas, panas." ucap Alexa.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
__ADS_1
)