
"Apakah benar wanita itu yang membuat Papa seperti ini? Lalu bagaimana caranya? apakah Tuan Brandon yang melakukan hal itu?" Tara terus bertanya dalam hati mengenai apa yang terjadi dengan papanya. Jika benar yang melakukan semua itu adalah Alexa, maka Tara harus berhati-hati. semuanya memang terasa begitu sederhana, namun dia tidak akan tahu seperti apa Alexa yang sebenarnya.
"Apakah semuanya sudah selesai, Sayang?" tanya Brandon.
"Iya." jawab Alexa.
"Apakah kamu mau kita jalan-jalan bersama dengan anak-anak?" tanya Brandon.
"Iya, aku mau berbelanja keperluan anak-anak." jawab Alexa.
Kebahagiaan yang dirasakan oleh Alexa tidak sampai di situ saja, seorang pria nampak menatap Alexa dari kejauhan. dia terus menguntit Alexa, mencari tahu mengenai wanita itu bahkan dia terus-menerus berusaha untuk mendekati Alexa.
"Akhir-akhir ini di perusahaanku banyak sekali hadiah-hadiah dari orang yang tidak dikenal, sayang." ucap Alexa.
"Aku sudah memberitahu Yosuke untuk mencari tahu mengenai orang itu." jawab Brandon.
"Baiklah, sayang. semuanya aku serahkan padamu. Aku tidak ingin melakukan sesuatu untuk saat ini, aku ingin bersama dengan tiga anakku dan bermanja padamu." ucap Alexa yang membuat Brandon nampak tersenyum.
Pria itu begitu senang dengan kemanjaan yang ditunjukkan oleh sang istri, bahkan Brandon selalu ingin istrinya bergantung padanya bukan menjadi wanita super mandiri yang seolah tidak membutuhkan dirinya.
"Aku suka sikapmu yang seperti ini, sayang. itu artinya kamu mencintaiku." ucap Brandon.
"Jika aku tidak mencintaimu Aku tidak akan mempunyai anak-anak darimu. Bahkan aku tidak akan mengusir para wanita yang tidak tahu malu itu." jawab Alexa santai yang terlihat menatap 3 bayi kembarnya yang sedang tertidur pulas itu.
"Anak-anak kita benar-benar begitu aktif, Sayang. Alexis, Alana dan Alberto mereka adalah penyemangat hidupku." ucap Brandon.
Sekitar dua puluh menit kemudian Alexa dan Brandon sudah sampai di sebuah butik langganan mereka, sepasang suami istri itu membeli begitu banyak keperluan untuk si kembar.
"Sayang." Panggil Alexa.
"Ada apa, Sayang." jawab Brandon.
__ADS_1
"Sayang aku mau melihat beberapa pakaian itu, Bisakah kamu menjaga anak-anak?" tanya Alexa.
"Tentu saja Sayang, aku pasti akan menjaga anak-anak." jawab Brandon.
Sesaat kemudian Alexa memilih beberapa pakaian untuk anak-anaknya, tanpa disengaja seorang pria menabrak Alexa.
BRUKK.
Alexa sedikit tersentak ketika dirinya tiba-tiba di tabrak oleh seseorang.
"Ups.., maaf Nona aku tidak tahu." ucap si pria yang kemudian membantu Alexa mengambil beberapa barang yang berserakan.
"It's oke." jawab Alexa singkat.
Setelah itu Alexa mengambil beberapa pakaian lagi, wanita itu tidak menghiraukan pria yang sudah menabraknya tadi.
"Maaf Nona, apakah kamu mencari sesuatu?" tanya si pria.
Alexa menatap pria itu, ternyata si pria tidak lain adalah Lucifer. "Apakah kita pernah bertemu, Tuan?" tanya Alexa yang sedikit ingat mungkin bahkan benar-benar tidak ingat.
"Maaf, aku tidak ingat waktu itu." jawab santai Alexa yang seolah tidak mempunyai rasa bersalah sama sekali.
Setelah pembicaraan itu Alexa tidak menghiraukan si pria, dia nampak mencari beberapa pakaian yang ada di salah satu butik besar tersebut.
"Apakah ada sesuatu, sayang?" tanya Brandon yang ternyata pria itu melihat seorang pria yang sudah mendekati istrinya.
"Tidak apa-apa sayang, tadi aku disapa oleh kekasih dari Tara." jawab to the point Alexa yang membuat Brandon menatap si pria.
"Halo, Tuan Brandon." siapa Lucifer yang menatap Alexa.
"Halo, Tuan. Apakah kita pernah bertemu?" tanya Brandon.
__ADS_1
"Kita pernah bertemu di pesta yang diadakan oleh Tara." jawab Lucifer.
Brandon hanya menganggukkan kepalanya, seketika pria itu merangkul pinggang sang istri dan membawa dia pergi dari sana. tentu saja Brandon tidak akan membiarkan istrinya berbicara dengan pria asing, tipikal Brandon yang sangat pencemburu itu tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekati istrinya.
"Tidak usah cemburu seperti itu, Sayang. lagi pula pria itu tidak akan mampu menandingimu." ucap Alexa yang membuat Brandon hanya tersenyum.
Tatapan mata Lucifer terus menatap Alexa yang sudah pergi bersama sang suami, pria itu nampak tersenyum. tersenyum jahat yang terukir di wajah pria itu.
"Wanita itu benar-benar membuatku tidak bisa memalingkan hatiku, dia sudah membuatku jatuh cinta. dia sudah membuatku seperti ini." ucap Lucifer yang terus-menerus menatap Alexa hingga Wanita itu pergi dari butik itu.
"Yosuke, Cari tahu mengenai pria yang bernama Lucifer." perintah Brandon.
"Baik, Tuan." jawab Yosuke yang kemudian melajukan mobilnya.
Alexa hanya terdiam tanpa mengatakan apapun, tidak akan ada yang bisa mengalahkan perkataan Brandon jika mengenai pria yang berusaha mendekatinya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)