
"Kita ada di sini untuk memantau." ucap Ricardo.
"Setelah kita mendapatkan tempat yang kita cari, kita akan langsung menyerang mereka." ucap Riana.
"Apa tidak sebaiknya kita langsung menghancurkan tempat itu saja?" tanya Samanta kepada Riana.
"Oh no, nyonya. julukanmu ini benar-benar dokter psikopat, kamu selalu ingin membunuh orang secara langsung." canda Riana.
"Ayolah Nyonya psikopat, akan sangat menjengkelkan kalau aku harus melakukan semuanya sedikit demi sedikit. aku lebih suka menuntaskan masalah dengan cepat." jawab Samantha.
Dua wanita berkepribadian pembunuh itu saling membicarakan apa yang harus mereka lakukan.
"Oh ya sayang, anak-anak sedang melakukan video call. Apakah kamu mau menjawabnya?" tanya Juan Rayen.
"Di jawab saja sayang, Biar mereka tidak terus menelpon." jawab Samantha.
Anak-anak Samantha terlihat sedang menelpon mama mereka, anak-anak yang selalu membuat Samantha kebingungan. bahkan membuat dokter cantik itu memijit kepalanya.
"Mama, kenapa Mama tiba-tiba melakukan perjalanan?" tanya salah satu Putra Samantha .
"Mama sedikit ada masalah, sayang. teman-teman mama membutuhkan mama, jadi tolong kalian baik-baik di sana, oke." pintar Samantha.
"Jangan lupa Jangan melakukan kerusuhan, Papa capek membereskan kerusuhan yang kalian buat!" seru Juan Rayen.
"Oke." jawab Salah satu Putra Samantha yang kemudian menutup panggilan video call tersebut.
"Baiklah kalau begitu, kita harus membuat rencana yang harus segera kita tuntaskan. tempat ini penuh dengan musuh-musuh kita, jika semua bergerak untuk menyerang kita.., kita tidak akan bisa kembali ke negara kita." ucap Ricardo.
"Kenapa kamu kebingungan, sayang. kita masih mempunyai wibawa di tempat ini, karena aku yakin almarhum kakek adalah orang yang sangat luar biasa." jawab Aselia.
"Sudah-sudah kita harus segera beristirahat, Setelah itu kita cari titik koordinat keberadaan Alexa." minta Brandon.
Tentu saja malam itu Brandon tidak akan bisa tidur, pria itu meminta beberapa anak buahnya untuk segera mencari keberadaan Alexa.
"Tuan, apa Tuan ingin kita keluar?" tanya anak buah Brandon.
__ADS_1
"Tentu, Oh ya Tolong panggil Yosuke untuk ikut aku mencari keberadaan istriku." jawab Brandon.
"Akhirnya Brandon bersama anak buahnya keluar untuk mencari keberadaan Alexa, tanpa disadari ponsel yang dipegang oleh Brandon tiba-tiba saja berbunyi.
"Mau apa pria ini menelponku, Apakah dia ingin mencari masalah." ucap Brandon ketika melihat ponselnya sudah terpampang nama Hiroki.
"Tuan jawab saja biar kita tahu apa yang diinginkan oleh pria itu." ucap Yosuke.
"Memangnya dia mau apa, dia hanyalah pria brengsek yang selalu berusaha untuk menjatuhkanku." jawab Brandon.
Terlihat Hiroki terus menelpon Brandon berulang kali, apalagi ketika Hiroki di tempat Ares, pria itu sempat berbicara dengan Alexa.
BRETTTT..
BRETTTT..
ponsel Brandon terus bergetar, pria itu menatap ponselnya Hiroki terus meneleponnya hingga membuat pria itu sangat kesal.
TUT..
"Santai saja teman, kenapa harus marah-marah." jawab Hiroki.
"Kamu mau apa." kesal Brandon.
"Apakah kamu mencari keberadaan istrimu?" tanya Hiroki yang membuat Brandon semakin marah.
"Kamu jangan pernah berusaha untuk membuat masalah denganku saat ini, Jika kamu membuat masalah bisa aku yakinkan kalau kamu akan membusuk." ucap Brandon.
"Tenang saja Tuan Brandon, Aku tidak akan membuat masalah. aku bisa membantumu untuk mendapatkan keberadaan istrimu." ucap Hiroki.
"Aku tidak butuh." jawab Brandon.
"Apakah kamu yakin ataukah kamu akan terus mencari keberadaan istrimu seperti orang bodoh, atau kamu sudah tahu mengenai keberadaan istrimu yang berada di tangan seorang pria itu?" tanya Hiroki yang membuat Brandon langsung terdiam.
"Apa maksudmu?" tanya Brandon.
__ADS_1
"Kita buat kesepakatan karena aku mempunyai pesan dari istrimu untukmu." jawab Hiroki.
"Kamu jangan macam-macam!" seru Brandon.
"Aku sekarang ada di Meksiko, kalau kamu ingin mencari keberadaan istrimu temui aku di Meksiko." ucap Hiroki.
Mendengar tempat itu tentu saja Brandon yakin kalau Hiroki tidak sedang mempermainkannya.
"Kamu ada di mana, karena aku juga ada di Meksiko." jawab Brandon yang membuat Hiroki benar-benar terkejut.
"Jadi kamu sudah ada di Meksiko? baguslah kalau begitu, Jadi aku tidak perlu menunggumu. akan kukirim titik keberadaanku, segera kamu temui aku untuk bernegosiasi, Jika kamu tidak mau tidak apa-apa karena orang yang kamu kejar itu adalah orang-orang yang sangat berbahaya. Bahkan dia mempunyai kelompok yang sangat berbahaya." ucap Hiroki.
"Segera kirim di mana keberadaanmu sekarang, tidak usah banyak bicara. Brandon yang kemudian mematikan ponselnya, beberapa detik kemudian Brandon mendapatkan titik keberadaan Hiroki.
"Ada apa, Tuan?" tanya Yosuke.
"Kita segera ke tempat ini." jawab Brandon yang kemudian memberikan titik koordinat kepada anak buahnya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
__ADS_1
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)