
"Bersihkan sarang ini!!" seru Alexa.
Dibawa komando Alexa dan Paman Robinson sekitar 15 orang itu langsung menembak dan menghabisi orang-orang yang ada di pulau itu.
DOR..
DOR..
DRERTTT..
DRERTTT..
"Lepaskan bom itu!" seru pimpinan kelompok yang diserang oleh Alexa.
"Baik." jawab anak buah.
"Hubungi Tuan Thomas, beritahu dia kalau kita diserang!" seru si pemimpin.
"Baik, Tuan." jawab anak buah di salah satu pulau.
Ternyata tempat itu dijadikan markas untuk jual beli senjata gelap.
"Alexa, kelihatannya mereka tidak mau menyerah." ucap paman Robinson.
"Tentu saja mereka tidak boleh menyerah dengan cepat, paman. aku ingin mereka berusaha untuk bertahan, Aku ingin mereka mati mengenaskan." jawab Alexa.
Di pulau itu suara tembakan benar-benar menggelegar, cahaya mulai nampak di langit ketika granat ataupun bom dilemparkan.
"Waktu kita tinggal beberapa menit, kita segera hancurkan tempat ini. Setelah itu kita pergi." ucap Alexa.
"Baik, Nona." jawab anak buah Alexa.
Paman Robinson merakit sebuah bom yang bisa dibilang benar-benar sangat luar biasa, pria tua itu nampak begitu lihai. pantas saja, dulu dia sempat bekerja di markas tentara kemudian dia keluar.
"Semuanya sudah selesai, Alexa. lebih baik kita meninggalkan tempat ini sekarang." pinta Paman Robinson.
"Iya paman." jawab Alexa.
Alexa dan anak buahnya bergegas meninggalkan pulau tersebut, mereka harus segera pergi jika tidak bom yang Sudah dirakit oleh paman Robinson akan menewaskan mereka.
"Lajukan kapalnya dengan cepat." perintah Alexa yang sudah naik ke dalam kapal.
lima belas anak buah Alexa juga sudah berada di kapal, tiga diantara mereka terluka ringan karena tembakan.
"Aku yakin pemilik tempat ini akan murka ketika dia tahu tempatnya sudah kita hancurkan." ucap Paman Robinson.
__ADS_1
"Tentu saja dia akan murka, paman. aku yakin orang itu akan sangat marah ketika dia tahu tempatnya sudah kita hancurkan." jawab Alexa.
Setelah mereka pergi dari tempat itu.., tak berselang lama cahaya berwarna orange mulai membumbung di udara disertai dengan kepulan asap.
DOMM...
"Besok aku ingin istirahat, paman. aku ingin tidur seharian." ucap Alexa.
"Paman juga ingin istirahat, Paman capek." jawab Paman Robinson.
Kelompok Alexa memiliki dua pekerjaan yang bisa dibilang ketika pagi menjelang mereka berada di perusahaan, namun ketika malam sudah menampakkan wujudnya mereka juga akan menjadi sosok yang lain.
"Besok kalian akan mendapatkan bayaran sekaligus bonus." ucap Alexa.
"Terima kasih, nona!!" teriak anak buah Alexa.
Di tempat lain Thomas benar-benar sangat marah ketika dia mengetahui salah satu tempatnya sudah dihancurkan.
"Bagaimana bisa kalian tidak mendapatkan mereka semuanya!" seru Thomas.
Seorang pria berjalan mendekati Thomas, pria itu nampak tersenyum dengan semua kekuasaannya.
"Kenapa kamu selalu bodoh, Thomas. Kenapa kamu selalu bertindak begitu gegabah." ucap seorang pria.
"Tutup mulutmu, Hiroki. Aku tidak suka dengan kata-katamu itu!!" teriak Thomas.
Hiroki yang terus mencerca bahkan menghina Thomas.
"Aku akan membunuhmu Jika kamu tidak Tutup mulut." ucap Thomas.
Seketika Hiroki tersenyum, pria itu langsung memberikan tendangan kepada Thomas.
BUGG..
"Dengarkan aku baik-baik, Thomas. Jika kamu tidak bisa menjaga mulutmu itu jangan berharap aku akan memberikanmu Maaf, kamu ini memang pria bodoh. Jika kamu tidak bodoh kamu akan cepat mendapatkan musuh-musuhmu itu. Tapi karena kamu bodoh kamu tidak bisa mendapatkan informasi mengenai musuh-musuhmu itu." jawab Hiroki.
"Aku pasti akan memberikanmu balasan, Hiroki!!" seru Thomas.
"Terserah, terserah kamu mau membalasku dengan cara apa. tapi yang jelas Aku akan memberikanmu sesuatu yang lebih menyakitkan. Jangan beraninya kamu melakukan hal itu, kamu tahu apa yang akan aku berikan kepadamu? Kamu itu adalah pria bodoh yang tidak bisa menguasai apapun." ucap Hiroki.
walaupun Hiroki dan Thomas usia mereka terpaut sekitar 10 tahun, namun hiroki tidak pernah sekalipun takut dengan Thomas.
"Kita itu bergelut di dunia gelap, Thomas. kita itu adalah mafia, tapi kenapa kamu tidak bisa menjadi seorang mafia hebat. kamu hanya bisa menggertak anak buahmu saja, kamu hanya bisa bermain-main dengan wanita selain itu kamu tidak bisa melakukan apapun." ejek Hiroki.
"Jika kamu tidak bisa menutup mulutmu aku pasti akan membunuhmu!!" seru Thomas.
__ADS_1
"Hahaha..., kamu ingin membunuhku? Bagaimana caranya kamu akan membunuhku? kamu saja sudah kehilangan banyak anak buah, Lalu aku tanya sekali lagi. Bagaimana caramu untuk membuatku terluka? memangnya kamu bisa melakukan sesuatu?" tanya Hiroki yang terlihat menatap tajam kepada Thomas.
Thomas yang benar-benar marah nampak pria itu berusaha untuk menyerang Hiroki, namun sayangnya apa yang dilakukan oleh Thomas itu tidak ada gunanya sama sekali.
BUGG..
Ketika Thomas hendak menyerang Hiroki, seketika Hiroki langsung memberikan tendangan kembali kepada Thomas. anak buah Thomas yang berada di sana nampak mereka tidak berani melawan Hiroki, mereka sangat tahu betul bagaimana kejamnya Hiroki.
"Kamu benar-benar ingin menyerang ku, Thomas? kamu tahu aku ini bisa membunuhmu hanya dalam beberapa tendangan saja. Aku bahkan bisa langsung membunuhmu, Tapi sayangnya aku tidak ingin melakukan hal itu karena aku masih ingin bermain-main denganmu."
Hiroki yang kemudian mengambil pistol yang ada di pinggangnya, pria itu mengarahkan pistol itu kepada Thomas. Hal itu membuat Thomas langsung terdiam.
"Camkan baik-baik apa yang aku katakan ini, aku tidak suka dengan semua yang kamu lakukan. aku adalah pria yang tidak bisa di usik, jika kamu berani mengusikku maka kamu harus bersiap-siap untuk menanggung semua hasil dari perbuatan mu." ucap Hiroki yang kemudian meninggalkan Thomas.
Thomas benar-benar sangat marah dia dipermainkan oleh pria yang usianya lebih muda darinya.
"Dasar brengsek, lihat saja aku pasti akan membalasmu." ucap Thomas yang kemudian meminta anak buahnya untuk mengambilkan dia obat.
Wajah Thomas sudah memar, salah satu sudut bibirnya juga mengeluarkan darah. pria berusia sekitar 47 tahun itu hanya bisa menatap kepergian Hiroki.
"Lihat saja aku pasti akan membalasmu." ucap Thomas.
"Kita tidak usah bermain-main dengan tuan Hiroki, tuan. jika kita sampai membuat pria itu marah maka kita yang akan mendapat masalah." ucap salah satu anak buah Thomas.
Memang benar apa yang dikatakan anak buah Thomas, jika pria itu mengganggu Hiroki Mungkin dia sudah tidak bernyawa. Anggap saja Hiroki adalah pendukung Thomas paling sempurna, pria itu adalah pria yang sangat berbahaya. dia adalah mafia yang begitu disegani, seorang gangster yang sangat ditakuti di beberapa kawasan.
"Andai saja aku mempunyai kekuatan lebih dari dia, aku pasti akan membunuhnya." ucap Thomas.
"Tenanglah, Tuan. jika kita mengusik pria itu Tuan akan hancur." jawab anak buah Thomas.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatanmu
- Gairah cinta isteri muda
- One night stand with mister William
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
__ADS_1
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)